Latest Program: PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP

psn-papua-tetap-perhatikan-kelestarian-lingkungan-dan-serap-ribuan-tenaga-kerja-oap-abm

PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP

Latest Program – PAPUA – Pemerintah menegaskan bahwa pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan tidak hanya bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menekankan dampak sosial yang berkelanjutan. Langkah ini diwujudkan melalui kebijakan rekrutmen yang memprioritaskan penggunaan tenaga kerja asli Papua (OAP) serta penerapan standar pembangunan yang ramah lingkungan.

Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, mengungkapkan bahwa PSN yang sedang berjalan di wilayahnya memiliki peluang besar untuk menciptakan lapangan kerja. Dalam masa operasional puncak yang diprediksi terjadi pada tahun 2029, proyek ini diperkirakan dapat menyerap hingga 15.000 tenaga kerja.

Hingga kini, perusahaan yang terlibat dalam proyek ini telah merekrut sekitar 3.500 tenaga kerja untuk mendukung berbagai fase pembangunan yang sedang berlangsung,” katanya, pada hari Kamis tanggal 4 Juni 2026.

KEPP Otsus Papua Sebagai Strategi Percepatan Pembangunan

Menurut Apolo, angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat seiring berkembangnya proyek dan dimulainya fase produksi yang dijadwalkan pada 2027. Kehadiran PSN di Papua Selatan dianggap sebagai peluang strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan pekerjaan dan pengembangan aktivitas ekonomi baru.

Pemerintah Provinsi Papua Selatan terus memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat. Untuk itu, koordinasi dengan perusahaan dan pelaksana proyek terus dilakukan agar tenaga kerja lokal, khususnya OAP, mendapat prioritas dalam proses rekrutmen.

Video terkait: Papua Bangkit! Mengenal Tiga Pilar Utama Pembangunan: Cerdas, Sehat, dan Produktif!

Di samping itu, pemerintah daerah juga terus memperkuat kompetensi sumber daya manusia agar sesuai dengan kebutuhan sektor industri yang berkembang. Hal ini dilakukan melalui berbagai program pendidikan, pelatihan keterampilan, dan vokasi yang disesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerja di lapangan.

“Kami juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, dan program vokasi agar tenaga kerja asli Papua memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan industri,” tambahnya.

Dari sisi lain, implementasi PSN diarahkan agar sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan yang memperhatikan pelestarian lingkungan serta keberlanjutan kehidupan masyarakat sekitar kawasan proyek. Pendekatan ini memastikan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keseimbangan antara penggunaan sumber daya dan pelestarian lingkungan hidup.

Apolo menegaskan bahwa dukungan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan PSN di Papua Selatan. Menurutnya, pemahaman yang utuh tentang tujuan dan manfaat proyek penting agar pembangunan berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif yang luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *