Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan

0464266c-e1d9-49a6-bf5a-9ff864e6c8b3-0

Pemkot Tangsel Kemensos Gelar Bakti Sosial: erintegrasi untuk Warga Beritasosial.com – Tangerang Selatan — Warga Kota Tangerang Selatan kini memiliki

Pemkot Tangsel Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi untuk Warga

Beritasosial.com – Tangerang Selatan — Warga Kota Tangerang Selatan kini memiliki kesempatan luar biasa untuk mengakses berbagai layanan sosial dalam satu waktu yang sama. Melalui program yang digagas oleh Pemerintah Kota Tangsel bekerja sama dengan Kementerian Sosial, masyarakat dapat merasakan manfaat dari sepuluh layanan berbeda yang disediakan di Plaza Rakyat Pusat Pemerintahan. Acara yang berlangsung pada hari Selasa, 21 Juli 2026 ini tidak hanya memperingati Hari Anak Nasional, tetapi juga menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk memperoleh berbagai bantuan sekaligus tanpa harus berpindah-pindah tempat.

Program Kolaborasi yang Memberikan Manfaat Nyata

Pemkot Tangsel Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi kali ini menghadirkan rangkaian layanan yang sangat komprehensif. Mulai dari Peksos Goes to Community yang menjangkau masyarakat kurang mampu, layanan terapi untuk anak berkebutuhan khusus, hingga pemeriksaan kesehatan gratis. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan penebusan ijazah, khitan gratis, donor darah, serta bantuan kewirausahaan bagi pelaku usaha kecil. Yang tidak kalah penting adalah penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial atau Atensi yang membantu masyarakat penyandang disabilitas mendapatkan alat bantu yang mereka butuhkan.

Asisten Daerah I Pemkot Tangerang Selatan, Chaerudin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Menurutnya, kolaborasi ini dirancang untuk menghadirkan pelayanan yang lebih mudah diakses oleh masyarakat. “Melalui Bakti Sosial Terintegrasi ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai layanan dalam satu tempat. Kolaborasi seperti ini menjadi bentuk komitmen pemerintah untuk terus hadir memberikan pelayanan yang lebih dekat, cepat, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelas Chaerudin.

Lebih lanjut, Chaerudin menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan terus diperkuat di masa mendatang. Dengan demikian, manfaat program-program sosial dapat dirasakan oleh lebih banyak orang di seluruh wilayah Kota Tangerang Selatan. Program ini juga menjadi ajang evaluasi untuk mengetahui kebutuhan masyarakat yang belum terlayani dengan optimal.

Kesaksian Warga yang Merasakan Manfaat

Berbagai layanan yang disediakan disambut positif oleh warga setempat. Hani dan Munayah, dua warga dari desa 1 asal Ciputat, mengetahui kegiatan ini melalui grup Program Keluarga Harapan yang dibentuk oleh Kemensos. Keduanya berharap program serupa dapat terus dilaksanakan dengan jangkauan informasi yang semakin luas agar lebih banyak masyarakat mengetahui dan memanfaatkan layanan tersedia. “Kami sangat terbantu dengan adanya layanan ini, terutama untuk anak-anak kami yang membutuhkan terapi,” ujar Hani.

Rustanto, seorang ayah dari anak kembar, juga merasakan manfaat kegiatan ini secara langsung. Ia mendapatkan layanan terapi wicara dan terapi peningkatan nafsu makan bagi anaknya. Selain itu, ia juga memperoleh bantuan penebusan ijazah untuk anak sekolahnya. “Sebagai warga Tangsel, saya bersyukur mendapatkan bantuan penebusan ijazah bagi anak sekolah, kemudian dapat bantuan terapi ini. Terima kasih kepada Pemkot Tangsel, kami sebagai warga mendukung program ini,” ungkap Rustanto dengan penuh rasa syukur.

Layanan donor darah juga menarik perhatian masyarakat yang hadir. Gina, salah satu peserta, mengetahui kegiatan ini melalui media sosial. Ia memutuskan ikut berpartisipasi karena ingin membantu sesama dan juga untuk alasan kesehatan. Gina menjelaskan bahwa tidak semua pendonor diterima, misalnya karena kurang tidur atau mengalami hipertensi. “Alasannya karena memang ingin membantu sesama, selain itu alasan kesehatan. Senang sih, berhasil lolos hasil cek darah,” ceritanya.

Layanan khitan gratis menjadi salah satu yang paling diminati oleh anak-anak. Irfan, salah satu peserta, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa rasanya agak sakit, tapi senang karena mendapat mainan, uang, dan tas sekolah. Selain Irfan, dua anak lainnya bernama Haikal dan Rafif juga turut mengikuti layanan khitan gratis yang diselenggarakan pada kegiatan tersebut.

Tak hanya menghadirkan layanan kesehatan fisik, Bakti Sosial Terintegrasi juga menyediakan layanan psikologi bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan kesehatan mental. Program ini menunjukkan bahwa Pemkot Tangsel dan Kemensos benar-benar peduli terhadap kesejahteraan masyarakat secara holistik. Dengan adanya berbagai layanan dalam satu tempat, masyarakat tidak perlu repot mencari bantuan ke berbagai instansi yang berbeda.

Frequently Asked Questions

Apa itu Pemkot Tangsel Kemensos Gelar Bakti Sosial?

Pemkot Tangsel Kemensos Gelar Bakti Sosial adalah topik utama yang dibahas di artikel ini dengan konteks praktis agar pembaca memahami informasinya dengan jelas.

Mengapa Pemkot Tangsel Kemensos Gelar Bakti Sosial penting?

Pemkot Tangsel Kemensos Gelar Bakti Sosial penting karena membantu pembaca membandingkan pilihan, menghindari kesalahan umum, dan mengambil keputusan yang lebih tepat.

Bagaimana cara memakai panduan Pemkot Tangsel Kemensos Gelar Bakti Sosial ini?

Gunakan poin utama, contoh, dan tautan terkait di halaman ini sebagai rujukan awal, lalu cek detail terbaru sebelum mengambil keputusan final.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *