Satu Pabrik, Beda Nasib: Lepas E4 Melawan Saudaranya Sendiri

satu-pabrik-beda-nasib-lepas-e4-melawan-saudaranya-sendiri-iaf

Lepas E4 Jadi Andalan Pesanan di GIIAS 2026

Beritasosial.com – Model listrik Lepas E4 tampil sebagai penggerak utama minat konsumen terhadap merek Lepas di Indonesia selama GIIAS 2026. Dari total 858 surat pemesanan kendaraan yang berhasil dihimpun, sekitar 95 persen mengarah kepada E4. Angka tersebut memperlihatkan bahwa SUV listrik ini mengambil peran sangat besar dalam awal perjalanan Lepas di pasar nasional.

Respons untuk E4 berbeda dengan perjalanan produk perdana Lepas, L8 PHEV. Model plug-in hybrid yang dibanderol Rp589 juta itu belum memperoleh penerimaan sebesar yang diharapkan. Sebaliknya, E4 hadir dengan posisi harga yang lebih rendah dan penawaran yang cukup agresif selama pameran.

Harga normal Lepas E4 berada di Rp349 juta on the road Jakarta. Dalam periode GIIAS 2026, konsumen dapat memesan mobil ini dengan potongan Rp10 juta sehingga nilainya menjadi Rp339 juta. Selisih tersebut ikut menempatkan E4 sebagai pilihan yang menarik bagi calon pembeli yang mempertimbangkan kendaraan listrik berformat SUV.

Performa Listrik dan Kemampuan Pengisian Daya

Lepas E4 memakai baterai berkapasitas 67 kWh. Energinya disalurkan ke motor listrik tunggal bertenaga 160 kW, setara 215 hp, dengan torsi 275 Nm. Sistem penggeraknya menggunakan roda depan, sementara efisiensi motor disebut mencapai 90,8 persen.

Untuk jarak tempuh, E4 diklaim mampu melaju lebih dari 600 km dalam pengujian CLTC. Angka tersebut penting dipahami sebagai klaim berdasarkan siklus pengujian, sehingga penggunaan di jalan raya dapat dipengaruhi oleh gaya berkendara, kondisi lalu lintas, temperatur, beban kendaraan, serta pemakaian fitur kabin.

Kemudahan pengisian juga menjadi salah satu nilai jualnya. Sistem fast charging hingga 130 kW diklaim dapat menaikkan kapasitas baterai dari 30 persen ke 80 persen dalam waktu 20 menit. Selain itu, tersedia fitur vehicle-to-load atau V2L dengan keluaran 3,3 kW, yang memungkinkan daya dari baterai kendaraan digunakan untuk perangkat listrik eksternal yang kompatibel.

Platform LEX dan Konsep Four More

E4 dibangun menggunakan LEX Platform yang membawa tema “Four More”. Pendekatan ini merangkum empat aspek yang ingin ditonjolkan Lepas, yakni kestabilan, ruang, ketenangan kabin, dan efisiensi. Rangkaian spesifikasinya mencakup suspensi MacPherson di bagian depan serta multi-link pada bagian belakang.

Mobil ini juga disebut memiliki kemampuan melewati genangan hingga 525 mm. Bagi pengguna di wilayah perkotaan, angka tersebut menjadi salah satu informasi teknis yang relevan, meski pengendara tetap perlu memperhatikan kondisi jalan, arus air, dan keselamatan saat melintasi area tergenang.

Dari sisi kepraktisan, kapasitas bagasi E4 dapat mencapai 1.334 liter. Tersedia pula ruang penyimpanan depan atau frunk berukuran 35 liter. Kombinasi ruang ini memberi pilihan tambahan untuk membawa barang tanpa hanya mengandalkan kompartemen di belakang kabin.

Pengembangan kabin turut menyoroti optimalisasi NVH, yaitu pengendalian kebisingan, getaran, dan kekasaran suara. Karakter kendaraan listrik yang tidak memakai mesin pembakaran membuat kualitas peredaman dan ketenangan kabin menjadi bagian penting dari pengalaman berkendara sehari-hari.

Kami menghadirkan keseimbangan antara kestabilan, ruang, ketenangan, dan efisiensi.

Pernyataan tersebut disampaikan Vice Country Director Lepas Indonesia, Temmy Wiradjaja, untuk menggambarkan arah pengembangan E4. Selain fitur kenyamanan dan ruang, SUV ini dibekali 18 fitur ADAS, enam airbag, serta kamera 540 derajat.

Berbagi Dasar Teknis dengan Jaecoo J5 EV

Di balik identitasnya sebagai produk Lepas, E4 memiliki hubungan teknis yang dekat dengan Jaecoo J5 EV. Kedua kendaraan memanfaatkan arsitektur T1X milik Chery. Keduanya juga sama-sama diposisikan sebagai SUV lima penumpang dengan motor listrik tunggal dan penggerak roda depan.

Persamaan lain terlihat pada kemampuan pengisian cepat 130 kW dan fitur V2L 3,3 kW. Tampilan interior pun memperlihatkan kemiripan, terutama pada rancangan dasbor dan penggunaan layar vertikal. Hal ini menunjukkan adanya fondasi pengembangan yang serupa di dalam ekosistem Chery Group, meski masing-masing model tetap dibawa dengan identitas merek sendiri.

Bagi calon pembeli, kedekatan teknis tersebut membuat perbandingan tidak cukup dilakukan hanya melalui bentuk bodi atau harga. Perlengkapan keselamatan, kapasitas penyimpanan, karakter kabin, layanan purnajual, dan preferensi desain menjadi unsur yang patut dicermati sebelum menentukan pilihan.

Lonjakan pesanan E4 di GIIAS 2026 menjadi sinyal awal yang kuat bagi Lepas. Dengan harga promosi Rp339 juta selama pameran, baterai 67 kWh, klaim daya jelajah di atas 600 km CLTC, dan kelengkapan fitur yang dibawa, E4 kini menjadi produk paling menentukan bagi upaya merek tersebut membangun pijakan di Indonesia.

Frequently Asked Questions

What is Satu Pabrik Beda Nasib?

Satu Pabrik Beda Nasib is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Satu Pabrik Beda Nasib matter?

Satu Pabrik Beda Nasib matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *