Ducati Tidak Tertarik dengan Reli Dakar, Ini Alasannya

Ducati Tidak Tertarik dengan Reli Dakar: Alasan di Balik Keputusan Strategis
Beritasosial.com – MILAN — Ducati secara resmi mengkonfirmasi bahwa perusahaan tidak memiliki rencana untuk berpartisipasi dalam Reli Dakar melalui tim pabrikan dalam waktu dekat. Meskipun semakin aktif memperluas jajaran sepeda motor off-road dan enduro-nya, keputusan ini diambil karena perusahaan ingin memfokuskan sumber daya pada pengembangan model off-road dan program balap yang sudah ada, daripada membuka proyek skala besar lainnya seperti Reli Dakar.
CEO Ducati, Claudio Domenicali, menjelaskan bahwa keputusan tersebut bukan karena perusahaan tidak tertarik, tetapi lebih karena ingin fokus pada program pengembangan yang sudah ada. Menurut Domenicali, Ducati saat ini menjalankan beberapa program balap off-road secara bersamaan dan partisipasi dalam Reli Dakar membutuhkan investasi yang sangat besar dalam hal tenaga kerja, logistik, dan anggaran.
“Sumber daya perusahaan lebih cocok untuk memperkuat pengembangan model yang sudah ada daripada membuka program balap skala besar lainnya,” ujar Domenicali.
Strategi Off-Road Ducati Menuju 2026
Meskipun menolak partisipasi dalam waktu dekat, Domenicali belum sepenuhnya menutup pintu untuk Reli Dakar di masa depan. Sebaliknya, Ducati kini fokus pada pengembangan platform DesertX, termasuk model DesertX Gen 2 yang akan diperkenalkan pada tahun 2026. Model ini akan menampilkan mesin V-Twin 890 cc yang diperbarui, sasis yang lebih ringan, dan ergonomi yang lebih baik.
Pengembangan DesertX Gen 2 juga akan mendapat manfaat dari pengalaman beberapa balapan off-road terkenal seperti Erzbergrodeo, Reli Albania, Transanatolia, dan Reli NORRA Meksiko 1000. Mantan Juara Dunia Enduro lima kali, Antoine Meo, juga terlibat langsung dalam proses pengembangan motor ini bersama para insinyur Ducati.
Selain DesertX, Ducati juga memperluas keluarga motor balap Desmo. Setelah Desmo450 MX mulai dijual pada Juli 2025, Ducati memperkenalkan Desmo250 MX di Kejuaraan MX2 Italia dengan pembalap Alessandro Lupino untuk menguji konsep pengembangan dari lintasan balap ke model produksi. Pada musim panas 2026, Ducati juga akan meluncurkan Desmo250 MX, Desmo450 Enduro, dan Desmo450 EDS, yang merupakan varian enduro yang legal untuk jalan raya.
Desmo450 Enduro menggunakan mesin silinder tunggal berpendingin cairan 449,2 cc yang menghasilkan 62,6 hp dan torsi 53,56 Nm. Model ini juga dilengkapi dengan suspensi Showa 49 mm yang dapat disetel sepenuhnya di bagian depan dan belakang. Motor DesertX Rally sebelumnya telah membuktikan kemampuannya ketika muncul sebagai juara uji coba motor petualangan MCN di bawah 1.000 cc pada tahun 2023, mengalahkan KTM 890 Adventure R, Triumph Tiger 900 Rally Pro, Husqvarna Norden 901, dan Yamaha Ténéré 700.
Menurut Domenicali, strategi Ducati saat ini lebih fokus pada pengembangan produk yang dapat digunakan oleh lebih banyak pelanggan daripada menginvestasikan sumber daya besar dalam program Reli Dakar. Pendekatan ini juga dipandang sejalan dengan upaya Ducati untuk mengembangkan portofolio motor off-road bersamaan dengan perayaan ulang tahun ke-100 merek tersebut pada tahun 2026, meskipun perusahaan induknya, Volkswagen Group, dilaporkan sedang mengevaluasi beberapa opsi strategis untuk Ducati.
