New Policy: Eks Pj Sekda Kupang Gabung Perindo NTT, Konsolidasi Politik Diperkuat dan Target Rebut Kembali Basis Politik
New Policy: Eks Pj Sekda Kupang Bergabung dengan Perindo NTT, Konsolidasi Politik Diperkuat
New Policy – Dalam upaya memperkuat konsolidasi politik di Nusa Tenggara Timur (NTT), Partai Perindo mengumumkan kehadiran baru dengan penerimaan Eks Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Kupang, A.D.E. Manafe, sebagai anggota partai. Pengumuman ini dilakukan di Kantor DPP Partai Perindo, Senin (11/5/2026), dan diharapkan menjadi bagian dari New Policy yang bertujuan merebut kembali basis suara politik. Manafe, yang dikenal sebagai tokoh birokrat berpengalaman, menjadi penambah daya tahan partai dalam menghadapi dinamika pemilu yang semakin kompetitif.
Strategi Konsolidasi Politik dalam New Policy
Penambahan Manafe ke dalam struktur partai Perindo NTT dinilai sebagai langkah strategis dalam implementasi New Policy. Simson A. Lawa, Ketua DPW Partai Perindo NTT, menekankan bahwa perkuatan basis politik tidak hanya bergantung pada kekuatan struktural, tetapi juga pada kehadiran tokoh-tokoh yang dapat membangun kepercayaan masyarakat. Dengan bergabungnya Manafe, New Policy diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarwilayah dan menghadirkan visi politik yang lebih terpadu.
Manafe, mantan Sekretaris Daerah Kota Kupang, dianggap memiliki pengalaman unik dalam pemerintahan daerah. Ia menjabat selama periode tertentu dan diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mengidentifikasi kebutuhan lokal serta mengarahkan kebijakan yang lebih responsif. Menurut Simson, kehadiran Manafe akan menjadi nilai tambah dalam New Policy, khususnya dalam menjaga konsistensi strategi politik yang berfokus pada pengembangan ekonomi kerakyatan.
Visi Politik dan Fokus Pada Pembangunan Daerah
Konsolidasi politik dalam New Policy juga dipandu oleh agenda pembangunan daerah yang menjadi prioritas utama Partai Perindo. Fokus pada ekonomi kerakyatan dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diperkuat dengan kehadiran Manafe, yang memiliki pengalaman langsung dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ini sejalan dengan tujuan partai untuk menampilkan peran politik yang tidak hanya menang, tetapi juga membawa perubahan nyata di tingkat masyarakat.
Menurut Simson, New Policy bertujuan memperkuat keterlibatan partai dengan kebutuhan nyata warga NTT. Ia menegaskan bahwa dengan strategi yang lebih kontekstual, Partai Perindo dapat meningkatkan daya tarik di kalangan masyarakat yang merasa belum sepenuhnya terlayani oleh partai lain. “New Policy ini dirancang untuk membangun kembali kepercayaan publik melalui kebijakan yang lebih inklusif dan berorientasi pada solusi,” tutur Simson dalam wawancara eksklusif.
Analisis Dampak dan Tantangan Politik
Dalam konteks pemilu, Simson menyatakan bahwa kehadiran Manafe akan memberikan dampak signifikan terutama di Kota Kupang, yang merupakan basis suara penting untuk partai. New Policy ini tidak hanya memperkuat kekuatan partai secara lokal, tetapi juga memberikan kemungkinan integrasi dengan partai-partai lain di tingkat provinsi. “Kami optimistis dengan New Policy, Partai Perindo bisa menciptakan aliansi yang lebih solid untuk merebut kembali kursi yang sempat terlepas,” ujar Simson.
Manafe sendiri dikenal sebagai figur yang konsisten dalam membawa perubahan melalui jalur birokrasi. Dengan pengalaman jenjang kepemimpinan yang cukup panjang, ia diharapkan dapat menjadi penghubung antara partai dan kebutuhan masyarakat. New Policy di NTT juga dilihat sebagai bentuk adaptasi politik terhadap dinamika kekuasaan yang semakin kompleks. “Kami perlu menyesuaikan strategi untuk memastikan keberlanjutan partai di masa depan,” lanjut Simson.
Perkembangan Politik dan Persaingan di NTT
Konsolidasi politik di NTT saat ini sedang mengalami pergeseran signifikan. Dengan New Policy yang diterapkan, Partai Perindo berusaha menegaskan eksistensinya dalam peta polit
