Mentan Amran Sulaiman Akan Bertemu Komnas Perempuan
Mentan Amran Sulaiman Akan Bertemu Komnas Perempuan: Klarifikasi Isu Tiara Devi
Beritasosial.com – Mentan Amran Sulaiman Akan Bertemu dengan Komisi Nasional (Komnas) Perempuan dalam agenda yang dijadwalkan pada hari Kamis mendatang. Kunjungan ini merupakan respons langsung dari Menteri Pertanian terhadap berbagai respons yang muncul setelah pernyataannya mengenai pergantian Tiara Devi, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Surabaya. Langkah strategis ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani isu-isu yang berkaitan dengan kesetaraan gender di lingkungan Kementerian Pertanian.
Peristiwa yang memicu pertemuan ini bermula dari permintaan Mentan agar Tiara Devi dipindahkan dari posisinya. Pernyataan tersebut mendapat sorotan tajam dari Daden Sukendar, seorang komisioner Komnas Perempuan. Ia menilai bahwa ucapan Mentan mengandung unsur stereotip gender yang perlu diklarifikasi. Isu ini kemudian menjadi perbincangan hangat di berbagai media nasional selama beberapa hari terakhir.
Proses Klarifikasi yang Cepat
Moch Arief Cahyono, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Pertanian, memberikan konfirmasi bahwa Mentan Amran Sulaiman sudah menghubungi pihak Komnas Perempuan segera setelah berita beredar. Menurut Arief, Mentan telah memberikan penjelasan secara langsung kepada pihak Komnas untuk meluruskan segala kesalahpahaman yang muncul.
“Begitu membaca berita itu, Mentan Amran langsung menelpon Komnas Perempuan, meminta maaf dan menjelaskan bahwa beliau tidak bermaksud seperti itu. Mereka mengerti. Permasalahan clear,” ujar Arief kepada wartawan.
Menurut Arief, agenda besok tidak bertujuan untuk klarifikasi formal lagi. Ini lebih kepada pertemuan santai untuk mempererat hubungan antara kedua pihak. Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara Kementerian Pertanian dan Komnas Perempuan dalam menangani berbagai isu yang relevan.
“Pertemuan besok lebih merupakan pertemuan silaturahmi biasa,” tambahnya dengan nada optimis.
Latar Belakang Usulan Pergantian Tiara Devi
Usulan pergantian Tiara Devi muncul saat Rapat Koordinasi Peternak di Surabaya, Selasa lalu. Rapat ini digelar setelah aksi demonstrasi peternak di berbagai daerah pada Senin. Salah satu poin utama tuntutan peternak adalah SPPG yang enggan menyerap telur langsung dari petani. Kepala BGN telah menyetujui surat Mentan agar penyerapan telur ditingkatkan demi menjaga harga.
Tiara diusulkan diganti karena tidak ada satu pun SPPG di wilayah Surabaya yang bertanggung jawab padanya yang menyerap telur. Namun, usulan bukan sekadar pemindahan jabatan. Setelah mengetahui Tiara sedang hamil, Mentan menawarkan opsi transfer ke Jakarta. Posisi di Kementan akan setara atau lebih tinggi, namun dengan beban kerja yang lebih ringan secara fisik dan psikis dibandingkan tugasnya saat ini.
Kunjungan Mentan Amran Sulaiman ke Komnas Perempuan ini juga menjadi kesempatan untuk membahas berbagai isu lainnya yang berkaitan dengan perempuan di sektor pertanian. Kedua pihak diharapkan dapat menemukan solusi bersama untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan petani dan peternak di Indonesia.
FAQ: Pertanyaan Umum seputar Pertemuan Mentan dan Komnas Perempuan
Kapan pertemuan Mentan Amran Sulaiman dengan Komnas Perempuan dilaksanakan? Pertemuan dijadwalkan pada hari Kamis depan di kantor Komnas Perempuan, Jakarta.
Apa tujuan utama pertemuan tersebut? Tujuan utamanya adalah untuk mempererat hubungan silaturahmi dan membahas isu-isu terkait kesetaraan gender di Kementerian Pertanian.
Siapa Tiara Devi dan mengapa namanya menjadi sorotan? Tiara Devi adalah Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Surabaya yang namanya menjadi sorotan setelah Mentan meminta pergantian posisinya.
Apakah usulan pergantian Tiara Devi terkait dengan kehamilannya? Ya, Mentan menawarkan opsi transfer ke Jakarta setelah mengetahui Tiara sedang hamil, dengan posisi yang setara namun beban kerja lebih ringan.
Bagaimana respons Komnas Perempuan terhadap pernyataan Mentan? Komisioner Daden Sukendar menilai ucapan Mentan mengandung unsur stereotip gender, namun setelah klarifikasi, kedua pihak sepakat bahwa permasalahan telah clear.
Dengan pertemuan ini, diharapkan dapat tercipta komunikasi yang lebih baik antara Kementerian Pertanian dan Komnas Perempuan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa kebijakan-kebijakan yang diambil tidak hanya efektif secara teknis, tetapi juga responsif terhadap isu-isu kesetaraan gender. Sindonews akan terus memantau perkembangan terbaru dari pertemuan ini.
