Key Issue: Mutasi Polri, 10 Kombes Pol Digeser ke Bareskrim
Mutasi Polri, 10 Kombes Pol Digeser ke Bareskrim
Key Issue menjadi isu utama dalam dunia kepolisian Indonesia saat ini, terutama terkait dengan perpindahan jabatan yang dilakukan Kepolisian RI terhadap 10 perwira menengah dengan pangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim). Rotasi ini bukan hanya sekadar perubahan posisi, tetapi juga bagian dari upaya menyelaraskan distribusi sumber daya manusia di lingkungan Polri agar lebih optimal dalam menjalankan tugas-tugas kriminalitas yang semakin kompleks.
Key Issue mutasi Polri ini dilakukan secara terstruktur dan melibatkan 108 personel, yang mencakup Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen). Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026, yang ditandatangani oleh As SDM Polri Irjen Pol Anwar, menjadi dasar untuk memperkenalkan perubahan ini. Proses penyusunan mutasi ini dirancang agar selaras dengan kebutuhan organisasi dan mendorong pengembangan profesionalisme serta kinerja setiap anggota Polri.
“Key Issue mutasi dan rotasi jabatan dalam Polri adalah langkah wajar yang diperlukan untuk memperkuat pembinaan karier, penyegaran struktur organisasi, serta meningkatkan profesionalisme anggota,” ujar Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, Kadiv Humas Polri, dalam wawancara terpisah. Ia menjelaskan bahwa Key Issue ini dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja dan potensi kontribusi setiap personel dalam posisi baru.
Key Issue mutasi ini tidak hanya berdampak pada struktur internal Polri, tetapi juga memberikan peluang bagi para perwira untuk mengembangkan kompetensi di bidang kriminalistik yang beragam. Bareskrim sebagai badan penyelidikan utama, kini menerima tambahan tenaga ahli untuk memperkuat operasional penyidikan dan penindasan tindak pidana. Keputusan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi serta kecepatan dalam menangani kasus-kasus besar yang mengemuka di masyarakat.
Daftar 10 Kombes Pol yang Digeser ke Bareskrim
Key Issue perpindahan 10 Kombes Pol ini mencakup sejumlah nama yang memiliki peran strategis dalam bidang kepolisian. Berikut daftar lengkap perwira yang melakukan perubahan posisi:
1. Kombes Pol Arif Budiman – Pindah dari Wadirtipideksus Bareskrim ke Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim.
2. Kombes Pol Andri Ananta Yudhistira – Dirotasi dari Dirreskrimsus Polda Sulsel ke Wadirtipideksus Bareskrim.
3. Kombes Pol Kurdi – Menjabat sebagai Karolog Polda Kaltim.
4. Kombes Pol Setiadi Sulaksono – Beralih dari Dirreskrimum Polda Sulsel ke Karobinopsnal Bareskrim.
5. Kombes Pol Bambang Wijanarko – Dipindahkan dari Kasubdit V Dittipidter Bareskrim ke Wadirtipidter Bareskrim.
6. Kombes Pol Ade Sapari – Menempati posisi Pengawas Penyidikan Kepolisian Utama Tingkat II Bareskrim setelah meninggalkan Dirreskrimum Polda Jabar.
7. Kombes Pol Andri Sudarmadi – Berpindah dari Wadirtipidsiber Bareskrim ke jabatan baru.
8. Kombes Pol Widi Atmoko – Diangkat dari Dirreskrimum Polda Jatim ke Bareskrim.
9. Kombes Pol Sunario – Mengambil alih posisi baru setelah sebelumnya menjabat sebagai Wadirtipidnarkoba Bareskrim.
10. Kombes Pol Albert Raden Deddy Sulistyo Nugroho – Ditarik dari Dirresnarkoba Polda Jabar ke Wadirtipidnarkoba Bareskrim.
Key Issue mutasi ini juga mencakup penyesuaian tugas dan tanggung jawab di berbagai divisi Bareskrim. Tujuan utama dari Key Issue ini adalah menciptakan sinergi antara kepolisian daerah dengan pusat penindasan kriminalitas, sehingga mendorong efisiensi dalam pelayanan kepolisian kepada publik.
