Kekayaan Staf Administrasi KPK yang Jadi Tersangka Kasus Bupati Pemalang

kekayaan-staf-administrasi-kpk-yang-jadi-tersangka-kasus-bupati-pemalang-nrz

Staf Administrasi KPK Terdeteksi Punya Kekayaan Rp761 Juta Saat Jadi Tersangka Pemalang

Beritasosial.com – Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam dugaan kasus pemerasan yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Salah satu dari mereka adalah Setya Budi Dias, yang bekerja sebagai staf administrasi di KPK.

Berdasarkan data yang tercatat di laman elhkpn.kpk.go.id, Dias telah melaporkan total kekayaannya sebesar Rp761.600.000. Pengumuman ini dilakukan pada tanggal 19 Februari 2026. Sebagian besar aset pria yang memiliki nama lengkap Setya Budi Dias Oktavianto tersebut berupa dua bidang tanah beserta bangunan yang berlokasi di Kendal dengan nilai mencapai Rp490 juta.

Rincian Harta dan Utang

Dia juga mencatatkan kepemilikan kendaraan roda dua dan roda empat. Honda Vario tahun 2015 senilai Rp4,5 juta, Honda CB150R 2015 seharga Rp5,5 juta, serta Suzuki Baleno 2023 bernilai Rp205 juta. Jika digabungkan, total nilai harta berupa alat transportasi dan mesin milik Dias mencapai Rp215 juta.

Selain itu, Dias memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp4,5 juta dan kas setara kas Rp57,1 juta. Di sisi liabilitas, ia mencantumkan utang sebesar Rp5 juta. Setelah dikalkulasi, kekayaan bersih Dias pun tercatat sebesar Rp761.600.000.

OTT Bupati Pemalang: KPK Tangkap 21 Orang di Jakarta, Pemalang, dan Purworejo

Profil Para Tersangka

KPK juga menetapkan Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan. Anom ditetapkan bersama tiga orang lainnya, yaitu Mohamad Haris atau yang dikenal sebagai Gus Haris (GHA), Setya Budi Dias (DIS), serta ayah Dias sendiri, Lilik Budi Suprianto (LBS).

Menurut KPK, Anom melalui Gus Haris meminta uang kepada sejumlah perangkat daerah maupun pihak rekanan dan swasta untuk keperluan pribadi. Atas perintah tersebut, Gus Haris berhasil mengumpulkan uang dengan total nilai mencapai Rp1,98 miliar. Sebagian dari dana tersebut digunakan untuk menyelesaikan perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Anom.

Frequently Asked Questions

What is Kekayaan Staf Administrasi KPK yang Jadi?

Kekayaan Staf Administrasi KPK yang Jadi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kekayaan Staf Administrasi KPK yang Jadi matter?

Kekayaan Staf Administrasi KPK yang Jadi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *