5 Brigjen Pol Dapat Penugasan Baru Jadi Kapolda dan Wakapolda, Ini Daftar Namanya

5-brigjen-pol-dapat-penugasan-baru-jadi-kapolda-dan-wakapolda-ini-daftar-namanya-npa

Lima Brigjen Pol Mengisi Posisi Kapolda dan Wakapolda dalam Mutasi Akhir Agustus 2026

Beritasosial.com – Perubahan susunan kepemimpinan di lingkungan Polri kembali berlangsung melalui mutasi, rotasi, dan promosi jabatan yang ditetapkan pada akhir Agustus 2026. Dalam rangkaian penugasan tersebut, lima Brigadir Jenderal Polisi memperoleh amanah baru sebagai kepala kepolisian daerah maupun wakil kepala kepolisian daerah.

Penugasan ini mencakup sejumlah wilayah, yakni Sulawesi Utara, Papua Barat Daya, Riau, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara. Pergeseran jabatan para perwira tinggi itu menjadi bagian dari penataan personel untuk memenuhi kebutuhan organisasi serta menjawab dinamika tugas kepolisian di tiap daerah.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menetapkan mutasi tersebut melalui surat telegram yang diterbitkan pada 30 Agustus 2026. Dalam daftar yang sama, terdapat 424 perwira tinggi dan perwira menengah Polri yang masuk dalam proses mutasi, rotasi, maupun promosi jabatan.

Penempatan Baru di Tingkat Polda

Brigjen Pol Yudo Hermanto menjadi salah satu perwira yang mendapat promosi sebagai Kapolda Sulawesi Utara. Sebelumnya, ia menjabat Karopaminal Divpropam Polri. Jabatan barunya menempatkan Yudo Hermanto sebagai pimpinan kepolisian di wilayah Sulawesi Utara.

Posisi Kapolda Papua Barat Daya dipercayakan kepada Brigjen Pol Hengki Haryadi. Sebelum menerima penugasan itu, Hengki Haryadi bertugas sebagai Wakapolda Riau. Perpindahan ini membawa dirinya dari posisi wakil pimpinan Polda Riau ke jabatan kapolda di Papua Barat Daya.

Selain dua jabatan kapolda, terdapat tiga penugasan baru pada posisi wakapolda. Brigjen Pol Simon Zet Ringu bergeser dari Wakapolda Gorontalo menjadi Wakapolda Riau. Posisi tersebut sebelumnya merupakan jabatan yang diemban Brigjen Pol Hengki Haryadi sebelum ditugaskan sebagai Kapolda Papua Barat Daya.

Brigjen Pol Slamet Hariyadi juga menerima amanah baru sebagai Wakapolda Maluku Utara. Sebelum mutasi, ia menjabat Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri. Sementara itu, Brigjen Pol Susetio Cahyadi ditugaskan sebagai Wakapolda Sulawesi Utara.

Daftar Lima Brigjen Pol yang Mendapat Penugasan Baru

Berikut susunan penugasan lima Brigjen Pol dalam mutasi tersebut:

1. Brigjen Pol Yudo Hermanto: dari Karopaminal Divpropam Polri menjadi Kapolda Sulut.

2. Brigjen Pol Hengki Haryadi: dari Wakapolda Riau menjadi Kapolda Papua Barat Daya.

3. Brigjen Pol Simon Zet Ringu: dari Wakapolda Gorontalo menjadi Wakapolda Riau.

4. Brigjen Pol Slamet Hariyadi: dari Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri menjadi Wakapolda Malut.

5. Brigjen Pol Susetio Cahyadi: mendapat penugasan sebagai Wakapolda Sulut.

Bagian dari Pembinaan Organisasi dan Karier

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa mutasi dan rotasi merupakan mekanisme yang melekat dalam pembinaan organisasi sekaligus perjalanan karier personel Polri. Penempatan pada jabatan baru tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan pengisian posisi, tetapi juga mempertimbangkan kemampuan dan pengalaman perwira yang ditugaskan.

“Mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel. Penempatan pada jabatan baru tentunya telah disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, kompetensi, serta tantangan tugas yang dihadapi,” katanya di Jakarta, dikutip Senin (28/9/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pergeseran jabatan di tubuh Polri merupakan bagian dari proses organisasi yang berjalan secara berkala. Dalam sistem kepolisian, pergantian pimpinan di tingkat daerah memiliki arti penting karena kapolda dan wakapolda menjalankan peran strategis dalam mengoordinasikan pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah masing-masing.

Kapolda memimpin kepolisian daerah dan bertanggung jawab atas arah pelaksanaan tugas kepolisian di wilayahnya. Sementara wakapolda mendampingi pimpinan polda dalam menjalankan fungsi manajerial, operasional, dan koordinasi internal. Karena itu, penempatan perwira pada posisi tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan kepemimpinan di daerah.

Tertuang dalam Surat Telegram Kapolri

Promosi dan rotasi jabatan para perwira Korps Bhayangkara ini dimuat dalam tiga Surat Telegram Kapolri, yakni Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026, dan ST/1879/VIII/KEP./2026. Surat-surat telegram itu diterbitkan pada 30 Agustus 2026.

Dalam rangkaian mutasi tersebut, perubahan jabatan tidak hanya menyentuh lima brigjen yang mengisi posisi kapolda dan wakapolda. Sebanyak 424 perwira tinggi serta perwira menengah tercatat masuk daftar rotasi, mutasi, dan promosi pada Minggu, 30 Agustus 2026.

Penugasan baru bagi Yudo Hermanto, Hengki Haryadi, Simon Zet Ringu, Slamet Hariyadi, dan Susetio Cahyadi memperlihatkan adanya penyegaran pada struktur kepemimpinan kepolisian daerah. Pergantian ini juga menjadi tahap transisi bagi para pejabat baru untuk melanjutkan tugas di wilayah penugasan masing-masing sesuai kewenangan dan tanggung jawab jabatannya.

Bagi masyarakat, perubahan pimpinan polda umumnya menjadi informasi penting karena kepolisian daerah berada pada garis koordinasi utama berbagai pelayanan dan fungsi keamanan di tingkat provinsi. Setelah keputusan mutasi ditetapkan, perhatian berikutnya tertuju pada pelaksanaan tugas para pejabat baru dalam memimpin dan mendukung kerja kepolisian di daerah masing-masing.

Frequently Asked Questions

What is 5 Brigjen Pol Dapat Penugasan Baru?

5 Brigjen Pol Dapat Penugasan Baru is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does 5 Brigjen Pol Dapat Penugasan Baru matter?

5 Brigjen Pol Dapat Penugasan Baru matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *