Sering Sesak Saat Naik Tangga? Ini Alarm Bahaya Paru-paru bagi Perokok
Napas Terengah-engah Saat Naik Tangga? Tanda Bahaya yang Tak Boleh Diabaikan bagi Perokok
Beritasosial.com – Banyak orang cenderung menyepelekan perasaan lelah atau napas yang tersengal-sengal setelah melakukan aktivitas ringan. Kegiatan sederhana seperti berjalan cepat atau menaiki tangga sering dianggap sebagai konsekuensi wajar dari proses penuaan atau kondisi tubuh yang kurang prima. Namun, realitanya berbeda bagi mereka yang memiliki kebiasaan merokok. Gejala tersebut justru dapat menjadi sinyal peringatan dini adanya kerusakan pada organ pernapasan yang berkembang secara bertahap dan tidak terdeteksi.
Profesional kesehatan yang juga menjabat sebagai Dokter Spesialis Paru serta Divisi Infeksi di Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKUI, Prof. Erlina Burhan, mengemukakan hal ini. Melalui postingan di media sosial Instagram miliknya, ia menjelaskan secara rinci bagaimana proses biologis kerusakan paru-paru akibat asap rokok berlangsung secara sistematis.
Mekanisme Kerusakan Saluran Pernapasan
Proses kerusakan dimulai dari silia, yaitu struktur berbentuk rambut halus yang terletak di saluran pernapasan. Fungsi utama silia adalah membersihkan lendir serta partikel kotoran dari dalam saluran napas. Sayangnya, asap rokok memiliki kemampuan untuk melumpuhkan kerja silia tersebut. Akibatnya, lendir akan menumpuk dan memicu respons peradangan. Pada fase inilah, gejala batuk menjadi lebih sering muncul.
“Semuanya berawal dari silia, rambut halus di saluran napas yang bertugas menyapu keluar lendir dan kotoran. Asap rokok melumpuhkan silia ini, lendir pun menumpuk dan memicu peradangan, dan di titik inilah batuk mulai lebih sering muncul,” ujar Prof. Erlina, dikutip Sabtu (15/8/2026).
Dampak Hingga ke Unit Terkecil Paru-paru
Rusak tidak hanya berhenti pada peradangan di saluran napas. Paparan kontinuitas racun dari asap rokok akan menembus lebih dalam hingga mencapai alveoli. Struktur ini merupakan kantung-kantung kecil yang berfungsi sebagai tempat pertukaran gas, yaitu penyerapan oksigen dan pengeluaran karbon dioksida.
“Sementara itu, racun rokok terus menyusup sampai ke alveoli, kantung kecil tempat oksigen diserap tubuh. Dinding alveoli perlahan rusak dan kehilangan kelenturannya, sehingga tubuh makin sulit mendapat oksigen yang cukup, terutama saat beraktivitas,” jelas dia.
Risiko Jangka Panjang: Penyakit Paru Obstruktif Kronis
Kondisi kerusakan yang berlangsung terus-menerus pada alveoli dan saluran napas membawa risiko serius apabila tidak ditangani. Prof. Erlina menyoroti bahwa peradangan yang berlangsung selama bertahun-tahun berpotensi memicu perkembangan Penyakit Paru Obstruktif Kronis atau PPOK. Kondisi medis ini ditandai dengan penyempitan permanen pada saluran napas.
Penting untuk membedakan karakteristik sesak napas yang disebabkan oleh PPOK dengan kelelahan fisik biasa. Bagi perokok yang mengalami gejala ini, tidak ada salahnya untuk segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mencegah kerusakan yang lebih parah pada organ paru-paru.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Sering Sesak Saat Naik Tangga Ini Alarm?
Sering Sesak Saat Naik Tangga Ini Alarm is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Sering Sesak Saat Naik Tangga Ini Alarm matter?
Sering Sesak Saat Naik Tangga Ini Alarm matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
