Jangan Tunggu Sirosis – Dokter Ingatkan Pentingnya Menjaga Kesehatan Hati Sejak Dini
Jangan Tunggu Sirosis, Dokter Ingatkan Pentingnya Menjaga Kesehatan Hati Sejak Dini
Talkshow Hari Kesehatan Hati Sedunia 2026
Jangan Tunggu Sirosis – Dalam acara talkshow yang berlangsung di Kementerian Kesehatan pada Selasa (2/6/2026), Prof. Dr. dr. David Handojo Muljono, Sp.PD memberikan peringatan tentang kebutuhan masyarakat untuk memperhatikan kesehatan hati sejak dini. Menurutnya, banyak orang baru menyadari pentingnya menjaga fungsi organ vital ini setelah mengalami kerusakan yang sulit dikembalikan, seperti sirosis.
“Hati adalah pabrik kimia terbesar dalam tubuh manusia yang bekerja 24 jam tanpa henti,” ujar David.
Peran Penting Hati dalam Tubuh
Organ ini memiliki peran kritis dalam menjaga kesehatan tubuh, dengan fungsi utama yang meliputi lima aspek kunci. Pertama, hati bertugas mendetoksifikasi bahan berbahaya yang masuk ke dalam tubuh. Kedua, ia mengatur proses metabolisme yang diperlukan untuk menjaga keseimbangan fisiologis. Ketiga, hati memproduksi protein esensial seperti albumin, yang berdampak pada kondisi fisik seperti pembengkakan kaki atau akumulasi cairan di perut. Keempat, hati menghasilkan faktor pembekuan darah untuk menghentikan perdarahan saat terjadi luka. Terakhir, hati juga menjadi penjaga sistem imun dengan menangkap dan menghancurkan patogen serta zat asing.
Proses Awal Kerusakan Hati
Prof. David menjelaskan bahwa sebagian besar penyakit hati bermula dari inflamasi, yang bisa dipicu oleh berbagai faktor seperti infeksi hepatitis, konsumsi alkohol berlebihan, perlemakan hati, penyakit autoimun, hingga gangguan metabolik. Jika peradangan tidak segera diatasi, kondisi dapat berkembang menjadi fibrosis, yaitu pembentukan jaringan parut yang masih bisa diperbaiki. Namun, jika fibrosis terus berlanjut, risiko mengalami sirosis meningkat.
“Sirosis adalah stadium akhir di mana komplikasi mulai terjadi,” kata Prof David.
Kanker Hati dan Bahaya Akhir
Yang lebih serius, sirosis dapat berubah menjadi hepatocellular carcinoma, yaitu kanker hati yang mengancam fungsi organ secara permanen. “Jika sudah mencapai tahap sirosis berat hingga kanker, biasanya organ tidak bisa pulih lagi,” tambahnya.
Langkah Pencegahan untuk Kesehatan Hati
Dalam upaya mencegah penyakit hati, Prof. David menyarankan beberapa kebiasaan sehat. Antara lain, mengatur pola makan untuk mengurangi asupan lemak berlebih, menghindari konsumsi alkohol, serta melakukan vaksinasi Hepatitis B secara rutin. Pemeriksaan berkala juga dianjurkan agar kelainan bisa terdeteksi lebih awal, meningkatkan peluang pemulihan.
