Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?

a10a73e6-533d-4cbd-b86c-989fa1445019-0

Rudal Iran Makin Akurat Gempur: Canggih atau Dibantu?

Beritasosial.com – Teheran semakin menunjukkan kemampuan militernya di kawasan Timur Tengah. Isu tentang keterlibatan Rusia dan Tiongkok dalam mendukung serangan Iran terhadap Amerika Serikat serta sekutu-regionalnya semakin menguat. Hal ini muncul setelah adanya informasi bahwa ketepatan serangan rudal dari Teheran dibantu oleh gambar satelit milik Tiongkok serta taktik yang diadopsi dari konflik Rusia di Ukraina.

Transformasi Kemampuan Rudal Balistik

Menurut laporan The Guardian, serangan terbaru Iran menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam kemampuan rudal balistik mereka. Analis yang dikutip dalam laporan tersebut menyoroti beberapa aspek peningkatan, termasuk intelijen yang lebih baik, navigasi rudal, kemampuan manuver, serta perencanaan serangan yang lebih terkoordinasi.

Jenderal Iran juga menyatakan bahwa negara-negara yang membantu AS akan menjadi target sah dalam operasi militer selanjutnya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Teheran tidak hanya fokus pada Amerika Serikat, tetapi juga pada negara-negara yang mendukung Washington di kawasan tersebut.

Insiden di Pangkalan Yordania

Serangan ini menyusul serangan rudal Iran pekan lalu terhadap Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania. Meskipun pangkalan tersebut dilindungi oleh sistem Terminal High Altitude Area Defence (THAAD) yang terkenal canggih, tiga tentara AS tewas dalam serangan tersebut.

Citra satelit yang diterbitkan media Iran menunjukkan beberapa bangunan telah hancur. Sementara Pentagon menyelidiki kegagalan sistem pertahanan udara tersebut, para analis menilai serangan ini menyoroti kemampuan Iran untuk menyerang target dengan presisi tinggi, meskipun AS berulang kali mengklaim kemampuan militernya telah menurun.

Peran Satelit Tiongkok

Laporan menunjukkan bahwa citra satelit Tiongkok telah dimanfaatkan Iran untuk mengidentifikasi instalasi militer AS dan infrastruktur penting di seluruh Teluk. Pada bulan Mei, AS menjatuhkan sanksi kepada tiga perusahaan Tiongkok yang dituduh menyediakan citra satelit kepada Iran.

Salah satunya adalah Mizar Vision, yang menurut Washington telah mengungkap lokasi pesawat militer AS serta sistem pertahanan udara Patriot dan THAAD di pangkalan-pangkalan di Arab Saudi, Bahrain, dan Yordania. Dukungan ini memberikan Iran keunggulan strategis dalam merencanakan serangan-serangan berikutnya.

Bantuan Teknis dari Rusia dan Tiongkok

Selain citra satelit, program rudal Iran juga sangat bergantung pada elektronik buatan Tiongkok dan amonium perklorat, komponen kunci dalam bahan bakar roket padat. Sistem navigasinya mampu menggunakan GPS bersamaan dengan jaringan satelit BeiDou milik Tiongkok dan GLONASS milik Rusia.

“Transformasi nyata” dalam kemampuan rudal balistik Iran telah teramati melalui peningkatan intelijen, navigasi, dan perencanaan serangan terkoordinasi.

Kombinasi antara teknologi satelit, navigasi, dan bahan bakar roket ini menciptakan sistem yang lebih akurat dan efektif. Dengan dukungan dari dua kekuatan besar dunia, Iran tampaknya sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan keamanan di kawasan Timur Tengah dengan lebih siap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *