Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS

9dab75d6-ad2e-4204-90e3-60bb8f4d4eb6-0

Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania atas Bantuan Menyerang Pasukan AS Apresiasi IRGC untuk Intelijen Akurat dari Masyarakat Lokal Beritasosial.com

Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania atas Bantuan Menyerang Pasukan AS

Apresiasi IRGC untuk Intelijen Akurat dari Masyarakat Lokal

Beritasosial.com – TEHERAN — Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania melalui pernyataan resmi yang disampaikan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada Senin, 20 Juli 2026. Melalui media Tasnim, pihak Iran menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada masyarakat sipil serta anggota militer Yordania atas kontribusi mereka dalam operasi pengeboman terhadap kekuatan Amerika Serikat yang bermarkas di kerajaan tersebut. Kontribusi yang diberikan berupa informasi yang sangat akurat dan membantu keberhasilan misi serangan.

Menurut klaim yang disampaikan IRGC, rudal balistik yang diluncurkan berhasil mengenai dua jenis pesawat penting, yaitu C-17 angkut militer dan P-8 komando kendali. Kedua pesawat ini berada di Bandara Aqaba, wilayah selatan Yordania, selama gelombang serangan balasan terbaru. Pernyataan resmi menyebutkan bahwa beberapa unit pesawat mengalami kerusakan cukup parah akibat serangan tersebut, yang menunjukkan efektivitas bantuan intelijen dari pihak Yordania.

“Kami berterima kasih kepada rakyat terhormat dan personel militer Yordania yang berani atas kerja sama yang tulus dan informasi yang tepat,” tulis IRGC dalam pernyataannya.

Sebelumnya, IRGC juga memuji para informan Yordania yang membantu mengarahkan serangan terhadap 20 hanggar tempat penampungan pasukan AS di kawasan Al-Azraq. Teheran mengklaim seluruh fasilitas itu hancur lebur dan puluhan personel Amerika Serikat tewas dalam aksi tersebut. Bantuan intelijen dari warga lokal dinilai menjadi faktor kunci dalam keberhasilan operasi militer Iran di wilayah tersebut.

Pernyataan IRGC juga menekankan bahwa salah satu sekutu terdekat Washington kini tidak lagi menjadi tempat berlindung yang aman bagi pasukan Amerika. Lebih lanjut, organisasi tersebut menyerukan kepada seluruh umat Muslim agar membunuh personel militer Amerika Serikat setiap kali mereka bertemu di mana pun. Hal ini menunjukkan perubahan sikap Yordania yang sebelumnya dianggap sebagai sekutu strategis Amerika Serikat di Timur Tengah.

IRGC juga menuduh pasukan AS telah menginvasi lebih dari sepuluh negara Muslim, menewaskan jutaan warga sipil, serta mendukung operasi militer Zionis di Gaza dan Tepi Barat. Sebelumnya, Washington telah mengakui bahwa serangan Iran terhadap salah satu fasilitas militernya di Yordania pada hari Jumat menyebabkan dua anggota militer Amerika tewas, satu orang hilang, dan beberapa lainnya terluka. Angka korban ini menunjukkan intensitas konflik yang semakin meningkat.

Namun, pemerintah Amerika Serikat belum memberikan konfirmasi resmi mengenai kerusakan yang terjadi di Bandara Aqaba maupun angka korban yang lebih besar sebagaimana diklaim oleh Teheran. Iran secara konsisten mengklaim telah menghancurkan pesawat-pesawat AS serta peralatan militer lainnya selama serangan terhadap pangkalan di Yordania. Sementara itu, media Amerika melaporkan bahwa serangan yang berlangsung selama beberapa hari terakhir telah mengakibatkan puluhan anggota militer mengalami luka-luka dan merusak beberapa helikopter.

Para pejabat AS yang dikutip oleh New York Times dan Wall Street Journal menyatakan kekhawatiran bahwa rudal Iran semakin efektif menembus pertahanan udara Amerika berkat kecepatan dan kemampuan manuvernya. Sebelum konflik memanas kembali, Pentagon dilaporkan memindahkan sejumlah pasukan dan pesawat dari Qatar serta Uni Emirat Arab menuju Yordania dan Israel, yang dinilai lebih aman karena jaraknya yang lebih jauh dari Iran. Perpindahan ini menunjukkan kekhawatiran Amerika Serikat terhadap ancaman yang semakin besar dari Iran.

Teheran telah melancarkan serangan rudal dan drone hampir setiap hari terhadap fasilitas militer AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, Qatar, Oman, Irak, dan Suriah sebagai respons atas perang yang disebutnya tidak beralasan antara AS-Israel terhadap Iran. Konflik ini kembali berlanjut setelah gencatan senjata sementara runtuh pada awal bulan ini. Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena bantuan mereka dalam menargetkan pasukan AS menjadi simbol perubahan aliansi di kawasan Timur Tengah.

Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran (sya)

Frequently Asked Questions

Apa itu Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania?

Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania adalah topik utama yang dibahas di artikel ini dengan konteks praktis agar pembaca memahami informasinya dengan jelas.

Mengapa Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania penting?

Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania penting karena membantu pembaca membandingkan pilihan, menghindari kesalahan umum, dan mengambil keputusan yang lebih tepat.

Bagaimana cara memakai panduan Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania ini?

Gunakan poin utama, contoh, dan tautan terkait di halaman ini sebagai rujukan awal, lalu cek detail terbaru sebelum mengambil keputusan final.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *