Perkuat Literasi Keuangan Digital 10.000 Mahasiswa Baru, OVO dan Bank Indonesia Hadirkan Fintech Academy di PRABU UNPAD
OVO dan BI Perkuat Literasi Keuangan Digital 10 000 Mahasiswa
Beritasosial.com – OVO dan Bank Indonesia kembali menunjukkan komitmen kuat dalam Perkuat Literasi Keuangan Digital 10 000 mahasiswa baru melalui program Fintech Academy. Kolaborasi strategis ini merupakan bagian dari rangkaian Penerimaan Raya Mahasiswa Baru Universitas Padjadjaran tahun 2026. Program edukasi yang diselenggarakan bersama MoneyFestasi ini menyasar generasi muda untuk memahami pengelolaan keuangan dan keamanan transaksi digital secara lebih mendalam.
Fintech Academy hadir dengan tema “Literasi Digital untuk Generasi Muda, Bijak di Media Sosial dan Bertransaksi di Era Digital”. Program ini dirancang khusus untuk memperluas akses pembelajaran keuangan digital dengan pendekatan yang lebih relevan bagi anak muda. Melalui jangkauan ke berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia, OVO berharap edukasi keuangan dapat tersebar merata ke berbagai wilayah, sehingga Perkuat Literasi Keuangan Digital 10 000 mahasiswa menjadi tujuan yang tercapai.
Statistik dan Tantangan Literasi Keuangan
Edukasi ini menjadi sangat relevan mengingat adanya kesenjangan sebesar 14,05 poin persentase antara tingkat inklusi dan literasi keuangan. Data tersebut berasal dari Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS). Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun pemanfaatan layanan keuangan tinggi, kemampuan memahami manfaat, risiko, dan cara penggunaannya belum sepenuhnya optimal.
Ketimpangan ini semakin krusial di tengah meningkatnya kejahatan digital. Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat lebih dari 572.000 laporan rekening penipuan melalui layanan CekRekening.id dari tahun 2017 hingga 2024. Selain itu, sebanyak lebih dari 13.000 nomor telepon terindikasi penipuan telah diblokir hingga Mei 2026. Kondisi ini menegaskan pentingnya membekali mahasiswa baru yang mulai memasuki fase kehidupan lebih mandiri dengan kemampuan mengelola keuangan dan melindungi diri di ruang digital.
Pembicara dan Pesan Penting
Talk show interaktif ini menghadirkan tiga pembicara utama, yaitu Junanto Herdiawan sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Karaniya Dharmasaputra selaku Presiden Direktur OVO, serta Rista Zwestika sebagai Financial Planner. Acara berlangsung di Lapangan Jati Universitas Padjadjaran, Jatinangor, pada Selasa (11/8).
Mahasiswa baru sedang memasuki fase yang menuntut kemandirian dalam mengelola keuangan dan memanfaatkan layanan digital. Melalui kolaborasi bersama Bank Indonesia, MoneyFestasi dan UNPAD, kami berharap inisiatif Fintech Academy by OVO ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengenali risiko, bertransaksi secara aman, serta membangun kebiasaan finansial yang bertanggung jawab sejak awal perkuliahan hingga memasuki dunia kerja nantinya.
Karaniya Dharmasaputra menekankan bahwa masa awal perkuliahan merupakan momentum penting untuk membangun kebiasaan finansial dan digital yang sehat. Ia menambahkan bahwa mahasiswa perlu dibekali kemampuan sejak dini untuk menghadapi tantangan di era digital.
Di era digital, apa yang kita lakukan di ruang digital, baik melalui media sosial maupun transaksi digital, perlu dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab. Saring sebelum sharing, jaga data pribadi, dan pastikan setiap transaksi dilakukan dengan aman. Kalau ragu, stop dulu, jangan panik, lakukan verifikasi melalui kanal resmi. Generasi muda harus menjadi agen literasi yang cerdas agar manfaat ekosistem digital dapat dirasakan secara optimal dan aman.
Junanto Herdiawan menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem digital yang sehat, aman, dan produktif. Ia mengajak mahasiswa untuk menjadi agen literasi yang cerdas agar manfaat ekosistem digital dapat dirasakan secara optimal dan aman.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Fintech Academy
Apa itu Fintech Academy by OVO? Fintech Academy adalah program edukasi yang diselenggarakan OVO bersama Bank Indonesia untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang keuangan digital dan keamanan transaksi.
Berapa jumlah mahasiswa yang ditargetkan? Program ini menargetkan Perkuat Literasi Keuangan Digital 10 000 mahasiswa baru di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Bagaimana cara mahasiswa mendapatkan informasi lebih lanjut? Mahasiswa dapat mengakses informasi melalui website resmi OVO, Bank Indonesia, atau mengikuti media sosial MoneyFestasi untuk update program selanjutnya.
Apakah program ini hanya untuk mahasiswa UNPAD? Tidak, Fintech Academy juga menyasar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia melalui roadshow yang diselenggarakan secara berkala.
