New Policy: Menebar Kebaikan di Hari Raya, Program TJSL InJourney Airports Sentuh Berbagai Wilayah Indonesia

menebar-kebaikan-di-hari-raya-program-tjsl-injourney-airports-sentuh-berbagai-wilayah-indonesia-eot

New Policy: InJourney Airports Berbagi Kebaikan di Hari Raya

New Policy – Dalam rangkaian kegiatan sosial yang dilaksanakan pada perayaan Idul Adha 2026, InJourney Airports meluncurkan new policy berupa Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang bertujuan menyebarkan kebaikan ke berbagai wilayah Indonesia. Program ini menggelar penyaluran 79 ekor sapi dan 10 ekor kambing kepada masyarakat sekitar bandara, sekaligus menunjukkan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui inisiatif sosial yang rutin dilakukan. Kegiatan ini dilakukan secara bertahap di seluruh lokasi operasional InJourney Airports, yang mencakup wilayah dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia, memperkuat peran bandara sebagai pusat kegiatan pemberdayaan lokal.

Nilai Sosial yang Dibangun Melalui New Policy

“Kegiatan ini diharapkan bisa berdampak langsung pada warga sekitar, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan solidaritas,” ujar Mohammad R. Pahlevi, Direktur Utama InJourney Airports.

New policy yang dijalankan oleh InJourney Airports tidak hanya mengutamakan kegiatan ritual Idul Adha, tetapi juga merangkul konsep kebaikan yang dapat diaplikasikan dalam berbagai aspek kehidupan. Selain memberikan hewan qurban, program ini juga melibatkan kerja sama dengan organisasi lokal untuk memastikan daging yang dihasilkan terdistribusi secara merata. Tujuan utama new policy ini adalah menciptakan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gotong royong dan tanggung jawab sosial, terutama dalam konteks pengembangan nilai-nilai keagamaan yang selaras dengan visi perusahaan.

Pengembangan Program TJSL Sebagai Bagian dari New Policy

Program TJSL yang dijalankan InJourney Airports merupakan bagian dari new policy yang telah diterapkan sejak beberapa tahun terakhir. Direktur Human Capital perusahaan, Adi Nugroho, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar. “Program InJourney Airports Berbagi selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),” katanya. New policy ini juga mengintegrasikan pendekatan berkelanjutan, seperti penggunaan daging qurban untuk pangan sehari-hari masyarakat, serta pengelolaan limbah hewan qurban dalam bentuk bahan kompos atau bahan baku lainnya. Hal ini memberikan contoh nyata bagaimana kebaikan dapat diimplementasikan secara efektif dalam konteks ekonomi dan lingkungan. Dengan new policy, InJourney Airports bertujuan memperluas dampak sosialnya ke berbagai lapisan masyarakat, terutama di daerah-daerah yang kurang mendapat perhatian.

“Idul Adha juga menjadi momen penting untuk menyatukan tali persaudaraan dan terus membangun kesadaran akan tanggung jawab sosial,” tambah Mohammad R. Pahlevi.

Kegiatan new policy tidak hanya menjadi bagian dari program TJSL, tetapi juga menjadi sarana memperkuat citra perusahaan sebagai mitra yang peduli pada kehidupan sosial masyarakat. Dalam hal ini, InJourney Airports berupaya membangun ekosistem kebaikan yang berkelanjutan, dengan memastikan kegiatan qurban tidak hanya berhenti pada distribusi daging, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan jangka panjang melalui pelatihan, pendidikan, atau kegiatan pemberdayaan ekonomi lokal.

Salah satu keunikan new policy ini adalah penyaluran hewan qurban dilakukan secara serentak di 37 bandara yang dikelola InJourney Airports. Bandara-bandara tersebut tersebar di seluruh pelosok Indonesia, mulai dari daerah terpencil hingga kota besar. Hal ini memungkinkan program TJSL mencapai lebih banyak masyarakat, terutama di wilayah yang kurang terjangkau. Dengan new policy, InJourney Airports menunjukkan bahwa peran bandara tidak hanya terbatas pada fasilitas transportasi, tetapi juga sebagai wadah pembangunan sosial dan ekonomi.

Dalam implementasi new policy, InJourney Airports bekerja sama dengan pihak ketiga, seperti organisasi non-profit dan komunitas lokal, untuk memastikan kegiatan berjalan lancar. Selain itu, program ini juga dirancang agar dapat diadopsi oleh pihak lain sebagai model kebaikan yang dapat direplikasi. “New policy ini memberikan peluang bagi mitra lain untuk ikut serta dalam pembangunan sosial,” kata Adi Nugroho. Pengelolaan dana qurban yang dilakukan melalui new policy dirancang transparan dan akuntabel, dengan sistem pemantauan yang ketat untuk memastikan semua dana digunakan seefisien mungkin. Hal ini mengurangi risiko penyimpangan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program TJSL. Dengan pendekatan ini, InJourney Airports berharap mampu menginspirasi perusahaan-perusahaan lain untuk mengadopsi new policy serupa dalam meningkatkan kontribusi sosial.

“Melalui aktivitas seperti ini, kami ingin menunjukkan peran bandara sebagai wadah yang tidak hanya melayani kebutuhan transportasi, tetapi juga mendukung pembangunan sosial di lingkungan sekitar,” jelas Adi Nugroho.

New policy yang diterapkan oleh InJourney Airports juga mencakup inisiatif pendidikan, seperti pelatihan tentang manajemen lingkungan atau pengelolaan sumber daya lokal. Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran keberlanjutan di kalangan masyarakat sekitar. Dengan demikian, new policy tidak hanya sebagai bentuk kebaikan sehari-hari, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam membangun masyarakat yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *