Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital

Merek Lokal Harus Relevan untuk Bertahan di Era Digital
Beritasosial.com – Indonesia Original Brand (IOB) Award 2026 yang diselenggarakan oleh Business Digest dan Swanetwork di Jakarta pada Selasa (21/7) menjadi wadah diskusi penting mengenai strategi penguatan merek lokal. Forum ini mengusung tema “Strengthening Indonesian Local Brands for Domestic and International Competitiveness in the Tough and Challenging Market” yang membahas bagaimana dinamika ekonomi memengaruhi daya saing brand-brand dalam negeri.
BSI Tekankan Pentingnya Relevansi dalam Transformasi Digital
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memandang bahwa relevansi merupakan elemen krusial dalam memperkuat identitas merek. Perubahan pola konsumsi masyarakat serta percepatan transformasi digital menuntut perusahaan untuk terus beradaptasi. Sebagai respons, BSI terus mengembangkan ekosistem digital yang menawarkan layanan keuangan, sosial, dan spiritual sesuai dengan kebutuhan nasabah.
Senior Vice President Marketing Communication BSI, Praka Mulia Agung, menjelaskan bahwa penguatan merek tidak lagi semata-mata bergantung pada kualitas produk atau layanan. Kemampuan perusahaan memahami kebutuhan masyarakat yang terus berkembang menjadi fondasi utama.
Melalui kampanye Langkah Emas Generasi Emas, BSI ingin menjadi sahabat finansial, sahabat sosial, sekaligus sahabat spiritual bagi masyarakat. Fokus kami adalah menghadirkan layanan yang mudah diakses, aman, relevan, dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi nasabah.
Praka menambahkan bahwa pendekatan ini menjadi landasan BSI dalam menghadirkan solusi yang terintegrasi melalui ekosistem digital. Perusahaan juga aktif meningkatkan literasi digital sejak dini, seperti yang terlihat dari edukasi yang diberikan oleh mahasiswa FIKOM UP kepada siswa MTs Al-Islamiyah Bogor.
Merek Lokal Semakin Kuat Membangun Kedekatan Emosional
CEO Business Digest sekaligus Chairman Indonesia Original Brand Award 2026, Handi Irawan, menyampaikan bahwa hasil survei tahun ini menunjukkan tren positif bagi merek lokal. Brand-brand dalam negeri semakin mampu membangun kedekatan emosional dengan konsumen mereka.
Indonesia Original Brand bukan sekadar penghargaan, tetapi juga cerminan bagaimana merek-merek lokal terus meningkatkan daya saingnya. Merek yang mampu bertahan adalah yang relevan dengan kebutuhan konsumen, terus berinovasi, serta memiliki kepercayaan yang kuat di mata masyarakat.
Menurut Handi, kekuatan sebuah merek kini tidak lagi hanya ditentukan oleh harga, tetapi juga kemampuannya memahami kebutuhan konsumen dan terus menghadirkan inovasi. Di tengah pasar yang kompetitif, relevansi menjadi kunci utama untuk membangun kekuatan merek di era digital.
