New Policy: AXA Financial Perkuat Literasi Keuangan dan Program ESG Masyarakat Pesisir
AXA Financial Tingkatkan Literasi Keuangan dan Program ESG di Masyarakat Pesisir
New Policy – Dalam rangka implementasi new policy yang berfokus pada keberlanjutan, PT AXA Financial Indonesia (AFI) mengambil langkah strategis untuk memperkuat kemampuan mengelola keuangan masyarakat pesisir serta mendorong praktik lingkungan yang ramah terhadap Ekonomi Sirkular dan Keberlanjutan (ESG). Inisiatif ini bukan hanya sekadar kegiatan sosial, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun ekosistem ekonomi yang lebih inklusif dan berdampak positif pada kesejahteraan komunitas pesisir. Dengan menggabungkan pendidikan keuangan dan aksi lingkungan, AFI bertujuan menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan hidup di wilayah pesisir.
Komitmen pada ESG: Membangun Keseimbangan Ekonomi dan Lingkungan
Program AFI Berbagi menjadi salah satu bagian utama dari new policy yang diterapkan AFI. Selama periode September 2025 hingga Mei 2026, perusahaan menggandeng komunitas Langit Biru Pertiwi untuk menyukseskan aksi lingkungan berupa pembersihan pantai dan sungai. Kegiatan ini tidak hanya menurunkan jumlah sampah plastik di wilayah pesisir, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya keberlanjutan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendekatan yang holistik, AFI memastikan bahwa new policy tidak hanya berfokus pada ekonomi, tetapi juga pada lingkungan sebagai aset yang harus dilestarikan.
Program Literasi Keuangan: Memberdayakan Keluarga Nelayan
Berikutnya, AFI berupaya meningkatkan literasi keuangan melalui serangkaian pelatihan yang dirancang secara khusus untuk masyarakat pesisir. Dalam new policy ini, sebanyak 90 peserta, termasuk keluarga nelayan di Kepulauan Seribu dan Tangerang, mendapatkan pelatihan mengenai pengelolaan dana keluarga, perencanaan keuangan, serta cara mengenali risiko pinjaman daring. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat pesisir agar lebih mandiri di tengah tantangan perubahan iklim dan ketidakstabilan pasar. Dengan meningkatkan wawasan keuangan, AFI memastikan bahwa komunitas pesisir dapat mengambil keputusan finansial yang lebih bijak dalam era digital.
Langkah Nyata: 151 Relawan Bersihkan Pantai dan Sungai
Dalam aksi lingkungan AFI Berbagi, 151 karyawan relawan perusahaan aktif dalam pembersihan pulau Damar dan Pantai Tanjung Pasir. Hasilnya, lebih dari 946 kilogram sampah berhasil dikumpulkan, terutama plastik sekali pakai dan bahan anorganik yang berasal dari aktivitas sehari-hari. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa new policy AFI tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga menciptakan kesadaran kolektif di kalangan masyarakat pesisir tentang tanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan. AFI berharap langkah-langkah ini dapat menjadi contoh bagi komunitas lain dalam berkontribusi pada program ESG.
Kesehatan Masyarakat: Menjaga Produktivitas dengan Layanan Gratis
Selain upaya ekonomi dan lingkungan, new policy AFI juga mencakup peningkatan kesehatan masyarakat. Sebagai bagian dari program berkelanjutan, AFI mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 82 warga pesisir, bekerja sama dengan Rumah Sakit Mayapada Bogor. Kegiatan ini bertujuan memastikan masyarakat pesisir tetap sehat dan produktif, sehingga dapat terus berkontribusi pada perekonomian lokal. Dengan new policy yang mengintegrasikan tiga aspek utama, yaitu keuangan, lingkungan, dan kesehatan, AFI membangun pendekatan holistik dalam mendorong kesejahteraan komunitas pesisir.
Edukasi Keuangan: Membentuk Masa Depan yang Lebih Kuat
Pelatihan literasi keuangan yang diselenggarakan AFI juga memberikan pelatihan praktis mengenai pengelolaan dana keluarga, manajemen risiko, dan penggunaan teknologi keuangan. Dengan menargetkan 90 warga pesisir, AFI berupaya membangun kemampuan keuangan yang lebih baik, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya secara optimal. New policy ini tidak hanya meningkatkan keterampilan finansial, tetapi juga mengurangi risiko ekonomi yang bisa timbul akibat ketidakpahaman dalam penggunaan dana. Program ini merupakan bagian dari visi AFI untuk menciptakan keberlanjutan finansial yang berkelanjutan.
Kolaborasi dengan Langit Biru Pertiwi: Manfaat Ganda untuk Ekosistem Lokal
Collaboration dengan Langit Biru Pertiwi menjadi elemen kunci dalam keberhasilan new policy AFI. Nadia Mulya, pendiri komunitas tersebut, menilai bahwa inisiatif AFI memberikan manfaat ganda: pertama, menurunkan polusi lingkungan melalui pembersihan sampah, serta kedua, meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat pesisir. Dengan new policy yang melibatkan partisipasi aktif sektor swasta, AFI memastikan bahwa program ESG tidak hanya berfokus pada keuntungan perusahaan, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hasil yang dicapai menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi pendekatan efektif dalam mencapai tujuan keberlanjutan.
Apresiasi dari Masyarakat: Dampak yang Nyata dan Berkelanjutan
Pelatihan literasi keuangan dan aksi lingkungan AFI Berbagi telah menunjukkan dampak nyata di masyarakat pesisir. Banyak peserta pelatihan mengakui bahwa pengetahuan yang diberikan membantu mereka mengelola pendapatan lebih baik, sementara kegiatan pembersihan sampah memberikan perbaikan signifikan dalam kebersihan lingkungan. New policy ini juga menggabungkan komponen kesehatan, yang menjaga produktivitas warga pesisir dalam menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari. Dengan pendekatan yang terpadu, AFI tidak hanya memberikan solusi jangka pendek, tetapi juga mendorong perubahan kearah yang lebih berkelanjutan. Hasil ini menjadi bukti bahwa new policy yang diterapkan oleh AXA Financial Indonesia mampu menciptakan keberlanjutan yang menguntungkan semua pihak terlibat.
