Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal – Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam

jaga-pasokan-bbm-di-sumut-pertamina-tindak-mobil-tangki-nakal-terminal-dan-spbu-siaga-24-jam-atl

Pertamina Jaga Pasokan BBM di Sumut dengan Tindakan Tegas

Beritasosial.com – Dalam upaya menjaga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Sumatera Utara, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk mengambil langkah-langkah pencegahan pelanggaran distribusi. Dengan fokus pada “Jaga Pasokan BBM di Sumut,” perusahaan terus memperkuat pengawasan terhadap mobil tangki yang melakukan kegiatan tak teratur, seperti pengisian berlebihan atau penyimpangan dalam distribusi. Penggunaan sistem pengawasan 24 jam di terminal dan SPBU serta penerapan standar operasional yang ketat menjadi bagian integral dari strategi ini.

Konsistensi dalam Penegakan Disiplin

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa tindakan tegas terhadap pelanggaran distribusi BBM dilakukan sebagai bentuk kepatuhan terhadap protokol keamanan. “Kami tidak mengizinkan adanya kecurangan dalam proses pasokan karena dapat mengganggu stabilitas bahan bakar bagi masyarakat,” kata Kitty. Penegakan disiplin ini melibatkan inspeksi berkala terhadap seluruh armada mobil tangki, termasuk pemantauan data pengisian dan pengiriman BBM.

“Pertamina Patra Niaga terus mengawasi keberangkatan mobil tangki untuk memastikan distribusi BBM di Sumut berjalan optimal. Setiap pelanggaran akan diberi sanksi sesuai aturan agar proses penyuplaiannya tetap terjaga,” ujar Kitty.

Operasional 24 Jam untuk Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat

Untuk memastikan kelancaran pasokan, Pertamina Patra Niaga telah mengaktifkan operasi 24 jam di sejumlah terminal utama, seperti Integrated Terminal Medan Group dan Fuel Terminal Pematang Siantar. “Kami memastikan setiap unit operasional berjalan penuh dan siap melayani permintaan BBM di seluruh wilayah,” jelas Hari Purnomo, Direktur Optimasi Hilir & Distribusi Pertamina Patra Niaga. Dengan peningkatan kapasitas distribusi, pasokan BBM di Medan dan sekitarnya dapat dipastikan stabil bahkan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Pertamina Patra Niaga telah mempercepat normalisasi distribusi BBM di Sumut melalui pengoptimalan operasional terminal dan SPBU. Kami berupaya agar kebutuhan masyarakat terpenuhi secara terus-menerus,” tambah Hari Purnomo.

Distribusi BBM yang terjaga 24 jam juga melibatkan peningkatan jumlah tenaga operasional di setiap titik pengisian. Hal ini memastikan tidak ada hambatan dalam pelayanan, baik untuk kendaraan umum maupun pribadi. Selain itu, perusahaan juga mengupayakan kerja sama dengan instansi terkait, seperti dinas energi dan kepolisian, untuk memperkuat pengawasan.

Peran SPBU dalam Menjaga Ketersediaan BBM

SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) di Medan dan kota-kota lain di Sumut menjadi sentral dalam distribusi BBM. Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh SPBU beroperasi penuh dan terkoordinasi untuk menghindari penumpukan atau kekurangan stok. “Kami juga melakukan pengujian berkala pada alat pengisian BBM agar tidak ada gangguan teknis yang memengaruhi proses,” terang seorang pejabat di divisi operasional.

“Dengan sistem siaga 24 jam, Pertamina Patra Niaga dapat merespons kebutuhan masyarakat secara cepat. SPBU menjadi bagian penting dalam memastikan distribusi BBM tetap terjaga,” ujar sumber yang tidak disebutkan nama.

Ketersediaan BBM yang terjamin juga menjadi aspek utama dalam mendukung ekonomi lokal. Masyarakat Sumut tidak hanya membutuhkan BBM untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga untuk kegiatan produksi, transportasi, dan industri. Dengan menjaga pasokan BBM, Pertamina Patra Niaga berkontribusi pada stabilitas kehidupan ekonomi dan sosial di wilayah tersebut.

Kebijakan Lengkap untuk Penguatan Pasokan BBM

Pertamina Patra Niaga mengambil langkah-langkah penguatan infrastruktur dan logistik sebagai bagian dari upaya “Jaga Pasokan BBM di Sumut.” Di antaranya, perusahaan telah memperbaiki sistem tracking mobil tangki menggunakan teknologi digital, sehingga semua aktivitas distribusi dapat dipantau secara real-time. Tindakan ini membantu mengurangi risiko penyimpangan dan meningkatkan efisiensi operasional.

“Kami juga mendorong penggunaan sistem informasi terpadu agar semua penyuplai BBM dapat beroperasi secara harmonis. Ini adalah langkah nyata untuk menjaga stabilitas pasokan,” jelas seorang pejabat Pertamina.

Selain itu, perusahaan melibatkan masyarakat dalam proses pengawasan melalui program pelatihan dan sosialisasi. Masyarakat yang terlibat diharapkan dapat menjadi mitra dalam menjaga keandalan distribusi BBM. “Kemitraan ini menjadi strategi untuk mewujudkan transparansi dan kepercayaan bersama,” tambah sumber yang sama.

Dengan kebijakan komprehensif dan langkah nyata, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam menjaga pasokan BBM di Sumut. Upaya ini tidak hanya menjamin kebutuhan bahan bakar masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan industri yang bergantung pada BBM. Jaga Pasokan BBM di Sumut menjadi prioritas utama, dan perusahaan terus berupaya memperkuat kemampuan operasionalnya untuk menghadapi tantangan yang mungkin muncul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *