Hasilkan Riset Berkelanjutan – Kayla Raih Pendanaan Global Youth Action Fund

hasilkan-riset-berkelanjutan-kayla-raih-pendanaan-global-youth-action-fund-qnk

Kayla Sukses Dapatkan Dana Global Youth Action Fund Berkat Riset Ramah Lingkungan

Hasilkan Riset Berkelanjutan – JAKARTA – Seorang siswi berprestasi dari Indonesia kini menjadi peraih dana riset Global Youth Action Fund Grant sebesar USD2.500. Kemajuan ini dicapai melalui inovasi perban berbasis selulosa yang ramah lingkungan. Capaian Kayla menunjukkan kemampuan SDM muda nasional dalam riset global, terutama dengan 90% lulusan BINUS SCHOOL Simprug Angkatan 2026 yang sukses diterima oleh perguruan tinggi ternama di dunia.

Kayla menyatakan, ia berfokus pada kompetisi akademis, tetapi peluang ini membuka wawasan di bidang lain seperti klub menyanyi atau tarian tradisional. “Sejak usia dini hingga SMA, saya didorong untuk berkembang secara menyeluruh,” katanya, dikutip pada Minggu (31/5/2026).

“Saya lebih banyak fokus pada kompetisi akademis, tetapi di sini saya juga dapat mengeksplor lebih banyak bidang disiplin lain di luar akademis, seperti Singing Club atau tarian tradisional. Selama 15 tahun dari TK, SD, SMP, hingga SMA, saya didorong untuk berkembang secara holistik,” ungkap Kayla, siswi peraih dana hibah internasional tersebut.

Campus League 2026 Regional Jakarta: UPH dan Binus Kompak Melaju ke Final

Kayla menghabiskan masa sekolahnya dengan fokus pada pengembangan riset ilmiah berdampak global. Hasil penelitiannya, berjudul “Chitosan-Guar Gum Coated SCOBY Bacterial Cellulose As A Potential Material For Sustainable Wound Dressing”, kini dipublikasikan di International Journal of Environmental Sciences setelah dipresentasikan dalam konferensi internasional di The NorthCap University, India.

Komitmen pada inovasi hijau ini menjadi kunci bagi Kayla meraih pendanaan khusus proyek kepemudaan yang berdampak nyata. Di luar riset, prestasinya di bidang kepemimpinan terus berkembang, termasuk perannya sebagai Presiden OSIS dan Deputy Secretary-General Model United Nations. Ia juga meraih medali emas dan perak dari World Scholar’s Cup.

Nama Kayla sering muncul di papan peringkat kompetisi matematika internasional, seperti World Mathematics Invitational. Selain itu, ia juga mendapatkan predikat Distinction pada ICAS Science.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *