10 Saham Ini Merugi dalam Sepekan – Siapa Paling Boncos?
10 Saham Ini Merugi dalam Sepekan, Siapa Paling Boncos?
10 Saham Ini Merugi dalam Sepekan – JAKARTA – Durasi perdagangan pendek minggu ini, 11-13 Mei 2026, mencatatkan sepuluh emiten dengan penurunan nilai terbesar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan 3,53% selama periode tersebut. Sementara itu, kapitalisasi pasar menyusut 4,68% menjadi Rp11.825 triliun. Aktivitas transaksi harian juga menunjukkan penyesuaian, dengan rata-rata nilai transaksi turun 18,78% ke Rp18,82 triliun.
Rata-rata volume transaksi harian berubah 22,01% menjadi 35,76 miliar lembar saham. Frekuensi transaksi tercatat menurun 0,56% ke 2,53 juta kali. Aksi investor asing mencatatkan jual bersih Rp1,531 triliun pada hari Rabu, 13 Mei, sehingga total penjualan asing tahun ini mencapai Rp40,823 triliun.
Terjungkalnya IHSG dan Kondisi Pasar
IHSG mengalami penurunan signifikan selama periode 11-13 Mei 2026, dengan koreksi 3,53%. Penurunan indeks ini beriringan dengan tekanan jual yang melanda berbagai sektor emiten. Kapitalisasi pasar turun tajam ke Rp11.825 triliun, sementara transaksi harian menurun 18,78%.
“Investor asing terus melakukan aksi jual bersih, yang berdampak pada penurunan nilai pasar secara keseluruhan,” tulis sumber data.
Penghuni Top 10 Losers
Daftar saham terbesar yang merugi selama satu pekan meliputi:
1. PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) turun 37,54% ke Rp2.180, setelah harga sebelumnya mencapai Rp3.490.
2. PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO) melemah 24,15% menjadi Rp3.140 dari Rp600.
3. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) tergelincir 24,11% ke Rp850.
4. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menyusut 21,95% ke Rp3.200.
5. PT Chandra Asri Pasific Tbk (TPIA) tertekan 21,82% ke Rp4.300.
6. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) terkoreksi 20,99% menjadi Rp1.035.
7. PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA) melemah 20,38% ke Rp418.
8. PT Tunas Alfin Tbk (TALF) turun 19,66% ke Rp715.
9. PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) mengalami penurunan 19,22% ke Rp412.
10. PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) menyusut 19% ke Rp486, setelah sebelumnya berada di Rp600.
