Prodi Biologi UNJ Ajarkan Biosekuriti pada Peternak Domba dan Petani Linggajati, Termasuk Manfaatkan Drone
Prodi Biologi UNJ Ajarkan Biosekuriti untuk Peternak Domba
Beritasosial.com – Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menunjukkan komitmen tinggi dalam pengabdian masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Linggajati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, pada tanggal 31 Juli 2026. Acara yang dihadiri oleh kurang lebih 120 warga setempat ini bertujuan memberikan edukasi komprehensif mengenai penerapan biosekuriti kepada para petani dan peternak domba di wilayah tersebut. Dengan pendekatan yang inovatif, kegiatan ini tidak hanya fokus pada aspek kesehatan hewan, tetapi juga kesejahteraan manusia yang terlibat dalam sektor peternakan.
Integrasi Teknologi Drone dalam Pelatihan Biosekuriti
Salah satu keunikan dari program ini adalah penggunaan drone komersial sebagai alat bantu dalam penyampaian materi. Tim pengabdi yang diketuai oleh Dr. drh. Atin Supiyani, M.Si., bersama Mohamad Isnin Noer, M.Si., dan Rizky Priambodo, M.Si., menyusun tiga topik bahasan yang saling berkaitan. Menurut penjelasan Dr. Atin, inisiatif ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya poin ketiga yang membahas tentang Pekerjaan Layak dan Kehidupan Sehat. Penggunaan drone ini memungkinkan penyampaian informasi secara visual dan interaktif, sehingga materi lebih mudah dipahami oleh peserta yang berasal dari berbagai latar belakang pendidikan.
Kegiatan ini menekankan pentingnya sistem biosekuriti yang berdampak nyata serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi secara tepat guna. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan kandang yang sehat bagi ternak domba sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak. Dr. Atin Supiyani menegaskan bahwa kesehatan hewan dan manusia merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Pendekatan one health ini menjadi fondasi utama dalam setiap kegiatan edukasi yang diselenggarakan oleh Prodi Biologi UNJ Ajarkan Biosekuriti.
“Kesehatan ternak dan kesehatan peternak adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan (one health). Jika lingkungan kandang bersih dan bebas dari bibit penyakit, maka kualitas hidup peternak juga akan meningkat,” ujar Atin.
Sebagai solusi yang praktis dan ekonomis, tim memperkenalkan inovasi pembuatan desinfektan kandang serta sabun cuci tangan alami. Bahan-bahan utamanya berasal dari ekstrak sereh dan daun sirih yang telah terbukti secara ilmiah memiliki sifat multi-fungsi. Kandungan aktif dalam kedua bahan tersebut berfungsi sebagai antibakteri dan antiparasit, sekaligus aman bagi lingkungan karena tidak meninggalkan residu kimia berbahaya pada ternak maupun peternak. Metode ini tidak hanya efektif dalam mencegah penyebaran penyakit, tetapi juga ramah terhadap ekosistem lokal di sekitar area peternakan.
Pelatihan ini juga mencakup demonstrasi langsung cara penggunaan drone untuk pemantauan kondisi kandang dan distribusi informasi kesehatan hewan. Peserta diajak untuk memahami bagaimana teknologi modern dapat diintegrasikan dengan praktik tradisional dalam peternakan. Hal ini sejalan dengan visi Prodi Biologi UNJ Ajarkan Biosekuriti untuk menciptakan sinergi antara ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat lokal. Dengan demikian, peternak tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan sehari-hari.
Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi program pengabdian masyarakat lainnya di wilayah Jawa Barat. Prodi Biologi UNJ Ajarkan Biosekuriti berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan program agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga penelitian, akan terus diperkuat untuk memastikan keberhasilan program ini.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Pelatihan Biosekuriti
Apa itu biosekuriti dan mengapa penting bagi peternak domba? Biosekuriti adalah serangkaian tindakan untuk mencegah masuknya dan menyebarnya penyakit pada hewan ternak. Bagi peternak domba, ini sangat penting karena dapat mengurangi risiko wabah penyakit yang dapat merugikan secara ekonomi.
Bagaimana drone digunakan dalam pelatihan biosekuriti? Drone digunakan sebagai alat bantu visual untuk penyampaian materi dan pemantauan kondisi kandang. Teknologi ini memungkinkan penyampaian informasi secara lebih interaktif dan efisien.
Apa saja bahan alami yang digunakan untuk desinfektan kandang? Desinfektan kandang yang diperkenalkan dalam pelatihan ini menggunakan ekstrak sereh dan daun sirih sebagai bahan utama. Kedua bahan ini memiliki sifat antibakteri dan antiparasit yang terbukti secara ilmiah.
Kapan dan di mana kegiatan ini dilaksanakan? Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2026 di Desa Linggajati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dengan dihadiri oleh kurang lebih 120 warga setempat.
Siapa saja tim pengabdi dari Prodi Biologi UNJ? Tim pengabdi diketuai oleh Dr. drh. Atin Supiyani, M.Si., bersama Mohamad Isnin Noer, M.Si., dan Rizky Priambodo, M.Si. dari Program Studi Biologi, FMIPA UNJ.
