Visit Agenda: Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia: Sentul City Tanam 3.850 Pohon di Cluster Venesia
Visit Agenda – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City mengadakan acara penanaman pohon yang melibatkan warga sekitar serta berbagai elemen masyarakat di Cluster Venesia, Desa Sumur Batu, Kecamatan Babakan Madang, pada Jumat, 5 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari Visit Agenda perusahaan dalam mendorong keberlanjutan lingkungan dan keseimbangan antara pembangunan kota dengan perlindungan alam. Dengan menanam sekitar 3.850 pohon, Sentul City menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga kualitas hidup dan lingkungan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Kolaborasi untuk Membangun Ruang Hijau
Visit Agenda ini tidak hanya menunjukkan upaya Sentul City secara mandiri, tetapi juga merupakan hasil kerja sama yang erat antara perusahaan dengan pihak-pihak terkait. Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemerintah Kecamatan Babakan Madang, Pemerintah Desa Sumur Batu, Karang Taruna, Pramuka, serta masyarakat setempat turut serta mengambil bagian aktif dalam proses penanaman. Dengan Visit Agenda yang terpadu, acara ini menciptakan suasana kolaboratif yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat langsung dalam memperkaya ekosistem setempat.
Menanam pohon bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga merupakan bentuk perayaan dan kesadaran bersama terhadap pentingnya kehidupan alam. Dengan Visit Agenda ini, Sentul City ingin mengingatkan masyarakat bahwa lingkungan hijau adalah bagian dari pengembangan kota yang sehat dan berkelanjutan. Proses penanaman dimulai dengan pembagian area yang dikoordinasikan, serta persiapan alat dan bahan tanam yang memadai. Setiap pohon yang ditanam menjadi simbol komitmen untuk menjaga keberlanjutan ekosistem.
Pohon-Pohon yang Beragam dan Berkelanjutan
Dalam Visit Agenda hari lingkungan hidup sedunia, Sentul City menanam berbagai jenis pohon yang cocok dengan kondisi lingkungan setempat. Pilihan spesies pohon dilakukan secara matang, mengacu pada kebutuhan ekosistem serta estetika lingkungan. Pohon-pohon ini akan membantu menyerap karbon, meningkatkan kualitas udara, serta menjadi tempat perlindungan bagi satwa liar. Selain itu, penanaman dilakukan secara bertahap selama tahun 2026 untuk memastikan pertumbuhan yang optimal.
“Kami percaya bahwa lingkungan hijau adalah aset penting yang harus dilestarikan bersama. Visit Agenda penanaman pohon ini adalah salah satu langkah nyata dalam membangun keberlanjutan lingkungan,” kata Aji Irfan Maulana, Direktur Operasional PT Sukaputra Graha Cemerlang (SGC), Sabtu (6/6/2026).
Dengan Visit Agenda yang berkelanjutan, Sentul City juga menyiapkan program pengelolaan pohon pasca-tanam. Hal ini mencakup perawatan rutin, pemantauan pertumbuhan, serta edukasi masyarakat tentang manfaat tanaman. Selain itu, acara ini diharapkan menjadi contoh bagus bagi perusahaan-perusahaan lain dalam mengintegrasikan kegiatan lingkungan dalam Visit Agenda pengembangan mereka. Kesadaran akan pentingnya lingkungan bukan hanya menjadi slogan, tetapi juga tindakan nyata yang terus berlanjut.
Keberlanjutan sebagai Prioritas Utama
Perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Sentul City tidak hanya tentang jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga tentang kesadaran terhadap keberlanjutan. Visit Agenda penanaman pohon ini menjadi bagian dari rencana jangka panjang perusahaan untuk menciptakan kawasan yang asri, sejuk, dan ramah lingkungan. Dengan 3.850 pohon yang ditanam, Sentul City ingin menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga. Kebijakan ini sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan yang dianut oleh pihak-pihak terkait.
Kegiatan yang diadakan di Cluster Venesia juga menjadi momen penting untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya lingkungan. Melalui Visit Agenda ini, Sentul City berharap masyarakat lebih antusias dalam ikut serta menjaga kehijauan. Pohon-pohon yang tumbuh di sini akan menjadi warisan yang berharga bagi generasi mendatang, karena setiap batang pohon adalah bagian dari ekosistem yang sehat. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan keterlibatan warga dalam menjaga lingkungan sekitar.
