New Policy: Gencar Konsolidasi, Marselinus Minta Kader Perindo Palu Aktif Dampingi UMKM dan Peternak

gencar-konsolidasi-marselinus-minta-kader-perindo-palu-aktif-dampingi-umkm-dan-peternak-hrq

New Policy: Gencar Konsolidasi, Marselinus Minta Kader Perindo Palu Aktif Dampingi UMKM dan Peternak

Beritasosial.com – Dalam rangka mendorong keterlibatan partai di tengah masyarakat, Partai Perindo Kota Palu meluncurkan New Policy yang fokus pada penguatan struktur organisasi serta peran kader dalam mendukung sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta peternakan. New Policy ini diperkenalkan oleh Ketua DPD Partai Perindo Kota Palu, Marselinus, setelah melakukan konsolidasi di delapan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt). Tujuan utama dari New Policy adalah memastikan kader partai menjadi penghubung efektif antara warga dengan berbagai program pemberdayaan yang dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Konsolidasi sebagai Pilar New Policy

“Kami telah menyelesaikan proses konsolidasi di semua tingkatan kepengurusan, sehingga struktur Partai Perindo Kota Palu sekarang lebih kuat dan siap menghadapi verifikasi ke depan,” jelas Marselinus, Jumat (17/7/2026).

Dalam New Policy ini, konsolidasi organisasi menjadi fondasi penting untuk membangun kehadiran partai yang lebih kuat. Marselinus menegaskan bahwa dengan memperkuat jaringan kepengurusan, Partai Perindo dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengembangkan UMKM dan sektor peternakan. New Policy juga menekankan pentingnya keberlanjutan program, sehingga kader partai tidak hanya aktif saat menjelang pemilu, tetapi terus hadir dalam setiap kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Struktur organisasi yang telah lengkap, terdiri dari delapan DPC dan 46 DPRt, menjadi modal untuk memastikan implementasi New Policy berjalan optimal. Konsolidasi yang dilakukan secara bertahap, mulai dari Kecamatan Palu Selatan hingga Kecamatan Tawaeli, bertujuan mengintegrasikan partai dengan kebutuhan lokal. Marselinus menambahkan bahwa New Policy ini mencakup pembentukan tim khusus yang fokus pada pendampingan UMKM dan peternakan, serta pengembangan kebijakan partai yang lebih responsif terhadap dinamika ekonomi masyarakat.

Meningkatkan Partisipasi Masyarakat melalui New Policy

“Dengan New Policy, kami ingin memastikan bahwa setiap kader Perindo Palu menjadi bagian dari perubahan yang berkelanjutan. Program pemerintah seperti KUBE dan bantuan UMKM perlu disinkronkan dengan langkah partai agar manfaatnya lebih maksimal,” ujarnya.

Marselinus menekankan bahwa New Policy tidak hanya tentang penguatan struktur, tetapi juga mengenai cara partai berinteraksi dengan masyarakat. Ia menyebut bahwa keberhasilan program pemberdayaan bergantung pada keaktifan kader di lapangan. “Kader harus hadir secara konsisten, bukan hanya saat pemilu tiba, tetapi di tengah setiap tantangan ekonomi warga,” imbuh Marselinus. New Policy ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat lokal, termasuk pelaku UMKM dan peternak, yang sering kali kesulitan mengakses informasi atau dukungan pemerintah.

Salah satu inisiatif utama dalam New Policy adalah pelatihan dan konsultasi bagi pelaku UMKM serta peternak. Marselinus menjelaskan bahwa partai akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk menyediakan pelatihan teknis, akses ke modal, serta fasilitasi pemasaran produk. “Dengan New Policy, kami berharap mampu mengurangi kesenjangan antara pemerintah dan masyarakat, terutama di sektor ekonomi,” tambahnya. Program ini akan diterapkan secara bertahap, dengan target kegiatan pemberdayaan mencakup minimal 100 pelaku UMKM dan 50 peternak di setiap kecamatan.

Pelaku UMKM dan Peternak: Fokus Utama New Policy

“Program seperti bantuan UMKM dan pengembangan peternakan perlu didukung oleh kebijakan partai yang konkret. New Policy akan menjadi pedoman untuk memastikan partai Perindo Palu hadir secara nyata dalam kehidupan ekonomi warga,” terang Marselinus.

Dalam New Policy ini, Marselinus menekankan bahwa Partai Perindo Kota Palu berkomitmen untuk memberikan ruang dan peluang kepada pelaku UMKM serta peternak. Ia menyebut bahwa keberhasilan konsolidasi organisasi akan terlihat dari kemampuan partai dalam menjawab tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat. “Kita harus menjadi mitra yang aktif, bukan hanya penyampai kebijakan,” jelas Marselinus.

UMKM dan peternakan menjadi sektor strategis dalam New Policy, karena keduanya merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Marselinus menjelaskan bahwa Partai Perindo akan bekerja sama dengan kementerian terkait untuk menyediakan bantuan teknis, seperti pelatihan pengelolaan usaha, akses pasar, dan pengembangan produk unggulan. “Selain itu, New Policy juga mencakup pemantauan kebijakan daerah untuk memastikan program pemberdayaan terus berjalan sesuai kebutuhan masyarakat,” tambahnya. Dengan pendekatan ini, partai diharapkan mampu meningkatkan kualitas kehidupan ekonomi warga dan membangun kepercayaan yang lebih kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *