Mahasiswa Tewas Tertabrak KRL di Ciputat Usai Bikin Konten Tugas Kuliah
Mahasiswa Tewas Tertabrak KRL di Ciputat Saat Membuat Konten Tugas Kuliah
Beritasosial.com – Mahasiswa Tewas Tertabrak KRL di Ciputat menjadi peristiwa duka yang terjadi di wilayah Tangerang Selatan. Seorang mahasiswa berinisial MF (23) meninggal dunia setelah tertabrak KRL Commuter Line saat berada di sekitar jalur kereta. Berdasarkan keterangan kepolisian, korban ketika itu sedang membuat konten untuk kebutuhan tugas kuliah.
Kejadian tersebut ditangani Polsek Ciputat Timur setelah laporan diterima melalui layanan Hotline Polsek Ciputat Timur. Informasi awal mengenai insiden ini masuk pada Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 18.31 WIB.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq membenarkan laporan mengenai kecelakaan tersebut. Polisi kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal, mengumpulkan keterangan, serta memastikan proses pemeriksaan berjalan sesuai prosedur.
“Iya benar. Tadi dilaporkan di layanan Call Centre 110. Laporan masuk jam 18.31 WIB di layanan Hotline Polsek Ciputat Timur,” ujar Bambang saat dihubungi, Kamis (8/10/2026).
Korban Disebut Sedang Menjalankan Tugas Akademik
Informasi mengenai aktivitas korban diperoleh dari saksi yang diketahui merupakan rekan kuliah MF. Saat berada di dekat lintasan rel, korban disebut tengah melakukan pembuatan konten yang berkaitan dengan tugas kampusnya.
Dalam kondisi tersebut, MF diduga tidak melihat kereta yang sedang melintas. KRL kemudian menabrak korban hingga menyebabkan mahasiswa berusia 23 tahun itu meninggal dunia. Polisi masih menangani kejadian ini berdasarkan keterangan saksi dan barang yang diamankan di lokasi.
“Berdasarkan keterangan saksi yang kebetulan adalah temen kuliah korban, saat itu korban sedang melakukan kegiatan tugas kuliah. Membuat konten. Saat itu yang bersangkutan tidak melihat kalau ada kereta melintas, sampai akhirnya terjadi peristiwa tersebut,” tuturnya.
Peristiwa Mahasiswa Tewas Tertabrak KRL di Ciputat ini menjadi pengingat bahwa area rel aktif memiliki risiko tinggi. Jalur kereta bukan lokasi untuk beraktivitas, mengambil gambar, atau membuat video karena kereta dapat melintas sewaktu-waktu dan membutuhkan jarak aman yang memadai.
Aktivitas produksi konten sering kali menuntut konsentrasi pada kamera, pencahayaan, naskah, atau pengarahan adegan. Fokus tersebut dapat membuat seseorang kurang menyadari kondisi di sekitarnya. Karena itu, setiap kegiatan dokumentasi perlu direncanakan dengan mempertimbangkan keselamatan seluruh pihak yang terlibat.
Polisi Amankan Ponsel dan Kamera Digital
Untuk kepentingan penanganan kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang milik korban. Barang yang diamankan meliputi telepon genggam dan kamera digital yang diduga berkaitan dengan kegiatan pembuatan konten tugas kuliah tersebut.
Pengamanan perangkat tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan untuk melengkapi informasi mengenai peristiwa yang terjadi. Keterangan saksi, kondisi lokasi, serta barang yang ditemukan akan digunakan dalam proses penanganan oleh kepolisian.
Setelah insiden, jenazah MF dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati. Di rumah sakit tersebut, jenazah menjalani pemeriksaan dan pemulasaran. Keluarga korban juga telah berada di kamar jenazah untuk mendampingi proses tersebut.
“Saat ini jenazah sudah dibawa ke RS Fatmawati untuk dilakukan pemeriksaan dan pemulasaran. Keluarga sudah mendampingi di kamar jenazah. Kami mengucapkan turut berbelasungkawa kepada keluarga atas peristiwa yang menimpa korban,” pungkasnya.
Keselamatan Harus Menjadi Prioritas Saat Membuat Konten
Kasus Mahasiswa Tewas Tertabrak KRL di Ciputat memperlihatkan pentingnya memilih lokasi yang aman untuk tugas visual maupun produksi konten. Lokasi dengan lalu lintas kendaraan, rel aktif, proyek konstruksi, perairan, atau area terbatas perlu dihindari jika tidak memiliki pengamanan yang memadai.
Sebelum pengambilan gambar dimulai, pelajar dan mahasiswa sebaiknya melakukan pengecekan lokasi. Pastikan tempat tersebut tidak berada di zona berbahaya, tidak mengganggu kepentingan umum, serta dapat digunakan tanpa melanggar aturan yang berlaku. Lokasi alternatif yang aman tetap dapat mendukung kebutuhan visual sebuah tugas.
Rekan satu tim juga perlu saling mengingatkan selama kegiatan berlangsung. Penunjukan seseorang untuk memantau situasi sekitar dapat membantu menjaga fokus keselamatan, terutama ketika anggota tim lain sedang mengoperasikan kamera atau terlibat dalam adegan yang direkam.
Selain menentukan titik pengambilan gambar yang aman, kegiatan juga perlu dihentikan apabila kondisi lokasi berubah dan berisiko. Tidak ada kebutuhan tugas atau konten yang sebanding dengan keselamatan jiwa. Tragedi ini meninggalkan duka bagi keluarga, teman, serta lingkungan akademik korban.
FAQ Mahasiswa Tewas Tertabrak KRL di Ciputat
Apa yang sedang dilakukan korban saat kejadian?
Berdasarkan keterangan saksi kepada polisi, MF sedang membuat konten untuk tugas kuliah bersama kegiatan akademiknya.
Kapan laporan kejadian diterima polisi?
Polsek Ciputat Timur menerima laporan melalui layanan Hotline Polsek Ciputat Timur pada Kamis (8/10/2026) pukul 18.31 WIB.
Barang apa yang diamankan kepolisian?
Polisi mengamankan telepon genggam dan kamera digital milik korban untuk melengkapi proses penanganan kejadian.
Ke mana jenazah korban dibawa?
Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk pemeriksaan dan pemulasaran, dengan keluarga telah mendampingi di kamar jenazah.
