LRT Jabodebek Sempat Mati di Cikunir Akibat Gangguan Pasokan Listrik Third Rail

lrt-jabodebek-sempat-mati-di-cikunir-akibat-gangguan-pasokan-listrik-third-rail-pwe

LRT Jabodebek Sempat Mati di Cikunir Akibat Gangguan Listrik

Beritasosial.com – LRT Jabodebek Sempat Mati di Cikunir pada Senin, 21 September 2026, akibat gangguan pasokan listrik traksi di lintasan Cikunir 2-Jatimulya. Kendala yang terjadi pada jam sibuk pagi tersebut sempat memengaruhi sejumlah perjalanan kereta, sebelum layanan kembali dinormalisasi beberapa menit kemudian.

Gangguan mulai teridentifikasi pada pukul 07.23 WIB. Sumber masalah berada pada pasokan listrik di traction power sub station atau TPSS Stasiun LRT Jabodebek Cikunir 1. Kondisi ini menyebabkan aliran daya ke sistem third rail terhenti sementara.

Third rail merupakan bagian penting dalam operasional kereta karena berfungsi menyalurkan listrik traksi ke rangkaian. Saat pasokan daya terganggu, kereta tidak dapat memperoleh tenaga listrik sebagaimana diperlukan untuk melanjutkan perjalanan. Karena itu, gangguan kelistrikan di area Cikunir 1 turut berdampak pada perjalanan yang melintasi petak jalan Cikunir 2-Jatimulya.

Pasokan Cadangan dari Bekasi Barat

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa gangguan pada TPSS Cikunir 1 membuat pasokan listrik traksi kepada sarana kereta ikut terhenti. Tim operasional kemudian melakukan penanganan dengan mengaktifkan sumber daya cadangan dari TPSS di Stasiun Bekasi Barat.

“Kondisi tersebut menyebabkan pasokan listrik traksi kepada sarana kereta turut terhenti sehingga berdampak pada sejumlah perjalanan,” ucap Radhitya dalam keterangannya, Senin (21/9/2026).

Langkah tersebut memungkinkan pemulihan pasokan listrik third rail dilakukan dalam waktu singkat. Aliran listrik kembali berfungsi pada pukul 07.26 WIB, atau sekitar tiga menit setelah gangguan pertama kali terjadi. Setelah daya traksi tersedia kembali, pengaturan perjalanan dilakukan secara bertahap untuk memastikan layanan dapat berjalan normal.

LRT Jabodebek Sempat Mati di Cikunir memang menjadi perhatian pengguna pada pagi hari karena waktu kejadian berdekatan dengan aktivitas menuju kantor, sekolah, dan berbagai agenda lainnya. Meski begitu, pemulihan yang cepat membuat gangguan tidak berlangsung lama.

Sejumlah Perjalanan Terlambat Tiga hingga Delapan Menit

Selama proses pemulihan, sejumlah perjalanan LRT Jabodebek mengalami keterlambatan sekitar tiga hingga delapan menit. Dampak tersebut berkaitan dengan penghentian sementara pasokan listrik traksi serta penyesuaian kembali perjalanan kereta setelah aliran daya pulih.

Operasional kemudian dinormalisasi secara bertahap. Seluruh perjalanan LRT Jabodebek kembali berjalan normal pada pukul 07.29 WIB. Dengan demikian, proses pemulihan layanan selesai sekitar enam menit sejak gangguan pasokan listrik pertama kali terjadi.

Bagi pengguna transportasi rel, keterlambatan singkat tetap dapat memengaruhi jadwal perjalanan lanjutan, terutama bagi penumpang yang memiliki waktu perpindahan terbatas ke moda transportasi lain. Informasi kondisi operasional menjadi penting agar pengguna dapat menyesuaikan rencana perjalanan apabila terdapat gangguan pada lintasan.

Pihak LRT Jabodebek menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna atas ketidaknyamanan selama gangguan berlangsung. Setelah pasokan listrik pulih dan pengaturan perjalanan selesai dilakukan, layanan kembali dapat digunakan seperti biasa.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna. Saat ini, seluruh perjalanan LRT Jabodebek telah kembali normal,” kata Radhitya.

Peran Sistem Listrik Traksi dalam Operasional Kereta

Peristiwa LRT Jabodebek Sempat Mati di Cikunir menunjukkan pentingnya keandalan sistem kelistrikan dalam layanan kereta perkotaan. Listrik traksi menjadi sumber tenaga bagi rangkaian, sedangkan third rail berperan sebagai jalur penyaluran daya yang dibutuhkan kereta selama beroperasi di lintasan.

Dalam kejadian ini, ketersediaan sumber pasokan cadangan dari TPSS Stasiun Bekasi Barat membantu mempercepat pemulihan. Setelah listrik third rail kembali berfungsi, perjalanan dapat diatur kembali hingga layanan pulih normal pada pukul 07.29 WIB.

Keandalan dan keselamatan perjalanan menjadi bagian penting dalam pengoperasian LRT Jabodebek. Saat gangguan terjadi, penanganan kelistrikan dan normalisasi jadwal perlu dilakukan secara terukur agar layanan dapat kembali berjalan dengan aman bagi pengguna.

KAI menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan serta keselamatan perjalanan LRT Jabodebek. Gangguan yang terjadi di lintasan Cikunir telah ditangani melalui pemulihan pasokan listrik dan pengaturan operasional, sehingga pengguna dapat kembali melanjutkan perjalanan setelah layanan dinyatakan normal.

FAQ Gangguan LRT Jabodebek di Cikunir

Apa penyebab LRT Jabodebek sempat mati di Cikunir?

Gangguan terjadi akibat masalah pasokan listrik traksi pada TPSS Stasiun LRT Jabodebek Cikunir 1. Kondisi tersebut membuat aliran listrik pada sistem third rail terhenti sementara dan berdampak pada sejumlah perjalanan.

Berapa lama gangguan listrik berlangsung?

Gangguan teridentifikasi pada pukul 07.23 WIB. Pasokan listrik third rail kembali berfungsi pada pukul 07.26 WIB, sementara seluruh perjalanan LRT Jabodebek kembali normal pada pukul 07.29 WIB.

Apakah ada dampak bagi jadwal perjalanan penumpang?

Ya, sejumlah perjalanan mengalami keterlambatan sekitar tiga hingga delapan menit selama proses pemulihan pasokan listrik dan normalisasi operasional berlangsung.

Apakah layanan LRT Jabodebek sudah kembali normal?

Ya. Setelah penanganan dilakukan dan pasokan listrik pulih, seluruh perjalanan LRT Jabodebek telah kembali berjalan normal pada pukul 07.29 WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *