KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar, KPK-PN: Percayakan Investigasi kepada KNKT
KPK-PN Serukan Kepercayaan Penuh pada KNKT Pasca Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2
Beritasosial.com – Koordinator Komunitas Pengguna Kapal Penyeberangan Nusantara (KPK-PN), Maruly Hendra Utama, menyampaikan tanggapan resmi terkait peristiwa kebakaran yang melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa 2. Insiden tragis tersebut terjadi di perairan utara Pulau Madura, Jawa Timur, pada hari Minggu tanggal 2 Agustus 2026. Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena menimpa salah satu kapal penyeberangan yang beroperasi di rute penting antara Surabaya dan Makassar.
Maruly menekankan pentingnya memberikan kesempatan kepada otoritas terkait untuk menyelidiki akar masalah secara komprehensif. Ia berharap berbagai pihak bersedia menanti hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) serta rekomendasi yang akan disampaikan kepada semua elemen yang berkepentingan. Kepercayaan penuh kepada proses investigasi menjadi kunci untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
Respons Komunitas dan Data Korban
Sebagai perwakilan pengguna kapal penyeberangan, Maruly mengungkapkan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa KMP Mutiara Sentosa 2 pada rute pelayaran Surabaya-Makassar. Ia mengajak masyarakat untuk tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kejadian sebelum hasil investigasi resmi keluar. Dari total 250 penumpang yang berada di kapal, tercatat 238 orang sebagai korban. Dari jumlah tersebut, 233 orang berhasil selamat sementara lima orang lainnya meninggal dunia. Penanganan pasca-kebakaran dan langkah-langkah lanjutan dari Kementerian Perhubungan terus berjalan dengan fokus utama pada perlindungan korban.
“Kita sebagai masyarakat diharapkan untuk memberikan ruang dan waktu kepada otoritas yang berwenang dalam hal ini KNKT agar bisa lakukan investigasi kejadian musibah yang ada dan rekomendasi resmi agar kejadian tidak berulang dimasa depan,” kata Maruly pada Minggu (9/8/2026).
Audit Keselamatan dan Kerangka Hukum
Berdasarkan informasi yang diterima KPK-PN, Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Kementerian Perhubungan, Muhammad Masyhud, telah mengumumkan pelaksanaan audit menyeluruh terhadap sistem manajemen keselamatan PT Atosim Lampung Pelayaran. Perusahaan ini merupakan operator resmi KMP Mutiara Sentosa II yang terbakar di perairan utara Madura/Sumenep. Audit ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua prosedur keselamatan telah berjalan sesuai standar yang berlaku.
KPK-PN menyatakan keyakinan penuh bahwa KNKT melakukan investigasi secara cermat berdasarkan peraturan dan rujukan yang berlaku. Maruly menjelaskan bahwa KNKT bekerja sesuai dengan kerangka hukum yang melingkupinya:
“Maka kita selaku masyarakat harus percayakan kepada otoritas KNKT untuk bisa bekerja dengan baik. KNKT bekerja sesuai dengan peraturan yang melingkupinya yakni Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, Peraturan Pemerintah Nomor 62 Tahun 2013 tentang Investigasi Kecelakaan Transportasi, Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2012 tentang Komite Nasional Keselamatan Transportasi. Mari kita berikan ruang dan waktu kepada KNKT,” tuturnya.
Fokus pada Korban dan Pemulihan
KPK-PN juga menyampaikan harapan kepada pemilik kapal serta otoritas terkait agar dapat berkonsentrasi penuh pada tiga aspek utama: penyelamatan, pemulihan, dan konsolidasi data kerugian bagi para korban. Pihak-pihak terkait diharapkan selalu menempatkan kepentingan korban sebagai prioritas utama dalam setiap langkah yang diambil. Maruly menambahkan bahwa saat ini waktunya untuk fokus pada sinkronisasi pendataan yang diperlukan atas kejadian yang menimpa KMP Mutiara Sentosa 2.
Konsolidasi data, pemulihan kondisi, dan upaya penyelamatan harus berjalan beriringan demi keadilan bagi semua pihak yang terdampak. KPK-PN siap memberikan dukungan penuh kepada pemerintah dalam memastikan bahwa proses investigasi berjalan transparan dan akuntabel. Masyarakat diharapkan tetap mengikuti perkembangan terbaru melalui saluran informasi resmi yang tersedia.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2
Kapan kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 terjadi? Kebakaran terjadi pada hari Minggu, 2 Agustus 2026, di perairan utara Pulau Madura, Jawa Timur.
Berapa jumlah korban jiwa dalam insiden tersebut? Dari 250 penumpang, 238 orang tercatat sebagai korban. Lima orang meninggal dunia dan 233 orang berhasil selamat.
Siapa yang bertanggung jawab melakukan investigasi? Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) ditugaskan untuk melakukan investigasi menyeluruh sesuai dengan kerangka hukum yang berlaku.
Apakah ada audit keselamatan yang dilakukan? Ya, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud mengumumkan pelaksanaan audit menyeluruh terhadap sistem manajemen keselamatan PT Atosim Lampung Pelayaran sebagai operator kapal.
