Key Strategy: Pimpin Panen Raya di Indramayu, Kapolda Jabar Doakan Anak Presisi
Kapolda Jabar Pimpin Panen Raya dan Berikan Doa untuk Anak Presisi
Key Strategy – Kapolda Jawa Barat (Jabar), Irjen Pol Rudi Setiawan, menjadi pusat perhatian saat memimpin acara Panen Raya Ketahanan Pangan Polri di Kabupaten Indramayu. Acara ini menegaskan Key Strategy Polda Jabar dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat, terutama anak-anak, dalam program PRESISI. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda tidak hanya meninjau hasil panen tetapi juga memberikan dukungan moral dan doa kepada para peserta, termasuk Ulil Albab Presisi, seorang anak yang terlibat dalam inisiatif ini.
Program PRESISI dan Peran Anak-anak dalam Membangun Kebangsaan
Program PRESISI (Polri Presisi) yang diluncurkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertujuan mengedukasi generasi muda untuk menjadi anak yang berbakti, tangguh, dan penuh semangat. Selama acara Panen Raya di Indramayu, Kapolda Jabar menggarisbawahi pentingnya Key Strategy dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap polisi. Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada partisipasi aktif, terutama dari kalangan anak-anak yang dianggap sebagai pilar masa depan.
Momen menarik terjadi saat Ulil Albab Presisi, bocah berusia 3 tahun yang sebelumnya dikenal masyarakat melalui acara Polisi Sahabat Anak di Satlantas Polresta Bogor Kota, hadir langsung. Ulil, yang memiliki nama sesuai program PRESISI, menunjukkan keberanian saat menjawab pertanyaan Kapolda.
“Namanya siapa?” tanya Kapolda.
“Ulil Presisi,” jawab Ulil.
“Berapa usia kamu?” tanya Kapolda.
“3 tahun,” sahut Ulil.
“Kalau besar, kamu ingin jadi apa?” tanya Kapolda.
“Jadi polisi,” balas Ulil.
Kehadiran Ulil menjadi simbol keberhasilan Key Strategy Polda Jabar dalam menyentuh hati anak-anak.
Panen Raya sebagai Simbol Kemitraan dengan Masyarakat
Panen Raya yang diadakan di Indramayu merupakan bagian dari upaya Kapolda Jabar untuk memperkuat kemitraan dengan masyarakat. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh lokal, petani, serta warga sekitar, yang bersama-sama mendukung inisiatif polisi untuk meningkatkan ketersediaan pangan. Key Strategy dalam kegiatan ini menekankan transparansi dan kolaborasi antara institusi kepolisian dengan masyarakat dalam menghadapi tantangan pangan dan sosial.
Sebagai penutup acara, Kapolda Jabar membagikan sambutan singkatnya kepada peserta program PRESISI. “Semoga Ulil Presisi dan anak-anak lain bisa mewujudkan impian mereka, serta menjadi bagian dari masyarakat yang lebih baik,” ujarnya. Ia juga menyoroti bahwa Key Strategy ini tidak hanya berfokus pada kegiatan sehari-hari tetapi juga pada pembentukan karakter generasi muda. “Anak-anak adalah aset bangsa, dan kita harus berikan kesempatan untuk berkembang,” tambah Kapolda.
Acara Panen Raya di Indramayu tidak hanya menjadi sarana memperkenalkan program PRESISI tetapi juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam menjaga ketahanan pangan. Kapolda Jabar menegaskan bahwa Key Strategy ini merupakan langkah strategis untuk menunjukkan peran polisi yang lebih luas di luar penegakan hukum. Dengan melibatkan anak-anak dalam kegiatan sehari-hari, seperti panen dan edukasi, diharapkan muncul perubahan positif dalam pola pikir dan perilaku generasi muda.
Dalam kesempatan ini, Kapolda juga menunjukkan komitmen untuk menjadikan anak-anak sebagai mitra dalam pembangunan daerah. “Mereka adalah harapan masa depan, dan kita harus bersama-sama membimbing mereka menjadi individu yang penuh tanggung jawab,” imbuhnya. Key Strategy yang digunakan dalam program ini menekankan pendekatan yang humanis dan inklusif, dengan melibatkan anak-anak dalam setiap aspek kegiatan sosial dan pendidikan.
Para peserta program PRESISI menunjukkan antusiasme tinggi saat berinteraksi dengan Kapolda Jabar. Mereka tidak hanya berkesempatan berfoto tetapi juga berdiskusi tentang harapan mereka menjadi pahlawan di masa depan. Key Strategy ini menciptakan ruang dialog yang lebih terbuka, serta memperkuat citra polisi sebagai mitra dalam penguatan generasi muda. Dengan langkah-langkah ini, Polda Jabar berharap masyarakat semakin percaya dan mendukung kegiatan-kegiatan kepolisian yang berorientasi pada keberlanjutan dan kesejahteraan bersama.
