KPK Dalami Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Mantan Menhub

kpk-dalami-dugaan-aliran-uang-kasus-djka-ke-mantan-menhub-lwu

KPK Dalami Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Mantan Menhub

KPK Dalami Dugaan Aliran Uang Kasus – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan aliran uang dalam kasus korupsi pengadaan jalur kereta api yang melibatkan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Selain mengungkap jaringan pemerasan dari tersangka Sudewo (SDW), lembaga antikorupsi ini juga fokus pada transaksi dana yang diduga dialirkan ke mantan pejabat Kemenhub. Dalam upaya memperjelas motif dan pelaku kejahatan, KPK kembali memanggil saksi-saksi kunci, termasuk Bambang Irawan Daeng Irate Djamal (BBG), yang peranannya dianggap vital dalam menggali lebih jauh aliran dana dari SDW ke pihak-pihak terkait.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, pemeriksaan terhadap BBG dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026). BBG, sebagai staf mantan Staf Ahli Menhub Bidang Logistik dan Multimoda Robby Kurniawan, diperiksa untuk memperjelas sumber dana yang diduga dibawa ke tingkat manajemen proyek. Budi menjelaskan, BBG menjadi saksi utama dalam membongkar alur dana yang berasal dari SDW, yang kini dikenal sebagai tersangka utama dalam kasus ini.

KPK mengidentifikasi bahwa SDW terlibat dalam penyalahgunaan dana proyek DJKA melalui mekanisme pengadaan yang diduga tidak transparan. Dana tersebut, kata Budi, diduga diberikan ke RB (Robby Kurniawan) sebagai bentuk imbalan atas pengaruh atau kekuasaan yang dimiliki dalam proses pengadaan. Proyek yang menjadi pusat perhatian adalah pembangunan jalur kereta api di wilayah Jawa Timur, yang saat ini sedang diselidiki untuk mengetahui apakah ada pengalihan dana ke pihak tertentu.

KPK: Aliran Dana ke Mantan Menhub Masih Memerlukan Pengejaran

Menurut Budi Prasetyo, KPK belum memastikan apakah aliran dana dari SDW melalui RB berhenti di tingkat manajerial Kemenhub atau terus berlanjut ke tingkat lebih tinggi. “Kita akan terus menelusuri apakah ada kebijakan yang disepakati atau dana yang diserahkan ke pihak pemberi pengaruh, seperti mantan Menhub Budi Karya Sumadi,” ujarnya. Pemeriksaan BBG dianggap kritis karena membuka peluang untuk menemukan bukti kuat mengenai keterlibatan mantan pejabat dalam skema korupsi ini.

Deteksi Jaringan Korupsi dalam Proyek Pengadaan Jalur Kereta Api

Proyek pengadaan jalur kereta api yang menjadi korban korupsi ini telah memicu berbagai kecurigaan terkait kontrak yang tidak sesuai dengan nilai pasar. KPK mencatat bahwa transaksi dana dalam proyek ini tidak hanya melibatkan SDW dan RB, tetapi juga sejumlah pihak lain yang mungkin turut serta dalam penyalahgunaan anggaran. “Dugaan aliran uang bisa menunjukkan bahwa ada sistem yang terstruktur dalam menyalurkan keuntungan dari proyek tersebut,” terang Budi. Selain itu, KPK juga sedang mengejar alur dana yang diduga dialirkan ke mantan staf Kemenhub yang kini menjadi tersangka.

Penyidikan KPK terhadap kasus ini merupakan bagian dari upaya mengungkap praktik korupsi yang terjadi di sektor transportasi. Proyek pengadaan jalur kereta api diduga menjadi titik awal dari transaksi korupsi yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pejabat di tingkat kecamatan hingga tingkat nasional. Dengan menelusuri dugaan aliran dana dari SDW ke mantan Menhub, KPK ingin memperkuat bukti bahwa korupsi ini bukan hanya sekadar pengelolaan dana, tetapi juga mencakup pengaruh politik dan kekuasaan. Proses investigasi ini akan terus berjalan hingga KPK memastikan semua tahap aliran uang diketahui secara lengkap.

Sejauh ini, KPK telah memperoleh sejumlah bukti awal, termasuk dokumen perjanjian dan bukti transfer dana yang mengarah ke RB. Meski demikian, lembaga antikorupsi ini masih memerlukan lebih banyak informasi dari saksi-saksi lain, termasuk mantan pejabat DJKA dan pihak yang menerima dana. “KPK terus memperluas investigasi ke pihak-pihak yang mungkin terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung,” kata Budi. Dengan menelusuri dugaan aliran uang, KPK berharap dapat menemukan bukti kuat yang mampu mengarahkan kasus ini ke tahap penyidikan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *