Terjadi Kelangkaan BBM di Bali, Prabowo Panggil Bahlil ke Istana
Beritasosial.com – Terjadi Kelangkaan BBM di Bali yang memicu antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Situasi ini menjadi perhatian pemerintah pusat hingga Presiden Prabowo Subianto memanggil Bahlil Lahadalia ke Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu. Pertemuan tersebut berlangsung ketika pemerintah dan Pertamina berupaya mempercepat penanganan gangguan distribusi BBM di beberapa wilayah Bali, termasuk Denpasar dan Badung.
Setibanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Bahlil belum menjelaskan hasil pertemuan. Ia menyatakan akan terlebih dahulu mengikuti rapat dan menerima laporan mengenai kondisi pasokan di lapangan sebelum menyampaikan keterangan kepada media.
“Aku rapat dulu. Setelah rapat selesai, baru saya sampaikan kepada teman-teman media,” kata Bahlil kepada wartawan.
Bahlil juga menyampaikan bahwa Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri telah berada di Bali untuk memantau langsung perkembangan distribusi. Laporan dari lapangan diharapkan menjadi dasar evaluasi pemerintah dan Pertamina dalam memulihkan penyaluran BBM di wilayah terdampak.
Antrean SPBU saat terjadi kelangkaan BBM di Bali
Terjadi Kelangkaan BBM di Bali di tengah laporan habisnya stok sejumlah jenis bahan bakar di beberapa SPBU. Antrean kendaraan disebut mencapai sekitar tiga kilometer di beberapa titik. Kondisi tersebut tidak hanya menyulitkan warga yang membutuhkan BBM untuk aktivitas harian, tetapi juga mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi pengisian bahan bakar.
Di SPBU Darmasaba, stok Pertalite dan Pertamax dilaporkan habis sejak pagi. Warga yang telah mengantre sejak subuh kemudian diarahkan ke SPBU alternatif yang masih memiliki persediaan. Antrean panjang membuat pengendara harus menunggu lebih lama, terutama ketika cuaca panas dan lalu lintas di sekitar SPBU semakin padat.
Kepolisian dikerahkan untuk membantu mengurai kemacetan, menjaga ketertiban, serta mengatur kendaraan yang masuk dan keluar dari area SPBU. Dalam kondisi tersebut, seorang warga dilaporkan pingsan setelah mengantre di tengah cuaca panas dan perlu dievakuasi. Peristiwa ini menunjukkan pentingnya pengaturan antrean serta informasi yang jelas mengenai ketersediaan BBM di setiap SPBU.
Kendala distribusi dan langkah pemulihan pasokan
Pertamina menjelaskan bahwa gangguan pasokan dipicu keterlambatan distribusi akibat kendala teknis pada jangkar kapal tanker pengangkut BBM ketika hendak berlabuh di Depo Manggis. Kendala itu menyebabkan jadwal pembongkaran BBM yang sebelumnya direncanakan pada pagi hari bergeser menjadi malam hari.
Meski terjadi kelangkaan BBM di Bali di sejumlah SPBU, Pertamina menegaskan stok Pertalite dan Pertamax secara keseluruhan masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga dua minggu ke depan. Penegasan ini penting untuk meredakan kekhawatiran warga serta mencegah pembelian berlebihan yang dapat mempercepat kekosongan stok di SPBU tertentu.
Untuk mempercepat pemulihan, Depo Manggis dan SPBU di wilayah terdampak dioperasikan selama 24 jam. Langkah ini dilakukan agar proses penerimaan, penyaluran, dan pengisian kembali stok BBM dapat berjalan lebih cepat. Masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi dapat menjangkau lebih banyak konsumen selama proses normalisasi berlangsung.
FAQ: Kelangkaan BBM di Bali
Apa penyebab terjadi kelangkaan BBM di Bali?
Gangguan terjadi akibat keterlambatan distribusi BBM. Pertamina menyebut terdapat kendala teknis pada jangkar kapal tanker saat akan berlabuh di Depo Manggis, sehingga jadwal pembongkaran BBM bergeser dari pagi menjadi malam hari.
Apakah stok Pertalite dan Pertamax di Bali habis?
Sejumlah SPBU dilaporkan mengalami kekosongan Pertalite dan Pertamax. Namun, Pertamina menyatakan stok BBM di Bali secara keseluruhan masih aman untuk memenuhi kebutuhan hingga dua minggu ke depan.
Apa yang sebaiknya dilakukan warga saat antrean SPBU panjang?
Warga diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Jika stok di satu SPBU habis, pengendara dapat mengikuti arahan petugas menuju SPBU alternatif yang masih memiliki persediaan.
Bagaimana upaya mempercepat pemulihan distribusi BBM?
Pertamina mengoperasikan Depo Manggis dan SPBU terdampak selama 24 jam. Pemerintah juga memantau perkembangan di lapangan melalui koordinasi dengan Pertamina agar pasokan kembali lancar dan antrean dapat berkurang.
