Mendagri Minta Pemda Perkuat Pasokan dan Distribusi demi Jaga Inflasi Tetap Terkendali

Mendagri Minta Pemda Perkuat Pasokan dan Distribusi demi Jaga Inflasi Tetap Terkendali
Beritasosial.com – Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya pemerintah daerah (Pemda) meningkatkan pasokan dan memastikan distribusi barang berjalan lancar untuk mengendalikan inflasi pada semester kedua tahun 2026. Tindakan ini dianggap kritis karena sektor transportasi dan sejumlah komoditas pangan tetap menjadi penyebab tekanan inflasi.
Rapat Evaluasi dan Rencana Pengendalian Inflasi
Arahannya disampaikan setelah Mendagri menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas Evaluasi Capaian Pengendalian Inflasi Semester I Tahun 2026 serta Rencana Pelaksanaan Program Pengendalian Inflasi Semester II Tahun 2026 di Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian. Pada kesempatan itu, ia menyatakan inflasi nasional masih terjaga dalam batas yang terkendali.
“Inflasi kita di angka 3,34 relatif terkendali di bawah target nasional, 3,5 persen maksimal,”
katanya kepada awak media. Meski angka tersebut memenuhi target tahunan, pemerintah tetap memantau kenaikan inflasi bulanan yang dipengaruhi faktor-faktor tertentu.
Faktor Penyebab Tekanan Inflasi
Penyumbang utama kenaikan inflasi berasal dari sektor transportasi, khususnya angkutan udara, yang terdampak oleh peningkatan mobilitas masyarakat selama masa libur sekolah. Selain itu, fluktuasi harga bawang putih, minyak goreng, dan beras juga berkontribusi pada tekanan inflasi.
Persiapan Pemda untuk Pengendalian Inflasi
Mendagri mendorong Pemda, terutama yang masih menghadapi inflasi tinggi, untuk segera mengambil langkah-langkah adaptif sesuai kondisi lokal. Ia menyarankan peningkatan suplai barang sebagai strategi utama. “Saya sudah memberikan arahan kepada semua daerah. Kalau target saya daerah-daerah yang tinggi-tinggi, ada di daerah timur umumnya tinggi, di Aceh juga tinggi, langkah-langkahnya menambah suplai,”
“Saya sudah memberikan arahan kepada semua daerah. Kalau target saya daerah-daerah yang tinggi-tinggi, ada di daerah timur umumnya tinggi, di Aceh juga tinggi, langkah-langkahnya menambah suplai,”
katanya. Pemda juga diminta mempersiapkan antisipasi terhadap hambatan distribusi akibat cuaca, terutama di daerah kepulauan yang sering mengalami gelombang tinggi. Penggunaan kapal berkapasitas besar diharapkan bisa memperkuat sistem distribusi.
Kolaborasi untuk Stabilitas Harga
Tito Karnavian menegaskan bahwa pengendalian inflasi membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Koordinasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan diperkuat dengan melibatkan lembaga terkait, seperti Badan Pusat Statistik (BPS), Perum Bulog, dan Pemda. Dengan kerja sama tersebut, stabilitas harga dan daya beli masyarakat diharapkan terjaga.
Rapat tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, serta pejabat lainnya dari kementerian/lembaga terkait.
