Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan saat Uji Coba Denmark vs Ukraina

christian-eriksen-kembali-kolaps-di-lapangan-saat-uji-cobadenmark-vs-ukraina-vji

Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan saat Uji Coba Denmark vs Ukraina

Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan – Kejadian tak terduga kembali terjadi pada pemain Denmark, Christian Eriksen, saat pertandingan uji coba melawan Ukraina di stadion bulan Senin (8/6/2026) dini hari WIB. Insiden ini terjadi di menit ke-65, saat Eriksen tiba-tiba kehilangan kesadaran di tengah permainan. Denmark sedang unggul 2-1 saat kejadian terjadi, yang langsung memicu respons cepat dari wasit dan tim medis yang segera menghentikan pertandingan.

Detik-Detik Kejadian dan Respons Tim Medis

Ketika Eriksen terjatuh di area tengah lapangan, para penonton langsung memperhatikan situasi. Tim medis segera bergerak ke arahnya, memeriksa kondisi dan memastikan tidak ada cedera serius. Dokter timnas Denmark, Morten Boesen, memberikan informasi bahwa Eriksen stabil setelah mendapatkan perlakuan darurat. “Ia mampu berjalan sendiri saat meninggalkan lapangan, dan alat pacu jantungnya bekerja dengan baik,” jelas Boesen, seperti yang dilaporkan oleh BBC.

Dalam wawancara setelah kejadian, Boesen menjelaskan bahwa Eriksen sempat mengalami gangguan jantung sebelum kembali sadar. “Dia kehilangan kesadaran selama beberapa detik, tetapi respons tim kami sangat cepat. Kami langsung menghubungi layanan darurat dan memastikan ia mendapatkan perawatan yang diperlukan,” tambahnya. Kehilangan kesadaran ini segera menjadi perhatian publik, terutama karena Eriksen pernah mengalami kejadian serupa sebelumnya.

Sejarah Kehilangan Kesadaran dan Alat Pacu Jantung

Eriksen dikenal karena kejadian tragis pada Euro 2020, saat ia tiba-tiba kolaps di lapangan selama pertandingan melawan Finlandia. Saat itu, ia mengalami henti jantung dan membutuhkan intervensi darurat. Kejadian tersebut menjadi sorotan internasional, dan sejak saat itu, Eriksen menggunakan alat pacu jantung Implantable Cardioverter Defibrillator (ICD) sebagai upaya mencegah kejadian serupa terulang. Alat ini ditempatkan di dada Eriksen setelah ia pulih dari insiden pada 2021.

Dengan alat tersebut, Eriksen kembali bermain untuk klub Brentford, Manchester United, dan kini Wolfsburg. Namun, insiden di uji coba melawan Ukraina menunjukkan bahwa ia masih berisiko mengalami gangguan jantung. “Alat ICD memungkinkan kami mengantisipasi kemungkinan serangan jantung, tetapi kondisi yang muncul di lapangan menunjukkan bahwa hal ini bisa terjadi kapan saja,” kata Boesen dalam sesi debriefing setelah pertandingan.

“CRISTIAN ERICKSEN COLLAPSES ON PITCH ‘AGAIN’ INVESTIGATION NEEDED INTO WHY, WE ALL KNOW!” — ULTIMATE SOCCER SHOW (YOUTUBE) PUNDIT & KRINEIN. (@SOCCERSTEVE01) June 7, 2026

Reaksi publik terhadap kejadian ini cukup kuat. Fans dari Denmark dan penggemar sepak bola global mengunggah berbagai video dan kicauan di media sosial, menyoroti perjalanan Eriksen dari kejadian serius di Euro 2020 hingga kembali bermain. Beberapa penggemar menyatakan kekhawatiran terhadap kesehatannya, sementara yang lain mengapresiasi keberaniannya melanjutkan karier setelah insiden pertama.

Tim medis terus memantau kondisi Eriksen setelah kejadian ini. Mereka mengatakan bahwa investigasi lebih lanjut diperlukan untuk memahami penyebab kolapsnya. “Kami akan menganalisis data dari alat pacu jantung dan memeriksa hasil pemeriksaan medis yang telah dilakukan sebelumnya,” kata seorang ahli kardiologi yang terlibat dalam penanganan kasus Eriksen. Ini menjadi tanda bahwa Eriksen tetap membutuhkan perawatan intensif meski telah pulih dari insiden sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *