New Policy: Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania

kolonel-inf-achmad-fikri-dalimunthe-prajurit-tni-pertama-yang-lulus-national-defence-college-yordania-fkf

New Policy: Kolonel Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI AD Pertama Lulus RJNDC Yordania

New Policy – Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe menjadi bagian dari kebijakan baru yang mengubah paradigma pendidikan militer TNI Angkatan Darat (AD). Sebagai prajurit TNI pertama yang sukses menyelesaikan program studi di Royal Jordanian National Defence College (RJNDC), ia membuktikan kemampuan TNI dalam mengembangkan sumber daya manusia yang kompeten di tingkat internasional. Kebijakan ini menekankan pentingnya kerja sama global dan pengembangan kapasitas keahlian para prajurit untuk menjawab tantangan keamanan nasional dan geopolitik di era modern.

Profil National Defence College Yordania

Royal Jordanian National Defence College (RJNDC) adalah institusi pendidikan tinggi militer yang terletak di Amman, Yordania. RJNDC memiliki peran strategis dalam melatih pemimpin militer dan sipil untuk mengambil keputusan berbasis data dan kebijakan yang efektif. Program magister yang diikuti Kolonel Fikri Dalimunthe berlangsung selama satu tahun, mulai 29 Juni 2025 hingga 15 Juni 2026, dan melibatkan pelajaran tentang keamanan nasional, geopolitik, geostrategi, hubungan internasional, serta manajemen kebijakan strategis. Ini menjadi bagian dari kebijakan baru yang mendorong TNI AD untuk meraih prestasi di tingkat global.

Kebijakan baru ini bertujuan memperkuat kemitraan antar-negara melalui pendidikan militer bersama. RJNDC, yang setara dengan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Indonesia, menerima 146 peserta dalam tahun akademik 2025-2026, terdiri dari 76 peserta Yordania dan 70 peserta internasional dari 13 negara, termasuk Indonesia. Dengan kebijakan ini, TNI AD berkomitmen untuk melibatkan anggotanya dalam program pelatihan yang mendalam, memberikan kesempatan untuk memperoleh sertifikat magister dan diploma di luar negeri.

Kebijakan Baru Mendorong Pengembangan Kapasitas Militer

Pelatihan di RJNDC tidak hanya meningkatkan wawasan tentang keamanan nasional, tetapi juga membuka wadah untuk berinteraksi langsung dengan pemimpin militer internasional. Kolonel Fikri Dalimunthe menjadi contoh nyata keberhasilan kebijakan baru yang menyasar peningkatan kualifikasi para prajurit. Dengan lulus dengan predikat Excellent, ia menunjukkan bahwa TNI AD mampu bersaing dalam program pendidikan yang sangat kompetitif ini, sejalan dengan visi pengembangan kebijakan militer yang lebih modern dan global.

Keberhasilan Kolonel Fikri Dalimunthe juga mencerminkan kebijakan baru dalam perekrutan dan promosi prajurit yang berbasis kompetensi. Kebijakan ini mengurangi ketergantungan pada faktor internal seperti senioritas, sebaliknya memprioritaskan keahlian dan kemampuan. Dengan pendekatan ini, TNI AD menunjukkan komitmen untuk menjadi salah satu institusi militer yang unggul di Asia Tenggara dan regional. RJNDC menjadi wadah utama kebijakan baru ini, memberikan platform bagi prajurit Indonesia untuk berkontribusi dalam diskusi kebijakan global.

Kolonel Fikri Dalimunthe, yang merupakan lulusan dari Akademi Militer, menyelesaikan program magister yang fokus pada manajemen sumber daya nasional dan studi strategis. Ia menjadi salah satu dari 70 peserta internasional yang lolos seleksi ketat untuk mengikuti kursus ini. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kebijakan baru telah menciptakan kesempatan bagi TNI AD untuk mengakui prestasi para prajurit dalam lingkungan pendidikan tinggi internasional. Tidak hanya itu, kebijakan ini juga memberikan nilai tambah dalam membangun hubungan diplomatik dan militer dengan negara-negara tetangga serta mitra strategis.

Upacara sertifikasi di RJNDC dipimpin oleh Pangeran Faisal bin Al Hussein, adik Raja Yordania Abdullah II, dan dihadiri oleh pejabat Yordania, perwakilan negara sahabat, serta Duta Besar RI untuk Yordania dan Palestina, Ade Padmo Sarwono. Dalam pernyataannya, Dispenad menyatakan bahwa keberhasilan Kolonel Fikri Dalimunthe adalah bukti kuat bahwa kebijakan baru TNI AD telah berjalan efektif. Ia menjadi ikon baru dalam penerapan kebijakan yang menekankan kualifikasi dan kinerja para prajurit, sekaligus membuka jalan bagi kebijakan serupa di lembaga pendidikan militer lainnya.

Kebijakan baru ini memberikan dampak luas, terutama dalam meningkatkan kemampuan strategis para prajurit Indonesia. Dengan lulus dari RJNDC, Kolonel Fikri Dalimunthe tidak hanya mewakili prestasi individu, tetapi juga menjadi bagian dari upaya TNI AD untuk membangun kredibilitas dan keunggulan dalam ranah internasional. Kebijakan ini menunjukkan komitmen untuk memperluas jaringan kemitraan, meningkatkan kualifikasi sumber daya manusia, dan menciptakan kader militer yang siap menghadapi tantangan global. Dengan kata lain, kebijakan baru TNI AD tidak hanya mendorong peningkatan kualitas prajurit, tetapi juga memperkuat peran Indonesia dalam forum keamanan internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *