Latest Program: Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA

pertama-dalam-sejarah-kemenag-lantik-15-perempuan-jadi-kepala-kua-bmc

Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA dalam Latest Program

Latest Program – Dalam rangkaian Latest Program yang dicanangkan Kementerian Agama (Kemenag), sebuah momen sejarah terjadi saat 108 kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di seluruh Indonesia dilantik, termasuk 15 perempuan yang memperkuat kehadiran wanita dalam kepemimpinan keagamaan. Pelantikan ini diadakan di Auditorium HM Rasjidi, Jakarta Pusat, pada Kamis (4/6/2026), sebagai bagian dari komitmen Kemenag untuk mereformasi struktur organisasi dan memperluas peran penyuluh agama islam dalam layanan masyarakat.

Transformasi Peran KUA dalam Latest Program

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa Latest Program ini merupakan perubahan mendasar dalam kepemimpinan KUA, yang sebelumnya lebih dominan diisi oleh laki-laki. “Dengan melibatkan lebih banyak perempuan dalam jabatan kepala KUA, kita mampu menciptakan model layanan keagamaan yang lebih inklusif dan memenuhi kebutuhan berbagai kalangan,” jelasnya. Ia menekankan bahwa KUA kini tidak hanya menjadi tempat registrasi nikah, tetapi juga berkembang menjadi pusat pengelolaan zakat, pembinaan keluarga, serta penyuluhan keagamaan di tingkat desa dan kelurahan.

“Kehadiran perempuan dalam kepemimpinan KUA membawa dampak besar terhadap kualitas layanan, khususnya dalam memperkuat pelayanan yang berbasis kebutuhan masyarakat,” tambah Abu Rokhmad.

Proses Seleksi untuk Latest Program

Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kemenag, Muhammad Zain, menjelaskan bahwa pelantikan ini dilakukan secara profesional, mengacu pada kebijakan internal yang mengutamakan kompetensi, rekam jejak, dan kesesuaian dengan visi organisasi. “Latest Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan ASN (Aparatur Sipil Negara) sebagai garda depan pelayanan keagamaan,” katanya. Zain menyoroti bahwa setiap calon kepala KUA dipilih melalui proses seleksi yang transparan, termasuk pengecekan kelayakan dan kesesuaian dengan prioritas Kemenag.

Dari total 258 kepala KUA yang dilantik, 15 di antaranya adalah perempuan yang berasal dari berbagai daerah. Mereka merupakan representasi dari upaya Kemenag untuk mengakomodir keberagaman dan menghadirkan perspektif baru dalam pengelolaan keagamaan. Dengan adanya perempuan di posisi kepemimpinan, diharapkan bisa memperluas jangkauan pelayanan, terutama di wilayah yang memiliki dominasi penduduk perempuan.

Beberapa nama perempuan yang dilantik mencerminkan keberagaman latar belakang profesi dan pengalaman. Mereka hadir sebagai penyuluh agama islam yang berpengalaman, serta memiliki kompetensi di bidang administrasi dan kebijakan keagamaan. “Ini menunjukkan bahwa Latest Program tidak hanya tentang kuantitas, tetapi juga kualitas peran yang diisi oleh perempuan,” kata Zain. Ia menambahkan bahwa Kemenag akan terus memperluas program ini di masa depan.

Infrastruktur KUA yang Ditingkatkan

Kemenag juga melanjutkan pembangunan 1.758 gedung KUA melalui SBSN (Sistem Berbasis Sertifikasi Nasional), yang memperkuat infrastruktur dan kehadiran layanan keagamaan di tingkat lokal. Proyek ini menjadi bagian dari strategi Latest Program untuk menjadikan KUA sebagai pusat pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat. “Dengan peningkatan infrastruktur, KUA bisa lebih efektif dalam memberikan layanan, termasuk pendampingan perkawinan dan pengelolaan zakat,” ujar Abu Rokhmad.

Pelantikan 15 perempuan kepala KUA dalam Latest Program dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat kehadiran perempuan di ranah kebijakan keagamaan. Hal ini sejalan dengan arah reformasi pemerintahan yang menekankan persamaan gender dan partisipasi aktif wanita dalam pengambilan keputusan. Dengan adanya perempuan di posisi kepemimpinan, diharapkan bisa memperbaiki kualitas layanan dan membangun hubungan yang lebih harmonis dengan komunitas.

Lihat video: Sambut HUT ke-80 RI, Pasangan Pengantin Ikuti “Nikah Bareng” di KUA Bantul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *