Solving Problems: Jadi Anak Pejabat, Okie Agustina Larang Kiesha Alvaro Flexing di Media Sosial
Jadi Anak Pejabat, Okie Agustina Larang Kiesha Alvaro Flexing di Media Sosial
Solving Problems – Okie Agustina, ibu dari Kiesha Alvaro, mengambil langkah tegas untuk melarang anak-anaknya menunjukkan kesombongan hidup melalui media sosial. Hal ini dilakukan karena sang ayah, Pasha Ungu, adalah seorang politisi yang juga anggota DPR. Okie berharap agar Kiesha tidak merasa penuh kepercayaan diri berlebihan atau mengandalkan status orang tuanya dalam menghadapi berbagai urusan. Dengan adanya aturan ini, Okie mencoba menyelesaikan masalah yang mungkin timbul dari pengaruh pejabat di kehidupan putrinya.
Mengapa Okie Mengingatkan Kiesha?
Dalam wawancara di Kemayoran, Jakarta Pusat, Okie menjelaskan bahwa ia secara rutin mengingatkan Kiesha dan adik-adiknya. “Aku selalu bilang ke dia, ‘Kak, yang jadi pejabat itu ayah kamu, bukan kamu’. Itu yang selalu aku perhatikan,” ujarnya. Okie menyadari bahwa tindakan anak bisa langsung memengaruhi reputasi sang ayah sebagai pejabat. Dengan membatasi flexing di media sosial, ia ingin membantu Kiesha mengembangkan karakter yang lebih matang dan tanggung jawab.
“Banyak kasus sebelumnya menunjukkan bahwa anak pejabat yang sering flexing bisa merusak reputasi orang tua. Ketika kamu tidak bisa menjaga itu, yang rugi bukan kalian tapi ayah kalian,” tambah Okie. Menurutnya, kebiasaan mengunggah kehidupan mewah secara terus-menerus berpotensi menciptakan kesan yang tidak sehat bagi publik.
Hubungan Kiesha dengan Ayahnya
Okie juga mengungkapkan dinamika hubungan Kiesha dengan Pasha. Meski sempat menjauh akibat perceraian orang tua, ia mengakui bahwa Kiesha memiliki kesamaan sikap dengan ayahnya, mulai dari bakat bermusik hingga kebiasaan di panggung. “Agak bingung juga ya, karena mungkin kalian tahu dulu Kiesha ada jarak sama ayahnya. Tapi namanya genetik, dari kecil nggak dekat, nggak suka nonton (ayahnya), tapi begitu dia manggung, gayanya gaya bapaknya,” ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa Kiesha memiliki keunikan yang tidak sepenuhnya tergantung pada lingkungan keluarga.
Okie sedang berada di Korea Selatan untuk menjalani puasa Ramadan, sambil siap menghadapi tantangan berpuasa di sana tanpa adzan. Di sana, ia juga berharap bisa memberi contoh tentang bagaimana menyelesaikan masalah sehari-hari, termasuk mengatur kesopanan di media sosial. Menurut Okie, ini adalah cara untuk mengajarkan Kiesha tentang tanggung jawab sebagai anak pejabat.
Sebagai seorang ibu yang sangat perhatian, Okie tidak hanya berfokus pada aspek eksternal seperti penampilan dan gaya hidup, tetapi juga menggali nilai-nilai internal yang seharusnya dibentuk. Ia menekankan bahwa keberhasilan di dunia politik tidak hanya bergantung pada kekayaan atau status, tetapi juga pada sikap dan tindakan yang konsisten. “Solving Problems adalah proses yang harus dilakukan sejak dini, bahkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Seiring berkembangnya media sosial, tantangan bagi anak pejabat semakin kompleks. Okie percaya bahwa flexing berlebihan bisa menciptakan kesan bahwa anak-anaknya tidak mampu berdiri sendiri. Dengan melatih Kiesha untuk tidak bergantung pada status orang tua, Okie mencoba menjaga keseimbangan antara kemewahan dan ketangguhan. Hal ini juga berdampak pada bagaimana Kiesha mungkin menyelesaikan masalah dalam karier musiknya di masa depan.
