Trump Klaim Teheran Meminta AS Tidak Menyerang, Iran Membantahnya

ee22c198-dd7a-408c-9a26-bcd5147ae571-0

Iran Tolak Klaim Trump Bahwa Teheran Meminta AS Tahan Serangan

Beritasosial.com – Kantor berita Mehr Iran pada hari Minggu menolak tegas pernyataan Presiden Donald Trump yang menyatakan bahwa Iran telah meminta Amerika Serikat untuk tidak melakukan serangan tambahan. Dengan merujuk pada sumber-sumber militer, Mehr menyebut tuduhan tersebut sebagai “kebohongan baru” dan menegaskan bahwa angkatan bersenjata Iran saat ini berada dalam kondisi siaga tinggi serta siap menghadapi berbagai skenario.

Sebelumnya, pada Minggu pagi, Trump mengklaim bahwa Washington “siap menghadapi Republik Islam,” namun ia juga menyebutkan bahwa Teheran beserta negara-negara Timur Tengah lain telah meminta penundaan serangan. Ia menjelaskan bahwa keputusannya untuk menunda serangan tersebut bersyarat pada tercapainya kesepakatan dengan Iran.

“Ini akan mencakup PEMBUKAAN SELAT HORMUZ SECARA SEGERA, LENGKAP, dan TOTAL, dan mengakhiri ancaman nuklir Iran,” tulis Trump dalam unggahannya di platform Truth Social.

Posisi Iran Soal Selat Hormuz

Kantor berita Fars Iran, yang mengutip sumber dekat dengan para negosiator, menyatakan bahwa selama AS tetap mempertahankan sikap permusuhan, maka Selat Hormuz akan terus ditutup. Sejak awal konflik, Iran telah memberlakukan blokade terhadap jalur air strategis tersebut, yang mengharuskan setiap kapal untuk memperoleh izin serta membayar biaya transit sebelum melaluinya.

Kesiapan Militer dan Ancaman Psikologis

Majid Ibn al-Reza, Menteri Pertahanan sementara Iran, menyampaikan pada hari Minggu melalui media pemerintah bahwa Teheran menganggap setiap ancaman dari pihak musuh sebagai “nyata dan kredibel,” terlepas dari apakah ancaman tersebut merupakan bagian dari perang psikologis. Ia menegaskan bahwa Iran tidak akan lengah maupun pasif.

“Kami tidak akan lengah dan tidak akan tetap pasif,” ujarnya, sambil menambahkan bahwa Iran akan memanfaatkan ancaman tersebut sebagai landasan untuk meningkatkan kesiapan militer, memperkuat strategi pencegahan, serta mengembangkan kemampuan pertahanan.

Peran Diplomasi Regional

Keterlibatan Arab Saudi dalam upaya diplomatik terkait konflik AS-Israel-Iran terbaru dinilai sebagai perkembangan signifikan. Marlin Hardinger, seorang profesor dari Universitas Wisconsin-Eau Claire di AS, mengungkapkan bahwa Riyadh “mungkin” telah berkomunikasi secara pribadi dengan presiden. Menurutnya, hal ini tampaknya mendorong Trump untuk mempertimbangkan opsi negosiasi dan membiarkan para pemimpin senior kawasan mengambil peran lebih besar.

“Pertama dan terpenting, mereka harus menjaga dialog tetap berjalan. Itulah tepatnya yang menjadi tugas diplomat,” tegas Hardinger, sambil menambahkan bahwa “bahasa yang tepat” harus ditemukan oleh kedua belah pihak meskipun ketegangan masih ada.

Selain itu, Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani, telah melakukan panggilan telepon terpisah dengan rekan-rekan dari Arab Saudi, Yordania, dan Kuwait untuk membahas ketegangan di kawasan tersebut. Dalam percakapan dengan Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud dari Saudi, Ayman Safadi dari Yordania, serta Sheikh Jarrah Jaber Al-Ahmad Al-Sabah dari Kuwait, Sheikh Mohammed menegaskan kembali dukungan negaranya terhadap upaya meredakan ketegangan.

Para pemimpin tersebut juga membahas pentingnya “semua pihak untuk mematuhi dialog dan diplomasi” serta berkomitmen pada nota kesepahaman yang ditandatangani pada 20 Juni. Kesepakatan tersebut bertujuan memastikan navigasi bebas di Selat Hormuz serta menjaga stabilitas regional.

Frequently Asked Questions

What is Trump Klaim Teheran Meminta AS Tidak?

Trump Klaim Teheran Meminta AS Tidak is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Trump Klaim Teheran Meminta AS Tidak matter?

Trump Klaim Teheran Meminta AS Tidak matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *