Tak Mampu Kalahkan Iran, Kepercayaan Publik AS terhadap Trump Menurun Drastis

4a6e3c5b-1105-4224-a0a7-5f48e519708d-0

Tak Mampu Kalahkan Iran Kepercayaan Publik AS terhadap Trump Menurun

Beritasosial.com – Tak Mampu Kalahkan Iran Kepercayaan Publik – Survei terbaru dari Civiqs mengungkap tren mengkhawatirkan bagi pemerintahan Presiden Donald Trump. Berdasarkan data yang diperbarui hingga 30 Juli 2025, peringkat persetujuan bersih Trump tercatat negatif di 11 negara bagian yang dimenangkannya dengan selisih lebih dari sepuluh poin dalam pemilihan 2024. Angka ini menandai perubahan penting menjelang pemilihan paruh waktu pada bulan November 2025, ketika elektoralitas akan kembali menjadi sorotan utama.

Jajak pendapat daring yang dilakukan secara berkelanjutan ini telah mengumpulkan tanggapan dari lebih dari 120.000 pemilih terdaftar sejak Trump memulai masa jabatan keduanya pada 20 Januari 2025. Hasilnya menunjukkan persetujuan sebesar 36 persen dan ketidaksetujuan mencapai 59 persen, menghasilkan peringkat bersih minus 24. Penurunan ini mencerminkan ketidakpuasan publik terhadap berbagai kebijakan yang telah dijalankan selama hampir satu tahun terakhir.

Penurunan Tajam di Berbagai Negara Bagian

Data per negara bagian menunjukkan bahwa setiap satu dari 11 wilayah tersebut sebelumnya mencatat persetujuan positif pada awal masa jabatan Trump. Alaska dan Iowa mengalami penurunan paling drastis, masing-masing berada di angka minus 14. Texas dan Ohio menyusul dengan angka minus 13. Sementara itu, Mississippi, Kentucky, Nebraska, dan Louisiana juga mencatat peringkat negatif dengan margin yang lebih sempit.

“Perubahan ini bukan sekadar fluktuasi statistik, melainkan cerminan dari kekecewaan nyata masyarakat terhadap arah kebijakan pemerintahan,” ujar analis politik dari Civiqs.

Survei besar di Amerika Serikat juga menemukan bahwa persetujuan Trump melemah bahkan di negara bagian tempat ia tetap paling populer. Di Wyoming, persetujuan bersih turun dari plus 45 pada awal masa jabatannya menjadi plus 19. North Dakota mengalami penurunan serupa dari plus 31 menjadi plus 19. Tren ini menunjukkan bahwa bahkan basis pendukung Trump tidak kebal terhadap ketidakpuasan.

Faktor Penyebab Penurunan Dukungan

Menurut analisis jajak pendapat, dukungan Trump mulai menurun setelah pemerintahannya memperkenalkan tarif besar-besaran pada mitra dagang AS pada April 2025. Kebijakan proteksionis ini memicu kekhawatiran akan inflasi dan dampak negatif terhadap konsumen. Di negara bagian termasuk Kentucky dan Missouri, penurunan tersebut dipercepat setelah dimulainya perang AS terhadap Iran pada Februari 2026.

Perang tanpa provokasi ini juga dikaitkan dengan tekanan ekonomi yang lebih luas, termasuk gangguan pengiriman melalui Selat Hormuz dan volatilitas di pasar energi global. Harga bahan bakar dan komoditas lainnya mengalami kenaikan signifikan, yang langsung dirasakan oleh masyarakat Amerika Serikat. Ketegangan geopolitik ini menjadi faktor utama dalam penurunan kepercayaan publik terhadap kemampuan Trump memimpin.

Dampak terhadap Pemilihan Senat

Temuan ini muncul ketika beberapa negara bagian yang terdampak—termasuk Iowa, Ohio, dan Texas—bersiap untuk pemilihan Senat yang dipantau ketat dan dapat menentukan kendali atas majelis tersebut. Partai Demokrat perlu memenangkan empat kursi untuk mengamankan mayoritas Senat, dan jajak pendapat baru-baru ini menunjukkan kandidat Demokrat unggul tipis di masing-masing dari tiga negara bagian tersebut.

Strategi kampanye Demokrat tampaknya memanfaatkan momentum ketidakpuasan publik ini. Mereka menekankan isu-isu ekonomi dan kebijakan luar negeri sebagai titik lemah pemerintahan Trump. Jika tren ini berlanjut, kemenangan Demokrat di Senat menjadi kemungkinan yang semakin nyata.

Menanggapi survei tersebut, juru bicara Gedung Putih Davis Ingle menolak temuan tersebut, dengan menunjuk kemenangan pemilu Trump tahun 2024 sebagai bukti mandat publiknya. Ia mengatakan pemerintahan telah mencapai “kemajuan bersejarah” di dalam dan luar negeri, menggambarkan Trump sebagai “tokoh paling dominan dalam politik Amerika.” Namun, data terbaru menunjukkan bahwa narasi ini perlu diperkuat dengan aksi nyata untuk memulihkan kepercayaan masyarakat.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Survei Trump

Berapa jumlah pemilih yang berpartisipasi dalam survei Civiqs? Survei ini mengumpulkan tanggapan dari lebih dari 120.000 pemilih terdaftar sejak Trump memulai masa jabatan keduanya pada 20 Januari 2025.

Kapan perang AS terhadap Iran dimulai? Perang tanpa provokasi ini dimulai pada Februari 2026 dan menjadi faktor utama dalam penurunan dukungan publik terhadap Trump.

Bagaimana posisi Trump di negara bagian Wyoming? Di Wyoming, persetujuan bersih Trump turun dari plus 45 pada awal masa jabatannya menjadi plus 19, menunjukkan penurunan signifikan meskipun tetap positif.

Berapa jumlah kursi yang dibutuhkan Demokrat untuk mayoritas Senat? Partai Demokrat perlu memenangkan empat kursi untuk mengamankan mayoritas Senat dalam pemilihan mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *