Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?

apakah-strategi-panas-dan-dingin-yang-dilakukan-trump-untuk-menekan-iran-bisa-sukses-duf

Apakah Pendekatan Panas-Dingin Trump Terhadap Iran Berhasil?

Beritasosial.com – Sebuah malam tanpa serangan udara, setelah hampir dua minggu berturut-turut digempur. Jeda tersebut menjadi perhatian karena Komando Pusat AS tidak mengumumkan aksi militer baru pada Sabtu malam, berbeda dari 13 malam sebelumnya. Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, menyatakan bahwa negaranya mengalami “malam yang damai”.

Strategi Terkoordinasi untuk Mencapai Tujuan

Mantan Atase Pertahanan Austria, Wolfgang Pusztai, menjelaskan bahwa Presiden Donald Trump memanfaatkan berbagai pendekatan secara bersamaan. Diplomasi, tekanan ekonomi melalui blokade, dan tindakan militer menjadi tiga pilar utama yang dikoordinasikan. Menurut Pusztai, tujuan strategis Amerika Serikat saat ini jelas, yaitu membuka kembali Selat Hormuz.

“Ada semacam pendekatan panas dan dingin untuk memfasilitasi keinginan, hasrat Iran untuk mengakhiri seluruh perang. Jadi, suatu malam mereka dibombardir, suatu malam mereka tidak dibombardir. Ini juga akan menjadi semacam tekanan psikologis pada Iran,”

Pendekatan ini menciptakan ketidakpastian bagi Teheran. Sambil Trump berupaya melakukan negosiasi, internal Iran terbelah menjadi dua kubu. Satu kelompok menginginkan kelanjutan nota kesepahaman, sementara kubu lainnya “berupaya untuk membangun, pertama dan terutama, kendali mereka atas Selat Hormuz dengan cara militer”.

Korban Jiwa di Berbagai Negara

Konflik ini telah menelan korban signifikan di berbagai wilayah. Kementerian Kesehatan Iran melaporkan lebih dari 3.400 orang tewas. Di sisi lain, delapan belas anggota militer AS dan 24 warga sipil Israel juga dilaporkan kehilangan nyawa. Selain itu, sejumlah kecil warga sipil di negara-negara lain turut menjadi korban.

Lebanon mencatatkan angka yang cukup tinggi dengan lebih dari 4.000 kematian. Sementara itu, 38 tentara Israel juga gugur dalam pertempuran yang berlangsung di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *