4 Fakta Nirmal Purja, Mantan Pasukan Gurkha yang Memilih Menjadi Pendaki Gunung

4 Fakta Nirmal Purja Mantan Gurkha
Kehilangan di Broad Peak
Beritasosial.com – 4 Fakta Nirmal Purja Mantan Pasukan Gurkha yang kini menjadi legenda dunia pendakian telah menghembuskan napas terakhirnya. Nirmal Purja, pendaki berdarah Inggris-Nepal yang dikenal luas dengan nama panggilan Nims Dai, tewas akibat longsoran salju di puncak Broad Peak. Pria berusia 43 tahun ini tercatat sebagai salah satu figur paling berpengaruh di dunia pendakian saat ini. Ia termasuk dalam daftar sepuluh pendaki yang hilang setelah insiden tragis tersebut terjadi pada hari Kamis lalu.
Perusahaan tempatnya bekerja, Elite Expeditions, mengonfirmasi bahwa Purja merupakan salah satu korban tewas dalam bencana alam itu. Jenazah sang pendaki ditemukan pada ketinggian sekitar 5.700 meter di atas permukaan gunung. Broad Peak sendiri merupakan gunung setinggi 8.047 meter atau setara 26.400 kaki yang terletak di wilayah Gilgit-Baltistan, Pakistan.
“Purja adalah seorang pendaki yang luar biasa, tidak hanya karena prestasinya tetapi juga karena semangatnya yang tak pernah padam,” kata seorang rekan ekspedisi.
Akar Gurkha yang Kuat
Menurut laporan BBC, Purja lahir di sebuah desa kecil di distrik Myagdi, Nepal. Daerah pegunungan ini berada pada ketinggian 1.600 meter dari permukaan laut. Ia berasal dari keluarga besar Gurkha, kelompok prajurit Nepal yang sangat dihormati di seluruh dunia karena pengabdiannya di berbagai angkatan bersenjata internasional, termasuk Angkatan Darat Inggris.
Mengikuti jejak ayah dan kakak-kakaknya, Purja resmi bergabung dengan pasukan Gurkha pada tahun 2003 saat usianya baru 18 tahun. Pengalaman militernya kemudian berlanjut ketika ia bergabung dengan Pasukan Khusus Inggris pada tahun 2009. Selama 16 tahun bertugas di militer Inggris, ia mengembangkan ketertarikan mendalam terhadap kegiatan pendakian gunung.
Kisah hidupnya menunjukkan bagaimana seorang prajurit biasa bisa menjadi ikon global. 4 Fakta Nirmal Purja Mantan Gurkha ini membuktikan bahwa pengalaman militer dapat menjadi fondasi kuat untuk karir baru di bidang petualangan alam.
Rekor Dunia dan Semangat Petualangan
Prestasi terbesar Purja terjadi pada tahun 2019, ketika ia berhasil mendaki 14 puncak tertinggi di dunia hanya dalam waktu enam bulan. Pencapaian ini memecahkan rekor sebagai waktu tercepat yang pernah dicatatkan oleh siapa pun dalam sejarah pendakian ke-14 gunung tersebut. Rekor ini dikenal sebagai “Project Possible” yang menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia.
Perjalanan pendakiannya dimulai secara tidak terduga pada tahun 2012. Saat itu, ia berjalan kaki menuju base camp Everest. Alih-alih kembali ke Kathmandu seperti rencana semula, Purja memutuskan untuk belajar mendaki secara langsung. Keputusan spontan ini membawanya menaklukkan Lobuche East setinggi 6.119 meter, yang menurut situs webnya merupakan puncak pertamanya.
Semangat petualangan yang spontan ini tetap menjadi ciri khas kepribadiannya hingga ekspedisi terakhirnya ke Broad Peak. Dalam unggahan terakhirnya di platform X pada hari Senin, Purja mengungkapkan bahwa ia sebenarnya tidak berniat mendaki gunung tersebut.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Nirmal Purja
Berapa usia Nirmal Purja saat meninggal? Nirmal Purja meninggal pada usia 43 tahun.
Kapan ia bergabung dengan pasukan Gurkha? Ia resmi bergabung dengan pasukan Gurkha pada tahun 2003 saat berusia 18 tahun.
Apa pencapaian terbesarnya dalam pendakian? Pencapaian terbesarnya adalah mendaki 14 puncak tertinggi dunia dalam waktu enam bulan pada tahun 2019.
Di mana jenazahnya ditemukan? Jenazahnya ditemukan pada ketinggian sekitar 5.700 meter di Broad Peak, Pakistan.
Apakah ia berencana mendaki Broad Peak? Tidak, dalam unggahan terakhirnya ia mengungkapkan bahwa ia sebenarnya tidak berniat mendaki gunung tersebut.
