IHSG Senin Depan Diprediksi Lanjut Koreksi, Cermati Area 6.074-6.146

ihsg-senin-depan-diprediksi-lanjut-koreksi-cermati-area-60746146-raz

Proyeksi IHSG Senin Depan Diprediksi Lanjut Koreksi Lebih Dalam

Beritasosial.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan tren koreksi pada sesi perdagangan Senin, 27 Juli 2026. Proyeksi ini didasarkan pada momentum negatif yang terlihat sejak penutupan perdagangan sebelumnya. Tim riset MNC Sekuritas mencatat bahwa IHSG mengalami penurunan sebesar 1,88 persen hingga menyentuh level 6.196 pada penutupan Jumat, 24 Juli 2026. Pelemahan ini didorong oleh dominasi tekanan jual yang menghantam berbagai sektor pasar modal.

Dari sudut pandang teknikal, MNC Sekuritas mengidentifikasi bahwa pergerakan IHSG telah berada di bawah level Moving Average (MA) 60 hari. Kondisi teknikal ini mengindikasikan bahwa target koreksi minimal telah tercapai dalam struktur pasar saat ini. Meskipun demikian, secara mingguan IHSG masih mencatatkan penguatan sebesar 0,34 persen yang menunjukkan adanya ketahanan relatif. Analisis wave lebih lanjut menempatkan posisi IHSG saat ini pada bagian dari wave iv dari wave (c) dari wave [iv].

“Pada timeframe weekly, IHSG menguat tipis 0,34 persen dan disertai dengan adanya tekanan jual. Posisi pergerakan IHSG saat ini kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) dari wave [iv],” tulis MNC Sekuritas dalam riset MNCS Daily Scope.

Identifikasi Area Koreksi dan Level Kunci Pasar

MNC Sekuritas memberikan panduan spesifik bagi para investor untuk memantau rentang 6.074 hingga 6.146 sebagai area koreksi berikutnya yang potensial. Area ini menjadi zona kritis yang perlu diwaspadai mengingat konsolidasi yang terjadi. Sementara itu, area penguatan terdekat diproyeksikan berada pada kisaran 6.198 hingga 6.222 yang berfungsi sebagai target kenaikan jangka pendek. Untuk level support, IHSG memiliki titik tumpu di 6.111 dan 6.007 yang menjadi batas bawah penting. Level resistance diperkirakan berada di area 6.599 dan 6.705 yang akan menjadi rintangan jika terjadi pemulihan.

Rekomendasi Saham Pilihan untuk Strategi Buy on Weakness

Berikut adalah beberapa rekomendasi saham dari MNC Sekuritas yang dapat menjadi pertimbangan investor:

BIPI – Buy on Weakness BIPI mengalami koreksi sebesar 7,32 persen ke level 152. Tekanan jual masih mendominasi dengan volume yang mengecil. Posisi BIPI diperkirakan berada pada bagian dari wave B dari wave (A). Buy on Weakness: 134-150, Target Price: 175, 200, Stoploss: below 129.

BKSL – Buy on Weakness BKSL terkoreksi 4,17 persen ke level 69 dan disertai dengan munculnya volume penjualan. Kami memperkirakan, posisi BKSL saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C. Buy on Weakness: 63-68, Target Price: 75, 82, Stoploss: below 60.

DEWA – Buy on Weakness DEWA terkoreksi 6,36 persen ke level 442 dan disertai dengan munculnya volume penjualan, pergerakannya pun kembali berada di bawah MA200. Kami perkirakan, posisi DEWA saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C. Buy on Weakness: 392-414, Target Price: 510, 550, Stoploss: below 330.

RAJA – Buy on Weakness RAJA terkoreksi 4,40 persen ke level 870 dan masih didominasi oleh tekanan jual, meskipun volume cenderung turun. Kami memperkirakan, posisi RAJA sedang berada pada bagian dari wave (B) dari wave [B]. Buy on Weakness: 750-870, Target Price: 980, 1,090, Stoploss: below 675.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *