Kolaborasi BNPT Bangun Ekonomi Mitra Deradikalisasi, Mandiri di Sektor Pertanian

ff568483-518b-49d0-8dd4-50f2945eb531-0

Kolaborasi BNPT Bangun Ekonomi Mitra Deradikalisasi

Beritasosial.com – Kolaborasi BNPT Bangun Ekonomi Mitra Deradikalisasi telah menunjukkan hasil yang menggembirakan melalui program pemberdayaan di sektor pertanian. Kegiatan panen yang dilaksanakan di kawasan Sukamandi, Kabupaten Subang pada hari Jumat tanggal 31 Juli 2026 menjadi bukti nyata keberhasilan program deradikalisasi yang digagas Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. Inisiatif ini tidak hanya berorientasi pada pembinaan ideologi, tetapi juga menekankan pemberdayaan ekonomi untuk membantu Mitra Deradikalisasi atau mantan narapidana terorisme mendirikan usaha mandiri. Fokus utama mencakup tiga sektor utama, yaitu pertanian, peternakan, dan perikanan.

Strategi Reintegrasi Melalui Pemberdayaan Ekonomi

Program ini merupakan hasil sinergi antara BNPT, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang disingkat Kemenimipas, Densus 88 Antiteror Polri, serta PT Sang Hyang Seri. Melalui pendampingan berkelanjutan sejak masa pembinaan hingga kembali ke masyarakat, mitra deradikalisasi berhasil menjadi pelaku usaha produktif. Pendekatan ekonomi ini diyakini mampu memperkuat reintegrasi sosial sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional. Setiap mitra mendapatkan pelatihan teknis dan pendampingan bisnis yang disesuaikan dengan minat dan kemampuan mereka.

Kepala BNPT, Eddy Hartono, menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi merupakan fase krusial dalam proses deradikalisasi. Tujuannya adalah memastikan mantan narapidana terorisme memiliki kehidupan yang mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat. Dengan memiliki sumber penghasilan yang stabil, mereka tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga dapat berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

Program ini merupakan tindak lanjut deradikalisasi melalui reintegrasi sosial. Kami mengembangkan aspek kewirausahaan agar saudara-saudara kita yang pernah terpapar dapat kembali produktif dan diterima masyarakat, jelas Eddy Hartono.

Dampak Nyata bagi Mitra dan Masyarakat

Keberhasilan yang tercapai ini mencerminkan kerja sama intensif dari berbagai lembaga yang terlibat. BNPT, Kemenimipas, Densus 88 AT Polri, dan PT Sang Hyang Seri terus memberikan dukungan penuh kepada mitra deradikalisasi dalam membangun kemandirian ekonomi mereka. Sektor pertanian menjadi pilihan utama karena memiliki potensi pengembangan yang luas dan dapat diakses oleh masyarakat di berbagai daerah. Selain itu, hasil pertanian juga dapat dipasarkan untuk menambah pendapatan mitra.

Program ini juga memberikan manfaat ganda bagi masyarakat sekitar. Mitra deradikalisasi yang berhasil menjadi petani mandiri tidak hanya meningkatkan taraf hidup mereka sendiri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja bagi warga lokal. Hal ini sejalan dengan visi BNPT untuk membangun masyarakat yang damai dan sejahtera melalui pendekatan holistik yang mencakup aspek sosial, ekonomi, dan keagamaan.

Melalui Kolaborasi BNPT Bangun Ekonomi Mitra, program deradikalisasi tidak hanya berhenti pada proses pembinaan ideologi, tetapi berlanjut hingga mitra benar-benar mandiri secara ekonomi. Dengan dukungan yang berkelanjutan dan pendampingan yang intensif, diharapkan lebih banyak mitra deradikalisasi yang dapat membangun kehidupan baru yang lebih baik dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *