Announced: 8 Tentara Israel Terluka dalam Bentrokan dengan Hizbullah selama Invasi Lebanon
8 Prajurit Israel Cedera dalam Pertarungan dengan Hizbullah di Lebanon Selatan
Announced – Tel Aviv – Delapan prajurit Israel mengalami cedera selama pertarungan langsung dengan anggota Hizbullah di wilayah utara Sungai Litani, Lebanon Selatan, pada hari Selasa (12/5/2026). Informasi ini diumumkan oleh media Israel, termasuk Radio Angkatan Darat dan Channel 14, yang melaporkan bahwa serangan tersebut terjadi dalam tiga insiden berturut-turut, berupa pertempuran dekat jarak.
Konflik meletus setelah pasukan dari Brigade Golani dan Unit Egoz melintasi Sungai Litani menuju daerah Zawtar al-Sharqiyah, sebuah desa berjarak sekitar 10 kilometer dari perbatuan dengan Israel. Operasi yang dianggap sebagai upaya “menetralisir peluncur roket” oleh Radio Angkatan Darat berlangsung selama sekitar satu minggu dan menyebabkan beberapa korban.
“Delapan tentara Israel terluka dalam bentrokan dengan pejuang Hizbullah di daerah tersebut,” demikian pernyataan Channel 14. Namun, waktu tepat ketika serangan terjadi dan kapan operasi dimulai tidak disebutkan secara eksplisit. Media menyatakan bahwa informasi ini bersifat rahasia dan dilarang dipublikasikan hingga hari Selasa.
Tidak ada pernyataan resmi dari Hizbullah mengenai laporan tersebut. Sejak 2 Maret, serangan Israel terhadap Lebanon telah menewaskan lebih dari 2.869 warga, melukai lebih dari 8.730 orang, serta memaksa lebih dari 1,6 juta penduduk mengungsi, sekitar 1/5 dari total populasi, menurut data pemerintah Lebanon.
Walaupun gencatan senjata sementara diumumkan pada 17 April dan diperpanjang hingga 17 Mei, pasukan Israel tetap melanjutkan serangan harian di Lebanon serta menghancurkan rumah-rumah di puluhan desa di wilayah selatan. Selain itu, Iran telah mengancam akan meningkatkan pengayaan uranium hingga 90% jika terjadi serangan baru dari Amerika Serikat dan Israel.
