Komisi V DPR Dorong Evaluasi Sistem Keselamatan Kereta Api

komisi-v-dpr-dorong-evaluasi-sistem-keselamatan-kereta-api-xyj

Komisi V DPR Dorong Evaluasi Sistem Keselamatan Kereta Api

Komisi V DPR Dorong Evaluasi Sistem – Dalam upaya meminimalkan risiko kecelakaan kereta api, anggota Komisi V DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Muhammad Lokot Nasution, mengajak dilakukan evaluasi menyeluruh terkait kebijakan keselamatan perjalanan dan operasional kereta. Ia menilai langkah ini penting untuk mencegah terulangnya insiden serupa seperti kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur yang telah menewaskan 16 korban jiwa.

Kecelakaan di Bekasi Timur Meninggalkan Dampak Masa Depan

Korban meninggal dunia akibat kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuterline di Stasiun Bekasi Timur kini mencapai 16 orang. Lokot menyoroti peristiwa ini sebagai momentum untuk mengungkap penyebab kecelakaan tersebut. Menurutnya, sistem keselamatan kereta api perlu diperiksa ulang agar tidak terjadi pengulangan.

“Evaluasi penting. Penting tentang pola operasi dan yang lebih utama upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Lokot memaparkan dugaan penyebab kecelakaan. Ia menyebut penggunaan sinyal elektrik di jalur kereta api Indonesia menjadi faktor krusial. Menurutnya, hampir seluruh jalur di Jawa telah menggunakan sistem sinyal ini, sehingga kondisi kecelakaan malam hari kemungkinan disebabkan oleh kesalahan sistem atau kelalaian masinis.

“Kalau sementara ini analisaku adalah system sinyal error atau jika sinyal baik maka mungkin masinis lalai. Semboyan itu bahwasanya di petak itu ada kereta yang berhenti, karena merah pasti sinyalnya kalau tidak maka ada eror system,” sambungnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *