What Happened During: Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara

pramono-yakin-cfd-rasuna-said-jadi-ikon-baru-jakarta-dilirik-wisatawan-mancanegara-uag

Pramono Yakin CFD Rasuna Said Menjadi Ikon Wisata Jakarta

What Happened During the Car Free Day (CFD) di Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, menarik perhatian publik. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung optimis acara ini bisa menjadi ikon baru destinasi wisata di kota metropolitan. Menurutnya, lokasi yang terletak di tengah kawasan bisnis dan pusat kegiatan Jakarta memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan mancanegara. Saat meninjau langsung pelaksanaan CFD, Pramono menilai fasilitas dan tata ruang di area ini sudah memadai, sehingga mampu menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung.

Keunggulan Rasuna Said Sebagai Lokasi Strategis

“Kalau dilihat dari segi pemandangan, kualitas udara, dan kemudahan akses, pasti ini akan menjadi landmark baru untuk acara CFD di Jakarta,” ujar Pramono pada Minggu (7/6/2026).

Pramono menekankan bahwa Rasuna Said memiliki keunggulan dibandingkan lokasi CFD lainnya, seperti Bundaran HI atau Plaza Semanggi. Area ini terintegrasi dengan sistem transportasi umum yang efisien, seperti TransJakarta dan LRT, yang menjadikannya aksesibel bagi warga Jakarta maupun pengunjung dari luar negeri. Dengan lokasi yang strategis dan fasilitas yang lengkap, acara CFD di sini bisa menawarkan pengalaman berbeda, baik untuk kegiatan olahraga, budaya, maupun kreativitas.

Minat Wisatawan Asing Terhadap CFD Jakarta

What Happened During acara CFD di Rasuna Said bukan hanya menarik perhatian masyarakat lokal, tetapi juga wisatawan mancanegara. Pramono menyebutkan bahwa negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand mulai mengirimkan turis untuk mengikuti kegiatan ini. Selain menikmati layanan kereta cepat Whoosh yang menghubungkan Jakarta dengan Bandung, wisatawan asing juga tertarik mengikuti CFD sebagai aktivitas yang sekaligus menyenangkan dan bermanfaat untuk kesehatan.

“Saya mengamati bahwa sejumlah masyarakat dari Malaysia, Singapura, hingga Thailand datang ke Jakarta tidak hanya untuk mencoba Whoosh, tetapi juga untuk mengikuti acara CFD,” tambahnya.

Pramono menjelaskan bahwa pihaknya sedang mengoptimalkan fasilitas di Rasuna Said agar bisa menjangkau lebih banyak pengunjung. Tahun ini, acara CFD di lokasi tersebut disesuaikan dengan permintaan wisatawan, seperti menambahkan area khusus untuk aktivitas kreatif dan pertunjukan seni. Hal ini memberikan pengalaman yang lebih lengkap, baik untuk turis lokal maupun internasional.

Pengembangan Infrastruktur dan Ketersediaan Fasilitas

What Happened During uji coba CFD di Rasuna Said menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kawasan ini kini dilengkapi dengan tempat parkir yang lebih luas, area hijau, dan fasilitas kesehatan yang memadai. Pramono menegaskan bahwa pengembangan ini bertujuan untuk menjamin kenyamanan pengunjung, terutama selama masa liburan yang tinggi. Ia juga berharap adanya kolaborasi dengan instansi terkait untuk menambahkan nilai tambah, seperti spot foto Instagramable dan tenant kuliner lokal.

Pengunjung asing, seperti yang terlihat selama acara, menikmati suasana yang sejuk dan suasana kota yang berbeda dari area biasanya. Dengan jalan-jalan yang ramai dan atraksi kota yang menarik, Rasuna Said berpotensi menjadi tempat yang lebih diminati sebagai destinasi wisata. Pramono pun menyoroti bahwa CFD tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi juga menjadi sarana promosi untuk menjaring minat wisatawan.

Target Peningkatan Partisipasi Internasional

What Happened During perjalanan CFD Rasuna Said diharapkan menjadi kejutan bagi wisatawan mancanegara. Pramono menyebutkan bahwa kota ini sedang menjadi primadona bagi turis internasional, terutama setelah beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan infrastruktur dan layanan pariwisata. Dengan adanya CFD di lokasi strategis, Jakarta bisa menawarkan aktivitas yang lebih menarik, selain wisata alam atau sejarah.

Menurut Pramono, acara ini bisa menjadi representasi kegiatan publik yang inovatif. Ia menambahkan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengembangkan CFD menjadi acara yang rutin dan berkelanjutan. Dengan demikian, Jakarta bisa memperluas pasar wisatawan internasional, terutama dari Asia Tenggara, yang mencari pengalaman baru dalam menghabiskan waktu liburan.

What Happened During CFD Rasuna Said menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu menggabungkan fungsi sosial, ekonomi, dan budaya. Pramono yakin, dengan perbaikan terus-menerus, CFD di kawasan ini akan menjadi referensi baru untuk kegiatan serupa di kota besar lainnya. Ia menutup wawancara dengan harapan bahwa Jakarta bisa menjadi tujuan wisata yang lebih menarik, terutama bagi wisatawan internasional yang mencari kesan unik dan modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *