New Policy: Gelar YLC 8, IKA ITS Jakarta Cetak Calon Pemimpin Industri Energi

gelar-ylc-8-ika-its-jakarta-cetak-calon-pemimpin-industri-energi-uut

IKA ITS Jakarta Gelar YLC 8 Dalam Rangka New Policy Industri Energi

New Policy – Dalam rangka penerapan New Policy terkait transisi energi yang semakin mendesak, IKA ITS Pengurus Wilayah Jakarta Raya (PWJR) meluncurkan Youth Leadership Camp 8 (YLC 8) Session 2 di PT Pertamina Lubricants Technology Center (LTC), Plumpang, Jakarta Utara, pada hari Sabtu (9/5/2026). Acara ini merupakan bagian dari upaya menyelaraskan pendidikan teknis dengan kebutuhan industri, khususnya dalam mewujudkan New Policy yang menekankan inovasi dan adaptasi di sektor energi. YLC 8 dirancang untuk memperkuat kompetensi calon pemimpin muda melalui pendekatan praktis dan pengalaman langsung di lingkungan kerja nyata, sehingga mereka dapat menjadi penggerak perubahan di masa depan.

Konteks New Policy dalam Perkembangan Industri Energi

New Policy tidak hanya menjadi landasan regulasi tetapi juga semangat transformasi di sektor energi Indonesia. Dengan beralihnya fokus dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan, serta meningkatnya persaingan global, New Policy memicu kebutuhan akan pemimpin yang lebih kompeten dan berpikir holistik. YLC 8 bertujuan menjembatani jarak antara akademisi dan praktisi, dengan mengintegrasikan pelatihan kepemimpinan, pemahaman teknis, serta keterampilan manajerial yang sesuai dengan visi New Policy untuk menciptakan industri energi yang lebih berkelanjutan.

Acara ini menawarkan pengalaman belajar yang unik, di mana peserta tidak hanya diberi materi teori tetapi juga diminta terlibat langsung dalam proses pengambilan keputusan. Dengan tema “Eksekusi, Energi & Nilai Perusahaan,” YLC 8 menekankan pentingnya implementasi New Policy melalui tindakan konkret. Peserta terdiri dari mahasiswa, alumni, dan profesional muda yang akan memperoleh pemahaman mendalam tentang dinamika industri, mulai dari riset teknologi hingga strategi bisnis.

Kegiatan Praktis dan Workshop Pemimpin Energi

Selama kegiatan, peserta diberikan akses eksklusif ke fasilitas PT Pertamina Lubricants, termasuk Oil Clinic dan Laboratorium Riset & Pengembangan. Ini menjadi momen penting untuk mengamati bagaimana New Policy diterapkan dalam operasional sehari-hari perusahaan energi. Selain itu, YLC 8 juga menyediakan sesi diskusi dan simulasi strategis, seperti analisis kinerja energi, pengelolaan risiko, serta pengembangan model bisnis berkelanjutan. Tujuan utamanya adalah mendorong peserta untuk berpikir kritis dan kreatif, sesuai dengan prinsip New Policy yang menekankan kolaborasi dan inovasi.

“Melalui YLC 8, kami ingin memastikan bahwa para peserta tidak hanya memahami New Policy secara teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara langsung. Kepemimpinan masa depan harus diimbangi dengan kemampuan eksekusi dan kepekaan terhadap perubahan,” kata Putut Panji Utomo, Sekretaris Umum IKA ITS PWJR, saat acara pembukaan.

Dalam konteks New Policy, YLC 8 berperan sebagai wadah pelatihan yang berkelanjutan. Partisipasi dari praktisi industri, seperti para ahli dari Pertamina, membawa perspektif aktual yang tidak bisa diperoleh hanya melalui kelas teori. Selain itu, program ini menawarkan kesempatan untuk membangun jaringan profesional, yang menjadi aset penting dalam mempercepat adopsi New Policy di berbagai segmen sektor energi. Keberhasilan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh untuk program serupa di masa depan, yang lebih fokus pada penguatan kapasitas pemimpin muda dalam menghadapi tantangan global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *