Latest Program: Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM

integrasi-pendidikan-visitasi-rektorat-uin-jakarta-berjalan-lancar-dan-tak-ganggu-kbm-gcz

Integrasi Pendidikan Berjalan Lancar, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Tak Ganggu KBM

Latest Program – Kamis (4/6/2026), Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Asep Saepudin Jahar, memimpin rangkaian kegiatan visitasi ke lembaga pendidikan yang sedang mengikuti Latest Program integrasi. Program ini bertujuan mempercepat penggabungan satuan pendidikan yayasan ke dalam Badan Layanan Umum (BLU) UIN Jakarta sesuai Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1543 Tahun 2025. Kunjungan rektorat ke berbagai tingkat pendidikan, seperti TK, SD, dan SMK, dilakukan untuk memastikan Latest Program berjalan tanpa mengganggu proses belajar mengajar (KBM) di lingkungan kampus.

Langkah Strategis dalam Implementasi Integrasi

Proses visitasi dimulai di SMA dan SMK Triguna, di mana tim dari rektorat UIN Jakarta bertemu langsung dengan para kepala sekolah dan staf tata usaha. Mereka menyampaikan informasi terkait tahapan penerapan Latest Program serta menjelaskan mekanisme penggabungan institusi pendidikan ke dalam BLU. Di TK Islam Pembangunan (TKIP) dan SD Islam Pembangunan (SDIP) Pamulang, tim melakukan peninjauan menyeluruh untuk memastikan kebijakan integrasi tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar. Sosialisasi KMA Nomor 1543 juga menjadi fokus utama dalam semua sesi pertemuan.

Kuasa hukum UIN Jakarta, Alwanih, mengungkapkan bahwa Latest Program ini telah dirancang agar tidak menghambat aktivitas akademik. “Seluruh rangkaian visitasi di TKIP dan SDIP Pamulang berjalan lancar, bahkan tidak ada intervensi dari pihak luar yang mengganggu KBM,” tambahnya. Alwanih menekankan bahwa penggabungan satuan pendidikan yayasan ke dalam BLU UIN Jakarta dilakukan secara terstruktur dan berkoordinasi dengan pihak sekolah, sehingga proses belajar mengajar tetap berjalan optimal.

Partisipasi Stakeholder dalam Latest Program

Dalam visitasi tersebut, hadir pula sejumlah stakeholder kunci seperti Wakil Rektor II Prof Imam Subchi, Kepala Biro Keuangan dan BMN Kementerian Agama Ahmad Hidayatullah, serta Tim Pengendali Teknis dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama. Mereka berperan aktif dalam mengawasi dan memberikan masukan terkait Latest Program integrasi. Selain itu, anggota SPI UIN Jakarta dan tim pusat hukum institusi juga turut serta untuk memastikan kebijakan ini sesuai dengan standar hukum dan administratif yang berlaku.

“Penerapan Latest Program ini menjadi momentum penting dalam harmonisasi pendidikan Islam di kota Jakarta. Kami berharap semua sekolah yang terlibat bisa menyesuaikan diri secara baik dan meminimalkan dampak negatif terhadap KBM,” ujar Ahmad Hidayatullah.

Integrasi pendidikan di bawah Latest Program juga diharapkan meningkatkan kualitas pengelolaan satuan pendidikan, serta memperkuat kerja sama antara yayasan dan BLU UIN Jakarta. Rektor Asep Saepudin Jahar menjelaskan bahwa penggabungan ini bertujuan menyatukan sistem pendidikan agar lebih efisien dan sesuai dengan visi nasional dalam pengembangan pendidikan tinggi Islam. “KMA Nomor 1543 adalah instrumen penting untuk menjamin keberlanjutan program ini, khususnya dalam menjaga konsistensi KBM selama proses transisi,” kata dia.

Sebagai bagian dari Latest Program, penyosialisasian kebijakan integrasi dilakukan secara bertahap agar para pihak tidak merasa kewalahan. Rektorat UIN Jakarta juga menyiapkan panduan teknis dan bahan bacaan untuk para kepala sekolah dan pengelola pendidikan. “Kami memastikan semua pihak memiliki pemahaman yang sama tentang Latest Program, sehingga tidak ada konflik atau ketidakjelasan dalam pelaksanaannya,” tutur Alwanih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *