Polisi di Lampung Gugur Ditembak Pelaku Curanmor – Sahroni: Penghinaan Atas Institusi Negara, Wajib Hukum Maksimal!

polisi-di-lampung-gugur-ditembak-pelaku-curanmor-sahroni-penghinaan-atas-institusi-negara-wajib-hukum-maksimal-dpw

Polisi di Lampung Gugur Ditembak Pelaku Curanmor, Sahroni: Hukum Maksimal Wajib Diterapkan

Polisi di Lampung Gugur Ditembak Pelaku – Kasus penembakan terhadap polisi di Lampung menimbulkan kejadian yang sangat menyayat hati. Seorang anggota kepolisian dari Polda Lampung, Brigadir Arya Supena (34), meninggal setelah ditembak pelaku tindak pencurian sepeda motor (curanmor) saat sedang melakukan tugas di Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026). Kecelakaan ini terjadi saat petugas berusaha menghentikan aksi pencurian yang sedang berlangsung. Tembakan mengenai kepala membuat nyawa sang anggota polisi tak tertolong. Kabid Humas Polda Lampung Yuni Iswandari Yuyun mengungkapkan bahwa investigasi terus berjalan, dengan pihak kepolisian berupaya memastikan siapa pelaku yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Peristiwa Menjadi Sorotan Politisi NasDem

Kasus penembakan polisi di Lampung memicu reaksi tajam dari sejumlah tokoh politik. Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, menyampaikan pernyataan tegas bahwa pelaku kejahatan harus mendapat hukuman maksimal. “Ini adalah penghinaan terhadap institusi keamanan dan wewenang negara,” kata Sahroni dalam keterangan resmi, Senin (11/5/2026). Ia menegaskan bahwa pelaku curanmor yang berani menembak aparat kepolisian harus dikenai sanksi serius guna menegakkan keadilan dan melindungi hak-hak petugas.

“Jika pelaku berani menargetkan polisi, apalagi masyarakat biasa yang tidak punya perlindungan senjata, ini menunjukkan tingkat keberanian mereka yang luar biasa. Polda Lampung harus segera bertindak, mencari pelaku, dan menetapkan hukuman yang paling berat,” tambah Sahroni.

Kasus ini juga menarik perhatian masyarakat umum. Banyak warga Bandar Lampung mengeluhkan rasa takut terhadap kejahatan curanmor yang semakin ganas. Mereka menilai perlindungan yang diberikan kepada petugas keamanan perlu ditingkatkan, agar tindakan serupa tidak terjadi lagi. Dalam beberapa hari terakhir, beberapa titik kejadian curanmor di Lampung telah menimbulkan korban, termasuk dalam insiden yang menyebabkan kematian Brigadir Arya Supena.

Investigasi dan Tindakan Polda Lampung

Kabid Humas Polda Lampung Yuni Iswandari Yuyun menjelaskan bahwa pihaknya sedang memburu pelaku penembakan. “Kami telah mengumpulkan bukti-bukti awal dan akan segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi di Lampung gugur ditembak, itu bukan kejadian biasa,” kata Yuni dalam jumpa pers terpisah. Ia juga menegaskan bahwa aparat kepolisian terus berusaha meningkatkan kewaspadaan di lokasi rawan pencurian sepeda motor.

Dalam penyelidikan yang sedang berlangsung, polisi mengatakan bahwa pelaku diduga berasal dari lingkungan sekitar tempat kejadian. “Pelaku berjumlah satu atau dua orang, dengan senjata jenis revolver,” tambah Yuni. Pihak kepolisian juga sedang memantau keterlibatan warga sekitar dalam kasus tersebut, dengan memeriksa saksi dan CCTV sebagai bukti.

Proses Hukum dan Penegakan Kekuasaan

Wakil Ketua Komisi III DPR Sahroni menekankan bahwa penegakan hukum harus menjadi prioritas utama. “Negara tidak boleh kalah dalam melawan kejahatan yang mengancam wewenang institusi,” ujarnya. Ia menyarankan agar hukuman maksimal diterapkan kepada pelaku curanmor, terutama jika mereka terbukti menargetkan aparat keamanan.

Sahroni juga menyebut bahwa tindakan tegas seperti penangkapan pelaku dan penerapan hukuman penuh akan membantu memperkuat wibawa hukum. “Kasus seperti ini bisa menjadi contoh, agar masyarakat sadar bahwa kejahatan curanmor bisa berujung pada akibat serius,” tambahnya. Ia menilai kejadian ini menunjukkan bahwa pelaku kejahatan di Lampung perlu dihukum secara maksimal, agar masyarakat merasa aman dan nyaman.

Reaksi Masyarakat dan Harapan untuk Perubahan

Sejumlah warga Bandar Lampung mengungkapkan kekecewaan mereka atas kejadian penembakan terhadap polisi. “Kami selama ini berharap polisi bisa melindungi warga, tapi sekarang justru jadi korban,” kata seorang warga setempat. Banyak dari mereka menyoroti perlunya peningkatan perlindungan dan pengawasan terhadap petugas keamanan, khususnya di daerah rawan curanmor.

Dalam beberapa hari terakhir, pihak kepolisian juga berupaya meningkatkan kemitraan dengan warga sekitar. Mereka mengadakan sosialisasi tentang cara mencegah pencurian sepeda motor dan mengajak masyarakat berpartisipasi dalam pengawasan keamanan. “Polisi di Lampung gugur ditembak, itu membawa dampak besar, tapi kami yakin akan ada perubahan,” harap Yuni Iswandari Yuyun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *