Bukan Sekadar Ibadah – Ini 11 Keutamaan Haji bagi Jamaah dan Keluarganya

bukan-sekadar-ibadah-ini-11-keutamaan-haji-bagi-jamaah-dan-keluarganya-vyt

Bukan Sekadar Ibadah, Ini 11 Keutamaan Haji bagi Jamaah dan Keluarganya

Bukan Sekadar Ibadah – Haji memiliki makna yang lebih dalam lagi, bukan hanya sekadar tindakan beribadah. Menurut sejumlah hadis, kegiatan ini membawa manfaat besar bagi diri sendiri serta keluarga. Sejumlah keutamaan tersebut dikumpulkan oleh Imam Al-Hafizh Zakiyyuddin Abdul Azhim bin Abdul Qawiy Al-Mundziri dalam karya beliau yang bernama “

At-Targhib wat Tarhib minal Haditsis Syarif

“. Dikutip dari situs resmi Nahdlatul Ulama, kitab ini menyebutkan 11 manfaat luar biasa dari haji. Berikut penjelasannya:

1. Pembersihan Dosa bagi Jamaah yang Suci

Hadis yang diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah ra menyatakan, “

Siapa saja yang berhaji, lalu tidak berkata keji dan tidak berbuat dosa, niscaya ia pulang (suci) seperti hari dilahirkan oleh ibunya

“. Nabi Muhammad SAW mengatakan ini dalam beberapa kitab hadis, seperti Bukhari, Muslim, An-Nasai, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah.

2. Janji Surga untuk Jamaah Mabrur

Sahabat Abu Hurairah ra juga menyampaikan hadis lain, “

Umrah ke umrah merupakan kafarah di antara keduanya. Sedangkan haji mabrur tiada balasan baginya kecuali surga

“. Dalam hadis ini, Nabi Muhammad saw menjelaskan bahwa haji yang dikerjakan dengan niat tulus akan memberi janji pahala yang tak terbatas, termasuk tempat terbaik di sisi Allah, yakni surga.

3. Kesempatan Memberi Syafaat kepada Keluarga

Dalam hadis yang disampaikan oleh Abu Musa Al-Asy’ari ra, Nabi Muhammad saw berkata, “

Orang yang berhaji dapat memberikan syafaat kepada 400 orang keluarga atau keluarganya dan ia akan keluar dari dosanya seperti hari ia dilahirkan oleh ibunya

“. Hadis ini diriwayatkan oleh Al-Bazzar, menunjukkan bahwa haji memiliki pengaruh positif hingga ke keluarga terdekat.

4. Pencatatan Pahala dan Pengangkatan Derajat

Sahabat Ibnu Umar ra melaporkan bahwa Nabi Muhammad saw pernah berkata, “

Tidaklah unta yang dikendarai jamaah haji menaikkan kaki belakang dan menurunkan kaki depannya melainkan Allah mencatatnya sebagai kebaikan, penghapusan dosa, atau pengangkatan satu derajat baginya

“. Ini menegaskan bahwa setiap langkah jamaah haji selama perjalanan memiliki makna ibadah yang mendalam.

5. Keutamaan Doa bagi Jamaah yang Datang ke Allah

Hadis dari sahabat Jabir ra menyebutkan, “

Hujaj dan umrah adalah utusan Allah. Ia mengundang mereka, mereka membalas undangannya, serta meminta hal-hal yang diperlukan

“. Pernyataan ini menunjukkan bahwa jamaah haji dianggap sebagai tamu Allah, dengan doa mereka selalu dikabulkan.

Dari kelima keutamaan yang disebutkan, terlihat bahwa haji memiliki dampak yang luas, baik secara pribadi maupun sosial. Keberhasilan ibadah ini juga berdampak pada keluarga, memberikan peluang untuk menerima berkah dan pengampunan dari Allah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *