Latest Program: Ini Jurusan di Universitas Brawijaya Paling Diminati Jalur SNBT 2026, Ada Prodi Favoritmu?
Jurusan Favorit UB SNBT 2026: Ini Prodi Paling Diminati dan Peluang Masuk?
Latest Program – Dalam rangka menghadapi Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026, Universitas Brawijaya (UB) kembali menjadi pilihan utama bagi para calon mahasiswa. Terdapat 5.842 peserta yang diterima melalui jalur SNBT 2026, meski total pendaftar mencapai 66.412 orang. Jumlah pilihan prodi yang diberikan peserta mencapai 82.613, dengan rasio kelulusan sekitar 1 banding 14. Koordinator Pelaksana UTBK UB, Arif Hidayat, mengatakan bahwa kompetisi untuk masuk prodi favorit semakin ketat, terutama di jalur latest program yang dinilai menarik perhatian banyak siswa.
“Peningkatan jumlah peminat mengakibatkan persaingan yang lebih ketat. Tahun ini, prodi favorit justru menjadi latest program yang paling banyak dipilih,” jelas Arif, seperti dikutip dari laman UB, Senin (1/6/2026). Ini menunjukkan bahwa prodi dengan minat tinggi tetap menjadi prioritas dalam proses seleksi nasional.
Tren Peminatan Prodi di SNBT 2026
Kenaikan persaingan ini terjadi setelah tahun sebelumnya total pilihan prodi mencapai 79.000. Dengan rasio kelulusan sekitar 1 banding 13,8, tahun 2026 justru menunjukkan peningkatan signifikan. Arif Hidayat menambahkan bahwa prodi favorit yang menjadi latest program telah mengalami pergeseran tren dibandingkan tahun lalu.
Di bidang Sosial Humaniora (Soshum), Ilmu Hukum tetap menjadi prodi paling diminati, diikuti oleh Psikologi, Akuntansi, Manajemen, dan Administrasi Bisnis. Sementara itu, di rumpun Sains dan Teknologi (Saintek), Kedokteran masih mendominasi, dengan Teknik Informatika, Pendidikan Dokter Gigi, Teknik Industri, dan Farmasi sebagai prodi favorit lainnya. Keempat prodi ini memberikan peluang masuk yang lebih besar dibandingkan jalur SNBT tahun sebelumnya.
Prodi dengan Daya Tampung Terbatas
Banyak prodi di UB memiliki daya tampung yang terbatas, sehingga menambah tingkat persaingan di jalur latest program. Arif Hidayat menjelaskan bahwa prodi seperti Kedokteran, Teknik Informatika, dan Ilmu Hukum menawarkan kuota yang lebih sedikit dibandingkan prodi lainnya. Hal ini menjadikannya sebagai latest program yang sangat kompetitif, terutama bagi siswa yang memiliki minat di bidang tersebut.
Dalam data pilihan pertama, 3.000 pilihan prodi tambahan mengalami peningkatan signifikan. Ini berdampak pada kelulusan peserta, karena prodi dengan daya tampung kecil justru menjadi latest program yang paling diminati. Misalnya, Kedokteran yang hanya menerima sekitar 1.000 peserta dari total 5.842, tetap menjadi prodi yang paling banyak dipilih. Kebutuhan akan tenaga medis dan teknologi memperkuat dominasi prodi ini di jalur SNBT 2026.
Untuk prodi Soshum, Psikologi menjadi favorit kedua setelah Ilmu Hukum. Prodi ini menarik minat peserta karena peminatnya meningkat sekitar 2.000 orang dibandingkan tahun lalu. Manajemen dan Akuntansi juga memperoleh peningkatan dalam jumlah pendaftar. Sementara itu, Administrasi Bisnis dan Pendidikan Dokter Gigi menjadi prodi favorit dalam rangkaian latest program yang ditawarkan UB. Hal ini menunjukkan bahwa prodi dengan prospek karier menarik minat para calon mahasiswa.
Proses Daftar Ulang dan Syarat Utama
Arif Hidayat mengingatkan bahwa daftar ulang merupakan tahap kritis bagi peserta yang lolos SNBT 2026. Pemberkasan dokumen akan berlangsung selama dua minggu, mulai 26 Mei hingga 9 Juni 2026. Masa daftar ulang ini penting karena status kelulusan hanya sah setelah mahasiswa membayar UKT. Selain itu, peserta akan mendapatkan Nomor Induk Mahasiswa (NIM), mata kuliah semester pertama dari fakultas, serta mengikuti PKK Maba sebelum memulai perkuliahan.
“Jangan sampai terlewat waktu daftar ulang karena prodi latest program hanya tersedia untuk periode tertentu. Pastikan proses pendaftaran berjalan lancar agar tidak kehilangan kesempatan masuk prodi favorit,” pungkas Arif.
Bagi peserta yang belum dinyatakan lolos, UB tetap membuka jalur Seleksi Mandiri. Meski begitu, Arif menekankan pentingnya waspada terhadap informasi palsu dan penipuan dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Tahun ini, jalur latest program SNBT 2026 dianggap sebagai pilihan utama, tetapi peserta tetap perlu mempersiapkan diri secara matang untuk meningkatkan peluang masuk prodi yang diminati.
