Sapi Limosin 1 Ton Dikurbankan untuk Santri dan Warga Bantaran Sungai di Depok

sapi-limosin-1-ton-dikurbankan-untuk-santri-dan-warga-bantaran-sungai-di-depok-ind

Sapi Limosin 1 Ton Disalurkan untuk Santri dan Warga Bantaran Sungai di Depok

Beritasosial.com – Kota Depok, Jawa Barat, menjadi lokasi pengurbanan seekor sapi Limosin dengan berat lebih dari satu ton, yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Al Manar Azhari, Kecamatan Limo. Hewan kurban tersebut merupakan amanah dari Shopee Barokah, dan proses pemotongannya diawasi oleh NU Care-Lazisnu PBNU pada Kamis (28/05/2026).

Daging hasil kurban terdistribusi ke 500 penerima manfaat, termasuk warga sekitar pesantren serta masyarakat yang tinggal di daerah rawa di pinggiran Sungai Pesanggrahan, Sungai Tiga Putra, Sungai Krukut, dan Sungai Licin. “Kurban ini dirancang untuk masyarakat kurang mampu di sekitar pesantren, terutama warga bantaran sungai, dan juga untuk para santri Al Manar Azhari,” terang Anik dalam pernyataannya, Jumat (29/5/2026).

Langkah Ramah Lingkungan dalam Pendistribusian

Menurut Anik, pendistribusian daging kurban diatur dengan prinsip ramah lingkungan. Penggunaan besek bambu dan daun sebagai wadah pengemas dilakukan untuk mengurangi sampah plastik. “Sejak 2019, NU Care-Lazisnu menerapkan konsep ‘green kurban’, yang berdampak positif pada lingkungan dan keberlanjutan,” tambahnya.

“Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan pengurbanan satu sapi. Kami sangat berterima kasih kepada NU Care-Lazisnu dan Shopee Barokah yang telah menyalurkan daging kurban ini,” ujar Muhammad Iqbal Lutfi, perwakilan pimpinan pesantren.

Lutfi menjelaskan bahwa sebagian besar santri pesantren berasal dari keluarga ekonomi lemah. Ia menegaskan bahwa pembagian daging kurban bertujuan memberikan kebahagiaan dan manfaat bagi warga sekitar, khususnya mereka yang tinggal di kawasan bantaran sungai. “Kurban menjadi sumber berkah bagi seluruh masyarakat, termasuk santri yang banyak berasal dari keluarga tidak mampu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *