Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang

7143bdab-d0ed-45fb-8e34-987e6df16093-0

Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok di Tangerang Beritasosial.com – Kabupaten Tangerang kembali menjadi sorotan publik setelah

Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok di Tangerang

Beritasosial.com – Kabupaten Tangerang kembali menjadi sorotan publik setelah peristiwa tragis menimpa seorang prajurit TNI. Prada Arif Budi Sampurna, yang dikenal dengan inisial ABS, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di pinggir Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Kelurahan Kelapa Dua. Korban mengalami serangan brutal dari sekelompok orang yang kemudian berhasil diungkap oleh aparat kepolisian setempat.

Berdasarkan informasi resmi dari Kodam XVII/Cenderawasih, Prada Arif merupakan anggota satuan tersebut yang saat itu sedang menjalankan tugas. Ia bertugas membantu Kantor Perwakilan Kodam XVII/Cen di Jakarta. Kejadian ini terjadi pada Minggu, 19 Juli 2026, dan jasad korban ditemukan sekira pukul 05.45 WIB oleh seorang pria yang kebetulan lewat di lokasi kejadian.

Identitas Korban dan Kronologi Pengeroyokan

Kolonel Inf Tri Purwanto, Kapendam XVII/Cenderawasih, mengonfirmasi identitas korban pada Rabu, 22 Juli 2026. Ia menjelaskan bahwa Prada ABS memang anggota Kodam XVII/Cen yang saat itu sedang melaksanakan tugas untuk membantu Kantor Perwakilan Kodam XVII/Cen di Jakarta.

“Prada ABS memang benar anggota Kodam XVII/Cen yang sedang melaksanakan tugas untuk membantu Kantor Perwakilan Kodam XVII/Cen di Jakarta,” kata Kapendam XVII/Cenderawasih.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami 10 tusukan di berbagai bagian tubuhnya. Aksi pengeroyokan bermula dari kesalahpahaman yang terjadi di sebuah rumah makan. Situasi memanas hingga Prada Arif dikeroyok oleh para pelaku dan ditikam menggunakan senjata tajam.

Proses Investigasi dan Penangkapan Tersangka

Kapendam menambahkan bahwa hasil pendalaman penyidikan menunjukkan ada sembilan orang terduga pelaku pengeroyokan dan penusukan. Dari jumlah tersebut, empat orang ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap di berbagai lokasi yang tidak jauh dari tempat kejadian.

“Dari hasil pendalaman penyidikan, dapat kami sampaikan bahwa terduga pelaku pengeroyokan dan penusukan kepada korban Prada ABS sejumlah 9 orang, sedangkan 8 orang saksi lainnya telah dibebaskan karena tidak ada keterlibatan di dalam kejadian tersebut,” tambahnya.

Keempat tersangka tersebut berinisial BR, RRGB, MKN, dan H. Mereka diketahui melakukan kekerasan terhadap korban hingga menyebabkan kematian. Pihak Kodam telah berkoordinasi dengan Polres Tangerang Selatan serta Polda Metro Jaya sebagai aparat kepolisian yang menangani kasus ini.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, menyatakan bahwa Satreskrim berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan terhadap seorang laki-laki yang diduga personel TNI AD.

“Satreskrim Polres Tangerang Selatan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan terhadap seorang laki laki yang diduga berprofesi sebagai personel TNI AD,” kata Kapolres Tangerang Selatan.

Respons TNI dan Proses Hukum Berjalan

Kolonel Inf Tri Purwanto menegaskan bahwa TNI akan terus mengawal ketat proses hukum yang sedang berlangsung. Ia juga menghimbau masyarakat serta rekan-rekan almarhum untuk tetap tenang dan menyerahkan penindakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

“Pihak TNI akan terus mengawal ketat proses hukum ini dan menghimbau masyarakat serta rekan almarhum agar tetap tenang serta menyerahkan penindakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum,” ujarnya.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga ketenangan dan menyelesaikan masalah dengan cara yang baik. Proses hukum terhadap para tersangka kini sedang berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

Puteranegara (cip)

Frequently Asked Questions

Apa itu Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas?

Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas adalah topik utama yang dibahas di artikel ini dengan konteks praktis agar pembaca memahami informasinya dengan jelas.

Mengapa Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas penting?

Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas penting karena membantu pembaca membandingkan pilihan, menghindari kesalahan umum, dan mengambil keputusan yang lebih tepat.

Bagaimana cara memakai panduan Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas ini?

Gunakan poin utama, contoh, dan tautan terkait di halaman ini sebagai rujukan awal, lalu cek detail terbaru sebelum mengambil keputusan final.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *